Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Tompobulu Gowa Dipulangkan Polisi, Keluarga: Kami Tidak Terima

Gowa, dnid.co.id – Keluarga korban penganiayaan anak di bawah umur di Desa Tanete, Kecamatan Tompobulu, menyatakan kekecewaannya setelah terduga pelaku, seorang pria dewasa berinisial RI, diduga dibebaskan oleh Polsek Tompobulu meski sebelumnya telah diamankan lebih dari sepuluh hari.

Kasus ini berawal ketika RA (12), anak dari Nur Intan, terlibat selisih paham dengan FA (12). Namun menurut keluarga korban, RI—orang tua FA—turut campur dan memukul RA hingga menyebabkan luka pada bagian wajah.

“Anakku pulang dalam kondisi menangis. Sampai sekarang kepalanya masih sering sakit,” kata Nur Intan.

Ia menegaskan bahwa tindak kekerasan tersebut dilihatnya secara langsung.

“Saya lihat dengan jelas dua kali kepala anakku dipukul,” ujarnya.

Nur Intan telah melaporkan peristiwa itu ke Polsek Tompobulu, dan laporan tersebut tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) tertanggal 31 Oktober 2025. RI sempat diamankan, namun keluarga korban menyebut bahwa yang bersangkutan kemudian dibebaskan oleh pihak kepolisian.

Keluarga korban merasa kecewa dan mempertanyakan alasan pembebasan tersebut.

“Saya sebagai orang tua tidak terima karena dia dibebaskan begitu saja,” ujar Nur Intan.

Ia berharap kasus ini tetap diproses sesuai hukum yang berlaku dan meminta agar terduga pelaku kembali diamankan.

“Saya mau keadilan,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Tompobulu, Iptu Zainuddin Ratte, membenarkan bahwa terduga pelaku saat ini sudah tidak lagi diamankan di Polsek Tompobulu.

“Kasusnya sudah dilimpahkan ke Polres Gowa, karena kekerasan anak itu yang tangani Polres,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kanit PPA Polres Gowa, Ipda Agus, menjelaskan bahwa pemulangan terlapor dilakukan karena perkara masih dalam tahap penyelidikan.

“Ini masih proses lidik. Karena ini masih proses lidik, akhirnya dari pihak Polsek memulangkan terlapor,” jelasnya.

Ipda Agus juga menerangkan bahwa aturan hukum tidak memungkinkan dilakukan penahanan dalam perkara kekerasan terhadap anak apabila tidak ditemukan luka berat.

“Perkara kekerasan anak itu jika bukan luka berat, maka terduga pelaku atau pelapor tidak bisa dilakukan penahanan. Aturannya seperti itu,” ujarnya.

Ia pun meminta agar keluarga korban mempercayakan proses penanganan kasus ini kepada Polres Gowa.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 14 November 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Dito

Editor: Admin

Sumber Berita: Wawancara dengan narasumber

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar
Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Berita ini 246 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:28 WITA

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Selasa, 3 Nov 2026 - 08:28 WITA

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA