Dituding Lepas Bandar Chip, Dantim Tipidter Jeneponto Tegas Membantah

Gedung Sat Reskrim Polres Jeneponto. (dok:ist)

Gedung Sat Reskrim Polres Jeneponto. (dok:ist)

JENEPONTO, DNID.co.id – Dantim Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Jeneponto, Aiptu Sumarlin, akhirnya buka suara setelah dirinya dituding melakukan praktik tangkap lepas terhadap seorang diduga bandar chip berinisial AR.

Sumarlin menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Dia menampik adanya dugaan melepas terduga pelaku tersebut usai membayar uang senilai Rp 3 juta.

“Tidak ada bandar chip yang kita lepas, termasuk meminta uang itu tidak benar,” kata Sumarlin kepada DNID.co.id, Sabtu (29/8/2026).

Sumarlin menjelaskan, pekan kemarin pihaknya memang sempat mendatangi dan mengamankan pemilik konter yg diduga pelaku penjualan chip tersebut.

“Berdasarkan informasi masyarakat bahwa konter tersebut biasa menjual kartu dan diduga menjual kartu dengan menggunakan identitas orang lain, setelah di cek ternyata pemilik konter tersebut sedang bermain chip,” jelasnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan mengambil keterangan terduga pelaku, usut punya usut, terduga pelaku tidak bisa dikategorikan sebagai bandar chip.

“Setelah kami periksa, akun yang bersangkutan bukan sebagaimana bandar chip. Hanya 20 B yang dimilikinya dan mengaku digunakan pribadi,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, upaya hukum dan pembinaan akan tetap dilakukan terhadap terduga pelaku tersebut. Sumarlin memastikan, terduga pelaku sudah berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi.

“Kami lakukan pembinaan kemudian suruh pulang dan meminta agar yang bersangkutan tidak berjudi lagi apalagi sampai menjual chip,” pungkasnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 29 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi Muh Akbar Razak

Editor: Arief Daeng Sunu

Sumber Berita: Wawancara Narasumber

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi
Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa
Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung
Kasus BBM Belitung Memanas, Polisi Akhirnya Buka Suara
Sengketa Lahan Pantai Takari: Ahli Waris Ajukan PK ke Mahkamah Agung, Soroti Dugaan Mafia Tanah
Polisi Hadir di Rumah Ibadah, Ini Pesan Kapolsek Tempilang kepada Jemaat
Berita ini 183 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:11 WITA

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WITA

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Minggu, 1 November 2026 - 20:19 WITA

Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WITA

Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung

Minggu, 1 November 2026 - 17:02 WITA

Sengketa Lahan Pantai Takari: Ahli Waris Ajukan PK ke Mahkamah Agung, Soroti Dugaan Mafia Tanah

Minggu, 1 November 2026 - 14:53 WITA

Polisi Hadir di Rumah Ibadah, Ini Pesan Kapolsek Tempilang kepada Jemaat

Minggu, 1 November 2026 - 14:18 WITA

Sempat Viral Usai Dianiaya, Korban Resmi Laporkan Appang ke Polres Gowa, Kuasa Hukum Minta Keadilan

Berita Terbaru

Peristiwa

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Senin, 2 Nov 2026 - 11:16 WITA