BBM Langka di Bantaeng, Antrean Kendaraan hingga 500 Meter Warnai SPBU

Bantaeng,DNID.co.id – Warga Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). mereka mengantre berjam-jam di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU).

Pantauan DNID.CO.ID, Minggu (13/9/2026) pada pukul 00.42 WITA malam, kendaraan terlihat mengantre untuk mendapatkan giliran mengisi BBM hingga menggular ke badan jalan.

Bahkan, antrean mobil mengular hingga kurang lebih 500 meter dari pintu masuk SPBU Lamalaka. Pemandangan tersebut juga terlihat di sejumlah SPBU di Bantaeng.

Salah seorang sopir, Firman (30), mengaku telah mengantre lebih dari satu jam. Ia mengatakan sejumlah SPBU lain yang didatanginya lebih dulu juga kehabisan stok.

“Sudah sejam lebih mengantre di sini, belum tahu berapa lama lagi,” ujar Firman.

Menurut Firman, kondisi tersebut bukan baru terjadi kali ini. Ia menyebut antrean panjang dan keterbatasan pasokan BBM sudah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.

“Semakin parah, kita jadi rakyat kecil kebingungan kalau seperti ini terus. Sudah sering kondisinya seperti ini, bukan hanya hari ini saja,” terangnya.

Sewang (42), mengatakan hal yang sama. Selain antrean panjang dan pasokan BBM di SPBU, ia juga mengaku kesulitan mendapatkan BBM di pengecer.

“Di pengecer juga kosong. Mau mengisi Pertamax harganya mahal bisa Rp 20 ribu. Itu pun sekarang sudah jarang sekali,” ucapnya.

Sewang mengaku, sulitnya mendapatkan BBM menjadikan pekerjaannya sebagai sopir angkot terganggu. Bahkan, ia mengaku sempat tidak bekerja karena tidak mendapatkan BBM untuk mengisi kendaraannya.

“Sempat kemarin tidak bisa ngojek karena di pengecer tidak ada, walaupun ada tentu harganya mahal,” tandasnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 13 September 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi Muh. Akbar Razak

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Wawancara Narasumber

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara
Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi
Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 22:31 WITA

Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan

Kamis, 17 September 2026 - 19:55 WITA

Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:32 WITA

Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Kamis, 17 September 2026 - 18:51 WITA

Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi

Kamis, 17 September 2026 - 18:30 WITA

Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA