Cucunya Jadi Korban Penganiayaan Berat, Burhanudin: Kami Harap Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Dnid.co.id, Makassar – Seorang warga bernama Alif (16) asal Kota Makassar, Sulawesi Selatan menjadi korban penganiayaan berat. Peristiwa itu terjadi pada 24 September 2024.

Akibat penganiayaan itu, Alif mengalami luka tusukan di dada kanan, leher kiri, leher kanan dan pinggang. Diduga pelaku menggunakan anak panah saat menganiaya korban.

Walau dalam kondisi kurang sehat, Alif menjelaskan ia dari rumah keluar untuk membeli makanan. Namun dalam perjalanan, tiba-tiba dua pria menghadangnya.

“Saya mau pergi beli makanan. Lalu
di hadang 2 orang (terduga pelaku) sambil menuduh sering ikut perang-perang kelompok. Saya bilang tidak pernah , tiba-tiba Reski alias Ikki tusuk saya dan Radit pegang saya,” kata Alif.

Sementara itu Kakek korban, Burhanudin menyebut 2 pelaku sudah ditangkap di Daerah Soppeng.

“Sudah ditangkap dan diamankan Polsek Makassar. Pelaku sudah dibawa Markas Polrestabes Makassar,” kata Burhanuddin kepada media.

Burhanudin berharap pihak kepolisian
memberi hukuman setimpal terhadap para pelaku.

“Cucu saya sekarat di Rumah Sakit Wahidin. Enam hari di rawat dan menjalankan operasi ke-3. Cucu saya sudah menghabiskan 8 kantong darah,” ucap dia.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 1 Oktober 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Redaksi

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol
Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Senin, 2 November 2026 - 08:45 WITA

Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol

Minggu, 1 November 2026 - 20:19 WITA

Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA