Diduga Dijebak Oknum Polisi Cabut Laporan, Korban Penggelapan Sapi di Jeneponto Berharap Kasus Dilanjutkan

Jeneponto, dnid.co.id – Keluarga korban kasus penggelapan ternak di Desa Rumbia, Kabupaten Jeneponto, merasa kecewa dan menuding oknum polisi Polres Jeneponto telah menjebak mereka untuk menandatangani surat pencabutan laporan.

Kasus ini bermula pada Oktober 2024 lalu. Seorang lansia, Samsuddin (67), melaporkan pasangan suami istri, Muing dan Sarah, atas dugaan penipuan dan penggelapan sapi. Sapi milik Samsuddin disebut akan dijual ke Kalimantan, namun hingga kini uang hasil penjualan tidak pernah diterima. Ia pun mengalami kerugian hingga Rp205,5 juta.

Menantu pelapor, Heri (29), mengaku penanganan kasus ini janggal karena polisi diduga lebih berpihak kepada terlapor.

“Polisi meminta kami mencabut laporan dengan alasan tidak cukup bukti. Padahal, kami memiliki kwitansi. Bahkan terlapor sempat menawarkan membayar Rp1 juta per bulan, tapi kami tolak,” ungkap Heri, Rabu (20/8/2025).

Heri menambahkan, Kanit Tipidter Polres Jeneponto, Ipda Abd. Rahman, pernah datang langsung ke rumah mereka untuk meminta pencabutan laporan. Setelah ditolak, Ipda Rahman bersama seorang anggota lain kembali datang dengan membawa surat yang kemudian diberikan kepada Samsuddin untuk ditandatangani.

“Mertua saya buta huruf, jadi saya dipanggil untuk bacakan surat itu. Tapi polisi melarang saya membacanya dengan alasan sedang buru-buru,” beber Heri.

Atas kejadian ini, Heri mewakili keluarga pelapor merasa kecewa sebab diduga telah dijebak oleh oknum polisi ini untuk menandatangani surat pencabutan laporan.

Merasa dijebak, keluarga Samsuddin menegaskan tidak akan mundur. Mereka berharap kasus ini tetap ditangani secara hukum.

“Kami ingin laporan ini dilanjutkan. Kalau dihentikan, kami akan laporkan tindakan oknum polisi ke Propam Polda Sulsel,” tegas Heri.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Ipda Abd. Rahman enggan memberi keterangan. Ia hanya meminta agar wartawan menemuinya langsung.

“Hari ini saya ada giat di Makassar. Silakan besok datang ke kantor, nanti saya jelaskan,” tulisnya, Kamis (21/8/2025).

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 21 Agustus 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Dito

Editor: Admin

Sumber Berita: Keluarga Korban dan Kanit Yupiter Polres Jeneponto

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar
Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Berita ini 161 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Senin, 2 November 2026 - 08:45 WITA

Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol

Berita Terbaru