Nenek 77 Tahun di Bantaeng Dihajar Perampok, Perabot Rumah Raib Digondol

Bantaeng, DNID.co.id, – Seorang pria berinisial AG (20) yang diduga terlibat dalam tindak pidana pencurian di Kampung Lambocca, Desa Biangkeke, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan dibekuk Tim Unit Reaksi Cepat (URC) oleh Satuan Reserse Kriminal Polres setempat.

AG diamankan pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 01.00 WITA. Penangkapan dilakukan setelah Tim Resmob yang dipimpin Dantim Resmob Aipda Sabil melakukan serangkaian penyelidikan terkait laporan polisi Nomor: LP/B/148/VII/2026/SPKT/POLRES BANTAENG/POLDA SULAWESI SELATAN, tertanggal 5 Juli 2026.

Peristiwa pencurian tersebut diketahui terjadi di Kampung Lambocca, tepatnya di kompleks Pasar Lambocca, pada Minggu, 5 Juli 2026 sekitar pukul 10.00 WITA. korban merupakan seorang nenek berusia (77) berinisial Bombong.

Dalam kejadian tersebut, sejumlah perlengkapan rumah tangga milik korban dilaporkan hilang.

Barang-barang tersebut di antaranya kompor gas, tabung gas, rice cooker, alat presto, sekitar 20 buah sarung, blender, kuali besar, panci, sebilah parang dan sebilah badik.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp 3,5 juta dan kemudian melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polres Bantaeng.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi, personel Resmob memperoleh informasi mengenai identitas serta keberadaan pelaku.

Petugas selanjutnya bergerak menuju rumah AG di Kampung Lambocca, Desa Biangkeke, Kecamatan Pa’jukukang, dan berhasil diamankan.

Kasat Reskrim Polres Bantaeng AKP Andi Aldiansyah mengatakan bahwa AG saat ini tengah menjalani proses hukum lebih lanjut atas perbuatannya .

“Keberhasilan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya, Senin (24/8).

Dalam pemeriksaan awal, AG mengakui terlibat dalam aksi pencurian di rumah korban. Ia juga mengaku melakukan aksinya bersama seorang rekannya berinisial IP.

Menurut keterangan AG, aksi tersebut dilakukan selama dua hari berturut-turut ketika rumah korban dalam keadaan kosong.

Pada aksi pertama, IP disebut membuka kunci pengaman jendela rumah korban. Setelah jendela terbuka, IP masuk untuk memastikan kondisi rumah. AG kemudian masuk dan mengambil satu bilah parang serta satu bilah badik.

Pada aksi kedua, IP kembali masuk melalui jendela yang sebelumnya telah dibuka. IP kemudian mengambil sebuah alat presto dan menyerahkannya melalui jendela kepada AG yang berada di luar rumah.

AG mengaku tidak mengetahui secara pasti barang-barang lain yang diambil IP dari dalam rumah korban karena dirinya langsung meninggalkan lokasi setelah menerima barang tersebut.

Dalam pemeriksaan, AG juga mengungkapkan bahwa IP pernah datang ke rumahnya dan menjual beras hasil pencurian sekitar 10 liter.

Selain itu, AG mengaku sekitar satu tahun sebelumnya dirinya bersama IP juga pernah melakukan pencurian satu unit telepon seluler milik warga di Kampung Lambocca. Barang tersebut kemudian dijual dan hasilnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan tindak pidana pencurian, yakni satu unit kompor gas dua tungku beserta selang gas berwarna cokelat, dua buah kuali atau wajan, satu unit rice cooker, satu unit blender, serta satu set cangkir dan piring keramik yang tersusun dalam sebuah kardus.

Sementara itu, Terduga pelaku lainnya berinisial IP masih dalam proses pencarian. Polisi juga masih melakukan pencarian terhadap barang bukti lainnya.

​

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 24 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi Muh. Akbar Razak

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Polres Bantaeng

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol
Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Senin, 2 November 2026 - 08:45 WITA

Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol

Minggu, 1 November 2026 - 20:19 WITA

Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA