Peduli Terhadap Anak-anak, Ditjen Rehsos Gelar Diskusi Kelompok Terarah Tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual

 

Kupang,DNIDBanten.co.id–Pencegahan pelecehan dan kekerasan seksual pada anak serta penanggulangan dampak negatif terhadap anak yang menjadi korban, sehingga penting digelar diskusi kelompok terarah.

Diskusi digelar oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sentra Efata di Kupang di Aula dihadiri perwakilan dari Polda, Dinas Sosial, Pendidikan, Disdukcapil, Kesehatan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), Kanwil Kementerian Agama di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kota Kupang, Kabupaten Kupang dan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Rabu (01/11/23).

Termasuk, juga hadir para tokoh agama, pemuka masyarakat, Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), jurnalis, dunia usaha, akademisi, tenaga profesional (psikiater, dan psikolog) serta pemangku kepentingan lainnya.

“NTT salah satu provinsi dengan tingkat kekerasan seksual terhadap anak yang tinggi. Hal itu bisa terjadi karena kelebihan energi anak-anak yang kurang tersalurkan yang mengakibatkan pada hal-hal negatif, ” ujar Tota Oceanna Zonneveld, Kasubbag Tata Usaha Sentra Efata.

Sekretaris Ditjen Rehabilitasi Sosial, Salahuddin Yahya mengatakan perlu digelar berbagai kegiatan positif bagi anak-anak. “Kegiatan seperti turnamen olahraga atau kesenian di Sentra sebagai salah satu media penyaluran energi kelebihan agar tak mengarah pada hal negatif,” ujar Salahudin.

Pada kesempatan tersebut, Eka Santi selaku Direktur Rehsos Anak dan Pekerja Sosial dari Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak menyampaikan materi memandu kegiatan diskusi tersebut.

Peserta diskusi berpartisipasi aktif dengan tanya jawab. Selain itu, juga peserta diskusi mengungkapkan, menuliskan, memetakan tantangan dan ancaman, potensi, pencegahan, serta penanganan terhadap kekerasan seksual anak.

Tujuan digelar diskusi kelompok terarah sebagai media komunikasi multi pihak guna menyusun langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan dampak masalah pelecehan dan kekerasan seksual di Provinsi NTT.

Simpan Gambar:

Kamis, 2 November 2023

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Suara Baru dari Desa Kareloe Jeneponto: Sosok Ikbal yang Siap Mengabdi di BPD periode 2026-2030
Poles-Poles Citra, Pemprov Sulsel Guyur Dana Miliaran ke Konten Kreator, DPRD Sebut Hasilnya ‘B Aja’
Diduga Abaikan Pasien hingga Terlantar, RSUD Syekh Yusuf Gowa Dikecam The Legend 120 Makassar
Buntunya Akses Informasi di Dinas PUPR Gowa, Hibah Rp3,4 M ke PDAM Kian Misterius
PDAM Gowa Klaim Tak Perlu Laporan Pertanggungjawaban, Akuntabilitas Hibah Rp3,4 M Kian Disorot
PKDN Sespimti Dikreg 35, Ajang Strategis Cetak Pemimpin Visioner Polri
Kerja Nyata Pendamping PKH Gowa, Pattallassang Dilirik Kemensos Jadi Kampung Sejahtera Pertama di Luar Jawa
Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 78 Hadirkan Program Inovatif di Rappang
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:00 WITA

Suara Baru dari Desa Kareloe Jeneponto: Sosok Ikbal yang Siap Mengabdi di BPD periode 2026-2030

Kamis, 16 April 2026 - 19:16 WITA

Poles-Poles Citra, Pemprov Sulsel Guyur Dana Miliaran ke Konten Kreator, DPRD Sebut Hasilnya ‘B Aja’

Rabu, 15 April 2026 - 20:59 WITA

Diduga Abaikan Pasien hingga Terlantar, RSUD Syekh Yusuf Gowa Dikecam The Legend 120 Makassar

Rabu, 15 April 2026 - 15:13 WITA

Buntunya Akses Informasi di Dinas PUPR Gowa, Hibah Rp3,4 M ke PDAM Kian Misterius

Rabu, 15 April 2026 - 06:45 WITA

PDAM Gowa Klaim Tak Perlu Laporan Pertanggungjawaban, Akuntabilitas Hibah Rp3,4 M Kian Disorot

Senin, 13 April 2026 - 22:17 WITA

PKDN Sespimti Dikreg 35, Ajang Strategis Cetak Pemimpin Visioner Polri

Senin, 13 April 2026 - 21:23 WITA

Kerja Nyata Pendamping PKH Gowa, Pattallassang Dilirik Kemensos Jadi Kampung Sejahtera Pertama di Luar Jawa

Senin, 13 April 2026 - 20:40 WITA

Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 78 Hadirkan Program Inovatif di Rappang

Berita Terbaru