Didampingi BMPI dan PERADMI, Dugaan Pelecehan Seksual Paman Sendiri Dilaporkan ke Polda Sulbar

Mamuju – Didampingi tim kuasa hukum Perkumpulan Advokat Muslim Indonesia (PERADMI) Makassar yakni, Muhammad Bin Kasan, SH, Hendra Abdul Hidayat, SH, Arni Yonathan, SH dan Yusuf Jufri, SH bersama tim pengawal dari Ormas Barisan Masyarakat Pinggiran (BMPI), gadis belia NS (16) mengaku digagahi oleh pamannya sendiri selama 5 bulan, di dalam kebun sawit, akhirnya melaporkan aksi pelecehan seksual anak di bawah umur tersebut ke Polda Sulbar di Mamuju. Rabu (19/1/2022) lalu.

Dilansir dari laman media tvonenews.com, dalam laporannya korban mengaku dicabuli pamannya sendiri di lokasi perkebunan sawit di Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, sejak Desember tahun 2020 lalu hingga Bulan Mei Tahun 2021.

“Meskipun aksi bejat pelaku ini sudah berlangsung lama namun pihak aktivis perempuan akan membawa kasus ini ke meja hukum. Pelaku harus dihukum setimpal dengan perbuatannya,” ujar aktivis perempuan, Arni Jonathan.

Ditambahkan, korban diperlakukan oleh pelaku secara berulang kali di bawah ancaman, bahkan pelaku yang juga paman korban mengancam korban jika melaporkan persoalan ini pada orang lain akan membunuh korban.

Akhirnya, korban didampingi aktivis perempuan, Arine Jonathan dan rekan, membawa korban ke Polda Sulbar untuk melaporkan aksi pelecehan seksual tersebut.

Lebih lanjut Arine Jonathan, mengatakan kasus pelecehan anak ini sudah berlangsung lama. Aksi pelecehan ini baru terungkap setelah korban mengaku kepada kerabatnya bahwa dia sudah digagahi sama pamannya sendiri saat tinggal di Kabupaten Pasangkayu bersama pelaku.

Korban yang sudah dicabuli oleh pamannya sendiri berulang kali akhirnya meminta untuk pulang ke kampungnya di Makassar, namun sebelum berangkat pulang kampung, korban yang diantar sama pelaku digagahi kembali oleh pelaku.

Kasus ini baru terungkap sejak 3 hari lalu, Handphone (HP) korban dibuka kerabat korban dan ditemukan foto korban tanpa busana. Korban yang didesak kerabatnya akhirnya mengaku bahwa dirinya sudah berulang kali dicabuli oleh pamannya sendiri, di perkebunan sawit saat korban tinggal bersama pelaku.

Setelah melakukan pelaporan di SPKT Polda Sulbar korban bersama sejumlah saksi di BAP di Krimum Polda Sulbar.

“Kita tunggu perkembangan selanjutnya, yang pasti kasus ini akan terus kita dampingi hingga tuntas,” ungkap Hendra Hidayat, SH dari tim Advokat PERADMI pada media ini melalui sambungan WhatsApp miliknya pada media ini. Jumat (21/01/2022)

Hingga berita ini diterbitkan penyidik PPA Krimum Polda Sulbar, masih terus mendalami laporan ini. Berita ini akan diverifikasi lebih lanjut.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 21 Januari 2022

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa
Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung
Kasus BBM Belitung Memanas, Polisi Akhirnya Buka Suara
Sengketa Lahan Pantai Takari: Ahli Waris Ajukan PK ke Mahkamah Agung, Soroti Dugaan Mafia Tanah
Sempat Viral Usai Dianiaya, Korban Resmi Laporkan Appang ke Polres Gowa, Kuasa Hukum Minta Keadilan
Polsek Panakukkang Ungkap Dua Kasus Pencurian, Pelaku Jampang Ditangkap
Operasi KRYD Polda Sulsel di Makassar, Empat Orang Diamankan Bersama Barang Bukti Sabu
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Minggu, 1 November 2026 - 20:19 WITA

Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WITA

Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung

Minggu, 1 November 2026 - 17:02 WITA

Sengketa Lahan Pantai Takari: Ahli Waris Ajukan PK ke Mahkamah Agung, Soroti Dugaan Mafia Tanah

Minggu, 1 November 2026 - 14:18 WITA

Sempat Viral Usai Dianiaya, Korban Resmi Laporkan Appang ke Polres Gowa, Kuasa Hukum Minta Keadilan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WITA

Polsek Panakukkang Ungkap Dua Kasus Pencurian, Pelaku Jampang Ditangkap

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:52 WITA

Operasi KRYD Polda Sulsel di Makassar, Empat Orang Diamankan Bersama Barang Bukti Sabu

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Terpancing Live TikTok, Pemuda Bawa Senapan Angin Hendak Ikut Tawuran di Makassar, Polisi Amankan 7 Orang

Berita Terbaru

Peristiwa

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Senin, 2 Nov 2026 - 11:16 WITA