Hidup Sebatangkara,Lansia di Depok Butuh Bantuan Pemerintah 

 

Depok,DNIDBanten.co.id-Sungguh memilukan jalan hidup yang harus dialami oleh Ibu Sum seorang lansia warga Jl.Rawageni Rt 01 /09, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung Kota Depok. Ia harus menghabiskan masa senjanya dengan tinggal di sebuah rumah tak layak huni.

Permasalahan yang dihadapi oleh keluarga dhuafa ini adalah permasalahan ekonomi yang mengharuskan beliau bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhannya sendiri diusianya yang sudah rentan, dan kondisi tempat tinggal yang kurang layak. Beliau tinggal seorang diri tanpa adanya keluarga.

Diungkapkan oleh Warga dari tetangga Bu Sum berharap, bisa mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah baik untuk pembangunan rumahnya maupun bantuan sosial lainnya. “Harapannya cuma satu, agar kedepannya ada perhatian serius dari pemerintah untuk membantu kehidupan Bu Sum,” harapnya.

Perlu diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berkomitmen menyediakan rumah layak huni bagi seluruh warga melalui program Kartu Depok Sejahtera (KDS).

Pada Tahun 2023 sebanyak 1.980 warga yang mendapatkan bantuan sosial (Bansos) Kartu Depok Sejahtera (KDS) untuk rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Dikatakan Wali Kota Depok, Mohammad Idris di Balaikota Depok, Kamis (26/10/2023) “Setiap warga penerima manfaat KDS RTLH mendapatkan bansos senilai Rp 23 juta per unit, berupa dana non tunai atau dalam bentuk buku tabungan Bank bjb”, ujarnya.

Namun faktanya dilapangan masih ada rumah warga di Kota Depok yang tidak layak huni belum tersentuh oleh pihak Pemerintah Kota Depok.

Simpan Gambar:

Sabtu, 6 Januari 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Tim

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Suara Baru dari Desa Kareloe Jeneponto: Sosok Ikbal yang Siap Mengabdi di BPD periode 2026-2030
Poles-Poles Citra, Pemprov Sulsel Guyur Dana Miliaran ke Konten Kreator, DPRD Sebut Hasilnya ‘B Aja’
Diduga Abaikan Pasien hingga Terlantar, RSUD Syekh Yusuf Gowa Dikecam The Legend 120 Makassar
Buntunya Akses Informasi di Dinas PUPR Gowa, Hibah Rp3,4 M ke PDAM Kian Misterius
PDAM Gowa Klaim Tak Perlu Laporan Pertanggungjawaban, Akuntabilitas Hibah Rp3,4 M Kian Disorot
PKDN Sespimti Dikreg 35, Ajang Strategis Cetak Pemimpin Visioner Polri
Kerja Nyata Pendamping PKH Gowa, Pattallassang Dilirik Kemensos Jadi Kampung Sejahtera Pertama di Luar Jawa
Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 78 Hadirkan Program Inovatif di Rappang
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:00 WITA

Suara Baru dari Desa Kareloe Jeneponto: Sosok Ikbal yang Siap Mengabdi di BPD periode 2026-2030

Kamis, 16 April 2026 - 19:16 WITA

Poles-Poles Citra, Pemprov Sulsel Guyur Dana Miliaran ke Konten Kreator, DPRD Sebut Hasilnya ‘B Aja’

Rabu, 15 April 2026 - 20:59 WITA

Diduga Abaikan Pasien hingga Terlantar, RSUD Syekh Yusuf Gowa Dikecam The Legend 120 Makassar

Rabu, 15 April 2026 - 15:13 WITA

Buntunya Akses Informasi di Dinas PUPR Gowa, Hibah Rp3,4 M ke PDAM Kian Misterius

Rabu, 15 April 2026 - 06:45 WITA

PDAM Gowa Klaim Tak Perlu Laporan Pertanggungjawaban, Akuntabilitas Hibah Rp3,4 M Kian Disorot

Senin, 13 April 2026 - 22:17 WITA

PKDN Sespimti Dikreg 35, Ajang Strategis Cetak Pemimpin Visioner Polri

Senin, 13 April 2026 - 21:23 WITA

Kerja Nyata Pendamping PKH Gowa, Pattallassang Dilirik Kemensos Jadi Kampung Sejahtera Pertama di Luar Jawa

Senin, 13 April 2026 - 20:40 WITA

Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 78 Hadirkan Program Inovatif di Rappang

Berita Terbaru