Wais, Anak Pengidap Kanker Retina di Jeneponto Dapat Uluran Tangan LCKM
Founder LCKM Silvia Feronica Chaniago dan Tim serahkan donasi dan siapkan langkah penanganan medis lanjutan. (Foto:Silvia)
Jeneponto, DNID.co.id – Warga Kabupaten Jeneponto belakangan ini digegerkan dengan kabar pilu tentang seorang balita bernama Wais Saputra (3), yang didiagnosis mengidap Kanker Retina Mata atau kanker ganas pada bagian mata. Bocah asal Desa Tuju, Kecamatan Bangkala Barat itu kini tengah berjuang melawan penyakit yang membutuhkan penanganan medis segera.
Kisah Wais menjadi perhatian banyak pihak setelah kondisinya viral di tengah masyarakat. Kepedulian pun berdatangan, salah satunya dari Tim Lembaga Cinta Kasih Makassar (LCKM) yang langsung turun mengunjungi kediaman keluarga Wais pada Minggu (15/2/2026).
Dipimpin langsung oleh Founder LCKM, Silvia Feronica Chaniago, tim menyerahkan donasi sekaligus memastikan langkah cepat untuk penanganan medis lanjutan.
“Wais akan berangkat ke Makassar hari Rabu dan akan ditempatkan di rumah untuk singgah agar meringankan beban kebutuhan harian orang tua Wais selama mendampingi pengobatan anaknya di Makassar,” ujar Silvia saat dikonfirmasi DNID.co.id, didampingi Nurdin selaku Ketua DPC LCKM Jeneponto.
Menurut Silvia, kondisi Wais membutuhkan pengobatan intensif di rumah sakit rujukan yang memiliki fasilitas memadai untuk penanganan kanker mata pada anak. Karena itu, LCKM juga telah berkoordinasi dengan Dokpol Polres Jeneponto guna mempercepat proses administrasi rujukan.
Tim LCKM bersama Dokpol Polres Jeneponto kini tengah mengupayakan agar Wais segera mendapatkan surat rujukan ke RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, rumah sakit rujukan utama di Sulawesi Selatan.
“Wais didiagnosa kanker retina mata (kanker ganas) dan harus membutuhkan penanganan segera,” tegas Silvia.
Langkah cepat ini diharapkan dapat membuka peluang kesembuhan bagi Wais. Di usianya yang masih sangat belia, ia seharusnya menikmati masa bermain dan belajar, bukan bergulat dengan rasa sakit akibat penyakit ganas yang dideritanya.
Kisah Wais menjadi pengingat bahwa solidaritas dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Uluran tangan dari berbagai pihak menjadi harapan besar bagi keluarga kecil di Bangkala Barat itu, yang kini menaruh asa pada ikhtiar pengobatan di Makassar.
Perjalanan Wais menuju Makassar bukan sekadar perjalanan medis, tetapi juga perjalanan harapan, harapan akan kesembuhan, masa depan, dan senyum ceria yang kembali merekah di wajah mungilnya.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Wais, Anak Pengidap Kanker Retina di Jeneponto Dapat Uluran Tangan LCKM
MINGGU, 15 FEBRUARI 2026
Jeneponto, DNID.co.id – Warga Kabupaten Jeneponto belakangan ini digegerkan dengan kabar pilu tentang seorang balita bernama Wais Saputra (3), yang didiagnosis mengidap kanker retina mata atau kanker ganas pada bagian mata. Bocah asal Desa Tuju, Kecamatan Bangkala Barat itu kini tengah berjuang melawan penyakit yang membutuhkan penanganan medis segera.
Kisah Wais menjadi perhatian banyak pihak setelah kondisinya viral di tengah masyarakat. Kepedulian pun berdatangan, salah satunya dari Tim Lembaga Cinta Kasih Makassar (LCKM) yang langsung turun mengunjungi kediaman keluarga Wais pada Minggu (15/2/2026).
Dipimpin langsung oleh Founder LCKM, Silvia Feronica Chaniago, tim menyerahkan donasi sekaligus memastikan langkah cepat untuk penanganan medis lanjutan.
"Wais akan berangkat ke Makassar hari Rabu dan akan ditempatkan di rumah untuk singgah agar meringankan beban kebutuhan harian orang tua Wais selama mendampingi pengobatan anaknya di Makassar," ujar Silvia saat dikonfirmasi DNID.co.id, didampingi Nurdin selaku Ketua DPC LCKM Jeneponto.
Menurut Silvia, kondisi Wais membutuhkan pengobatan intensif di rumah sakit rujukan yang memiliki fasilitas memadai untuk penanganan kanker mata pada anak. Karena itu, LCKM juga telah berkoordinasi dengan Dokpol Polres Jeneponto guna mempercepat proses administrasi rujukan.
Tim LCKM bersama Dokpol Polres Jeneponto kini tengah mengupayakan agar Wais segera mendapatkan surat rujukan ke RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, rumah sakit rujukan utama di Sulawesi Selatan.
"Wais didiagnosa kanker retina mata (kanker ganas) dan harus membutuhkan penanganan segera," tegas Silvia.
Langkah cepat ini diharapkan dapat membuka peluang kesembuhan bagi Wais. Di usianya yang masih sangat belia, ia seharusnya menikmati masa bermain dan belajar, bukan bergulat dengan rasa sakit akibat penyakit ganas yang dideritanya.
Kisah Wais menjadi pengingat bahwa solidaritas dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Uluran tangan dari berbagai pihak menjadi harapan besar bagi keluarga kecil di Bangkala Barat itu, yang kini menaruh asa pada ikhtiar pengobatan di Makassar.
Perjalanan Wais menuju Makassar bukan sekadar perjalanan medis, tetapi juga perjalanan harapan, harapan akan kesembuhan, masa depan, dan senyum ceria yang kembali merekah di wajah mungilnya.