Kaesang Pangarep Sebagai Korban Politik Pragmatis Elit PSI

xr:d:DAF_1NDIwLc:422,j:3111285580837214539,t:24040716

xr:d:DAF_1NDIwLc:422,j:3111285580837214539,t:24040716

Daily News Indonesia, Jakarta – Gagal masuk Senayan, Ketua Umum PSI (Partai Solidaritas Indonesia) Kaesang Pangarep, setidaknya berhasil memperoleh penambahan suara PSI sebesar 1.609.808 suara dari total 84 daerah pemilihan (dapil) pada pileg (pemilihan legislatif) 2024

Jika dibandingkan pada perolehan suara PSI pada 2019 yang hanya mampu memperoleh 2.650.361 (1,89%) suara sah Nasional.

Praktisi Hukum dan Pengamat Politik 2Indos Khalid Akbar mengatakan bahwa: Putera bungsu Presiden Jokowi ini hanya diberikan waktu yang sangat singkat, yaitu 4 bulan 20 hari sejak pengangkatannya sebagai Ketua Umum PSI pada 25 September 2023, agar berhasil mencapai target Parliamentary Threshold sebesar 4%. Yang sebelumnya, diatur pada Pasal 414 ayat (1) UU 7/2017 tentang Pemilu sampai dengan adanya Putusan Mahkamah Konstitusi No. 116/PUU-XXI/2023.’

Politik Pragmatis Elit PSI, yang ingin cuci tangan dengan cara memberikan kursi Ketua Umum PSI kepada Kaesang Pangarep yang baru 2 (dua) hari menjadi anggota PSI, dengan maksud mendapatkan Jokowi Effect pada perolehan suara pileg 2024 gagal total.

Patut diduga Kaesang Pangarep sedang dimanfaatkan secara politik oleh elit-elit PSI. Terutama Raja Juli Antoni sebagai Sekretaris Jenderal yang alih-alih mengorganisir PSI dalam menghadapi pemilu, terlihat lebih genit hilir mudik mengurus kementrian ATR/BPN dan mengabaikan urusan elektoral PSI.

Ditambah jajaran Bappilu PSI yang dipimpin oleh Endang Tirtana juga gagap dalam politik elektoral, seolah membebankan kerja-kerja taktis pemilu ke pundak Kaesang Pangarep yang menyandang titel ‘Anak Presiden’.

PSI dibawah kepemimpinan Kaesang harusnya berhasil menempatkan kader partainya, di DPR RI pada Pileg 2029 walaupun Jokowi Widodo sudah tidak lagi menjadi Presiden RI. Karena Kaesang Pangarep memiliki karakteristik kepemimpinan yang lebih mudah diterima oleh Millenial dan Gen Z di masa akan datang.

Kata Khalid, langkah awal pasca pileg 2024 Ketua Umum PSI harus segera melakukan restrukrisasi (merombak) kepengurusan DPP PSI, agar mesin partai bisa dijalankan secara optimal, terstruktur, sistematis dan massif.

Restrukturisasi baiknya dimulai dengan menggantikan langganan Sekjen PSI yaitu Raja Juli Antoni, yang terbukti gagal mengemban tanggung jawab di Partai, padahal dia sudah cukup lama mencicipi manisnya posisi penting sebagai wamen (wakil menteri) ATR/ BPN.

Sekjen PSI tersebut ‘tidak punya kapasitas’ mumpuni untuk mencapai target perolehan suara PSI secara signifikan, setelah 2 (dua) kali berkompetisi pada Pileg 2019 dan 2024.

Pileg 2029 adalah waktu yang tepat bagi Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menjadi Pemimpin Muda yang matang, disarankan agar Beliau tidak lagi bersandar dan berharap perolehan suara partai pada Jokowi Effect.

Sudah waktunya bagi Kaesang Pangarep untuk berdirikari dan membuktikan bahwa dirinya memang patut dan pantas mengkomandoi Partai Politik, sehingga dikemudian hari PSI mampu mewujudkan perkaderan partai politik yang teroganisir dan menciptakan ‘Kaesang Effect’

Simpan Gambar:

Senin, 8 April 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Diduga Abaikan Pasien hingga Terlantar, RSUD Syekh Yusuf Gowa Dikecam The Legend 120 Makassar
Buntunya Akses Informasi di Dinas PUPR Gowa, Hibah Rp3,4 M ke PDAM Kian Misterius
PDAM Gowa Klaim Tak Perlu Laporan Pertanggungjawaban, Akuntabilitas Hibah Rp3,4 M Kian Disorot
PKDN Sespimti Dikreg 35, Ajang Strategis Cetak Pemimpin Visioner Polri
Kerja Nyata Pendamping PKH Gowa, Pattallassang Dilirik Kemensos Jadi Kampung Sejahtera Pertama di Luar Jawa
Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 78 Hadirkan Program Inovatif di Rappang
Bupati Padang Pariaman Tekankan Kepemimpinan Tegas dan Berintegritas dalam Pelantikan Pejabat Tinggi Pratama
Bupati Jeneponto Tutup Latsar CPNS 2026, Tekankan Integritas dan Penguasaan Teknologi
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:59 WITA

Diduga Abaikan Pasien hingga Terlantar, RSUD Syekh Yusuf Gowa Dikecam The Legend 120 Makassar

Rabu, 15 April 2026 - 15:13 WITA

Buntunya Akses Informasi di Dinas PUPR Gowa, Hibah Rp3,4 M ke PDAM Kian Misterius

Rabu, 15 April 2026 - 06:45 WITA

PDAM Gowa Klaim Tak Perlu Laporan Pertanggungjawaban, Akuntabilitas Hibah Rp3,4 M Kian Disorot

Senin, 13 April 2026 - 22:17 WITA

PKDN Sespimti Dikreg 35, Ajang Strategis Cetak Pemimpin Visioner Polri

Senin, 13 April 2026 - 21:23 WITA

Kerja Nyata Pendamping PKH Gowa, Pattallassang Dilirik Kemensos Jadi Kampung Sejahtera Pertama di Luar Jawa

Senin, 13 April 2026 - 20:40 WITA

Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 78 Hadirkan Program Inovatif di Rappang

Senin, 13 April 2026 - 20:03 WITA

Bupati Padang Pariaman Tekankan Kepemimpinan Tegas dan Berintegritas dalam Pelantikan Pejabat Tinggi Pratama

Senin, 13 April 2026 - 19:51 WITA

Bupati Jeneponto Tutup Latsar CPNS 2026, Tekankan Integritas dan Penguasaan Teknologi

Berita Terbaru

Peristiwa

Laporan Kosmetik HNK Menguap, Publik Curiga

Rabu, 15 Apr 2026 - 21:03 WITA