Puluhan Alsintan Disalurkan, Dinas Pertanian Jeneponto Diduga Tarik Setoran Rp2 Juta

JENEPONTO, DNID.co.id – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam penyaluran alat dan mesin pertanian (Alsintan) di Kabupaten Jeneponto mencuat. Setiap kelompok tani (Poktan) disebut diminta menyetorkan uang hingga jutaan rupiah untuk mendapatkan bantuan mesin pertanian.

Dugaan tersebut diungkap seorang narasumber berinisial TM kepada DNID.co.id, Minggu (30/8/2026).

Menurut TM, Dinas Pertanian Jeneponto saat ini telah menyalurkan sekitar 40 unit mesin pertanian kepada sejumlah kelompok tani. Selain itu, masih ada lebih dari 100 unit mesin yang disebut akan menyusul disalurkan.

“40 mesin sementara disalurkan ke kelompok tani, menunggu lagi 100 lebih mesin, itu jatah dinas, Pak Kabid itu yang mengatur, sisanya DPR,” ujar TM.

TM menduga proses pembagian Alsintan tersebut disertai pungutan kepada kelompok tani penerima. Besaran setoran yang disebut diminta berkisar Rp1,5 juta hingga Rp2 juta untuk setiap unit mesin.

“Terbagi di seluruh kecamatan, 1 mesin 1 Poktan, per kelompok setor 1,5 juta hingga 2 juta, pak Kabid yg terima,” ungkapnya.

Diduga Diatur Bersama DPRD
Tak hanya menyebut adanya dugaan setoran, TM juga mengklaim distribusi Alsintan tersebut diduga berkaitan dengan pengaturan antara pihak Dinas Pertanian dan DPRD Jeneponto.

Menurut dia, terdapat kelompok tani di wilayah tertentu yang telah mendapatkan beberapa unit mesin pertanian.

“Baku atur itu DPRD sama Dinas Pertanian, Ada Poktan wilayah (nama kecamatan) sudah ada beberapa kisaran 5 sampai 10 mesin. Setorannya ke Kabid 1,5 juta per mesin,” pungkas TM.

Jika dugaan tersebut benar, praktik penarikan sejumlah uang kepada kelompok tani penerima bantuan pemerintah perlu mendapat perhatian serius, terlebih bantuan Alsintan pada prinsipnya ditujukan untuk mendukung produktivitas dan kesejahteraan petani.

Namun, informasi mengenai dugaan pungutan tersebut masih bersumber dari keterangan TM dan belum terverifikasi secara independen.

Hingga berita ini diterbitkan, DNID.co.id belum memperoleh keterangan resmi dari Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto terkait tudingan pungutan tersebut, termasuk mengenai mekanisme penyaluran Alsintan, pihak yang menentukan penerima, serta dugaan setoran Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per unit.

DNID.co.id masih berupaya meminta klarifikasi dari pihak terkait.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 31 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Arief Daeng Sunu

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Wawancara Narasumber

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Bendahara Umum Badko HMI Sulsel Tegas Tolak Pembangunan Barak Yonif TP, Soroti Ancaman Konflik Agraria dan Supremasi Sipil
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi
Berita ini 299 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:51 WITA

Bendahara Umum Badko HMI Sulsel Tegas Tolak Pembangunan Barak Yonif TP, Soroti Ancaman Konflik Agraria dan Supremasi Sipil

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 14:11 WITA

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WITA

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA