Diduga Persoalan Air, Pria di Gowa Dianiaya Hingga Meninggal Dunia, Pelaku Diamankan di Polres
Dnid.co.id, Gowa– Seorang pria asal Desa Tanete, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan menjadi korban pembunuhan. Korban mengalami luka tebasan parang di sekujur tubuhnya
Terduga pelaku berinisial M (60) kini sudah diamankan di Polres Gowa.
Diduga persoalan air di kebun menjadi motif terjadinya pembunuhan tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Tombobulu, Aiptu Muh Irsyan Husain Dg Patompo membenarkan peristiwa itu. Korban berinisial S mengalami luka serius di sekujur tubuhnya.
“Iye benar ada kejadian itu dan korban meninggal dunia,” kata Irsyan saat dikonfirmasi DNID, Jumat (20/9/2024).
Aiptu Irsyan mengatakan kronologi terjadinya cekcok antara kedua belah pihak karena persoalan air di kebun.
“Kalau tempat kejadiannya di kebun. Menurut informasi yang kami dapat dari warga karena masalah air, korban meninggal dunia,” ungkapnya.
Pelaku sendiri sudah diamankan dan sudah dibawa ke Polres Gowa guna menjalani proses hukum.
“Sudah diamankan dan sudah di bawa langsung ke Polres oleh Kapolsek dan tim,” bebernya.
Pada kesempatan itu, pihak meminta kepada semua pihak, baik itu keluarga dan masyarakat agar tidak gerakan lainnya.
“Saat ini sudah kami sampaikan jangan melakukan aksi tambahan. Kami juga sampaikan kepada Kepala Desa dan lainnya untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan atau tambahan baru (kejadian tindak pidana baru),” tegasnya.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Diduga Persoalan Air, Pria di Gowa Dianiaya Hingga Meninggal Dunia, Pelaku Diamankan di Polres
JUMAT, 20 SEPTEMBER 2024
Dnid.co.id, Gowa- Seorang pria asal Desa Tanete, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan menjadi korban pembunuhan. Korban mengalami luka tebasan parang di sekujur tubuhnya
Terduga pelaku berinisial M (60) kini sudah diamankan di Polres Gowa.
Diduga persoalan air di kebun menjadi motif terjadinya pembunuhan tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Tombobulu, Aiptu Muh Irsyan Husain Dg Patompo membenarkan peristiwa itu. Korban berinisial S mengalami luka serius di sekujur tubuhnya.
"Iye benar ada kejadian itu dan korban meninggal dunia," kata Irsyan saat dikonfirmasi DNID, Jumat (20/9/2024).
Aiptu Irsyan mengatakan kronologi terjadinya cekcok antara kedua belah pihak karena persoalan air di kebun.
"Kalau tempat kejadiannya di kebun. Menurut informasi yang kami dapat dari warga karena masalah air, korban meninggal dunia," ungkapnya.
Pelaku sendiri sudah diamankan dan sudah dibawa ke Polres Gowa guna menjalani proses hukum.
"Sudah diamankan dan sudah di bawa langsung ke Polres oleh Kapolsek dan tim," bebernya.
Pada kesempatan itu, pihak meminta kepada semua pihak, baik itu keluarga dan masyarakat agar tidak gerakan lainnya.
"Saat ini sudah kami sampaikan jangan melakukan aksi tambahan. Kami juga sampaikan kepada Kepala Desa dan lainnya untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan atau tambahan baru (kejadian tindak pidana baru)," tegasnya.