Miris! Jurnalis Diduga Dianiaya dan Diancam Saat Bertugas di Bantaeng, Polisi Didesak Usut Tuntas

Bantaeng, DNID.co.id, – Seorang Jurnalis diduga mengalami intimidasi hingga kekerasan saat menjalankan tugas peliputan terkait dugaan penjualan kembali solar bersubsidi di wilayah Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Peristiwa tersebut disebut melibatkan pihak yang diduga sebagai pelangsir BBM di kawasan SPBU Parasulla.

Ketua Pemuda LIRA Bantaeng, Andi Yusdanar Hakim, mendesak aparat penegak hukum segera mengusut dugaan penyerangan tersebut. Ia meminta polisi memeriksa seluruh pihak yang diduga terlibat dan memastikan perkara tersebut diproses berdasarkan bukti serta keterangan para pihak.

Menurut Andi, dugaan kekerasan terjadi ketika jurnalis tengah menjalankan peliputan mengenai aktivitas pengambilan dan penjualan kembali solar bersubsidi. Dalam proses tersebut, jurnalis disebut mendapat peringatan, ancaman hingga Dugaan Penganiayaan.

“Kami menduga kuat adanya jaringan mafia migas yang beroperasi dengan modus pelangsir mengambil solar subsidi di SPBU Parasulla, lalu menjualnya kembali dengan harga yang fantastis,” ujar Andi Yusdanar, Kamis (20/8/2026).

Ia kemudian menyoroti dugaan tindakan kekerasan yang dialami jurnalis ketika berupaya memperoleh informasi mengenai aktivitas tersebut.

“Hal ini sangat merugikan negara dan masyarakat luas. Yang lebih memprihatinkan, ketika insan pers mencoba mengungkap fakta, justru mendapat peringatan, diancam, bahkan mengalami penganiayaan. Kami menuntut pelaku tersebut segera ditangkap dan diproses hukum seadil-adilnya,” tegas Andi Yusdanar Hakim.

Selain dugaan penganiayaan, jurnalis tersebut juga disebut mendapat tantangan untuk berkelahi dari pihak yang diduga terlibat. Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung ketika proses peliputan berlangsung.

“Siapa saja yang ingin menghalangi ini, lebih baik saya berkelahi dengan dia. Siapa saja, tanpa terkecuali,” tegasnya.

Andi menilai dugaan ancaman dan kekerasan terhadap jurnalis perlu mendapat perhatian aparat, terlebih peristiwa tersebut disebut terjadi ketika korban sedang menjalankan tugas jurnalistik.

“Memberikan ancaman terbuka dan menantang berkelahi kepada siapa pun yang menghalangi, ini bukan lagi sekadar pelanggaran penyaluran BBM, melainkan perlawanan terhadap hukum. Kami tunggu ketegasan aparat,” tambah Andi Yusdanar Hakim.

Pemuda LIRA Bantaeng meminta kepolisian menelusuri rangkaian kejadian tersebut secara menyeluruh, termasuk dugaan penganiayaan, ancaman, serta pihak yang disebut berada di lokasi ketika peristiwa berlangsung.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 19 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi Muh. Akbar Razak

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Wawancara Narasumber

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Ditbinmas Polda Sulsel Dorong Kolaborasi Polri dan Masyarakat Ciptakan Kamtibmas Kondusif di Pangkep
Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran
Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan
Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi
46 Anggota DPRD Makassar Terseret Lebih Bayar Tunjangan Rp1,4 M, Rp339 Juta Belum Dikembalikan
Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT
Terekam dan Tertangkap, Pria Diduga Asusila di Tempat Umum Diamankan Polisi
Dana BPJS Nakes Diduga Mengendap di RSUD Syekh Yusuf, Kejari Gowa Turun Telusuri Jejaknya
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 06:54 WITA

Ditbinmas Polda Sulsel Dorong Kolaborasi Polri dan Masyarakat Ciptakan Kamtibmas Kondusif di Pangkep

Kamis, 17 September 2026 - 23:06 WITA

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 September 2026 - 18:51 WITA

Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi

Kamis, 17 September 2026 - 18:50 WITA

46 Anggota DPRD Makassar Terseret Lebih Bayar Tunjangan Rp1,4 M, Rp339 Juta Belum Dikembalikan

Kamis, 17 September 2026 - 18:30 WITA

Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT

Kamis, 17 September 2026 - 16:55 WITA

Terekam dan Tertangkap, Pria Diduga Asusila di Tempat Umum Diamankan Polisi

Kamis, 17 September 2026 - 16:42 WITA

Dana BPJS Nakes Diduga Mengendap di RSUD Syekh Yusuf, Kejari Gowa Turun Telusuri Jejaknya

Kamis, 17 September 2026 - 16:34 WITA

PNS Laporkan Dugaan Pengeroyokan ke Polda Sulsel, Sebut Aiptu Susanto dan Sejumlah Anggota Terlibat

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA