Lambannya Penanganan Perkara dugaan Penipuan di Kejari Jeneponto, Tuai Sorotan Aktivis Pemerhati Hukum dan HAM

Jeneponto,DNID.co.id – Kejari Jeneponto kembali menjadi sorotan terkait lambannya penanganan Perkara Dugaan Penipuan yang sudah bergulir hampir 4 tahun lamanya.

Menanggapi hal tersebut, Aktivis Pemerhati Hukum dan HAM angkat bicara, menyoroti lambannya perkara tersebut.

Rahmat hidayat, Aktivis Pemerhati Hukum Dan Ham mengatakan kasus dugaan penipuan sudah bergulir hampir 4 tahun dengan Laporan Polisi Nomor: TBL/18/1/2022/SPKT/JPT, Namun sampai saat ini kasus tersebut. Tidak kunjung memperoleh kepastian Hukum dan Keadilan pada korban selaku pihak yang dirugikan.

“Ini bukan saja dapat menciderai Kepercayaan Masyarakat terhadap penanganan APH, namun juga sebagai teguran bahwa pihak kejaksaan harus lebih pro aktif dalam menangani kasus demi menegakkan prinsip-prinsip keadilan dalam menuntaskan segala bentuk kejahatan yg terjadi di masyarakat,”tegas Rahmat.

Lanjut kata Rahmat, dari kajian dan perkembangan Kasus yang dikaji bersama dengan Korban ZL, pihaknya mempertanyakan kepada Kepolisan terkait perkembangan kasus tersebut, yang tidak kunjung Naik ke tahap 2, namun pihak kepolisian mengatakan masih menunggu petunjuk dari pihak kejaksaan.

“Pihak kepolisan Sudah menetapkan TSK sudah lama dan mengatakan sudah terpenuhi unsurnya baik formil maupun materilnya sudah bisa tahap 2. namun pihak Kejaksaan Belum bisa Menaikan Kasus tersebut (P21),”lanjutnya.

“Sudah mau 4 tahun tidak ada kejelasan tentunya kami Sangat sayangkan Kinerja dari APH Ini, mau sampai kapan Kasus ini berlarut Larut tanpa kejelasan dan sudah sangat lama,” sambungnya.

Pihaknya mendesak kejaksaan harus lebih serius dan terus berkodinasi dengan penyidik perihal kasus tersebut, untuk Naik ke tahap 2, dan memastikan Korban memperoleh perlindungan dan kepastian Hukum yang adil transparan tanpa tebang pilih.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 4 September 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Rilis Rahmat Aktivis Pemerhati Hukum dan HAM

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol
Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Senin, 2 November 2026 - 08:45 WITA

Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol

Minggu, 1 November 2026 - 20:19 WITA

Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA