Tertipu Rp748 Juta, Pria Asal Gowa Sebut Pelaku Oknum Polisi AKP Berkeliaran Bebas Usai di Lapor Polda Sulsel

Makassar DNID.co.id – Korban dugaan Penipuan dengan modus menjanjikan kelulusan tes masuk kepolisian di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mengaku kecewa dengan lambannya penanganan laporannya di Polda Sulsel. Hingga kini, korban menilai belum ada kejelasan terkait proses hukum terhadap terlapor.

Korban bernama Andi S (54) mengaku telah melaporkan seorang oknum polisi bernama AKP Sahar atas dugaan penipuan. Namun, menurutnya laporan tersebut sudah cukup lama berjalan tanpa perkembangan yang jelas.

“Saya sudah lama melapor, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan di Polda Sulsel,” ujar Andi S saat dimintai keterangan.

Ia mengatakan, terduga pelaku masih bebas beraktivitas seperti biasa. Dalam laporannya, Andi juga menyebut satu nama lain yakni Rudi yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Menurut Andi, AKP Sahar sendiri mengaku bahwa uang yang diberikan korban diambil oleh rekannya, Rudi.

Andi menjelaskan, kasus tersebut bermula saat dirinya ditawari bantuan untuk meloloskan ponakannya dalam seleksi masuk kepolisian tanpa melalui proses tes. Untuk itu, ia diminta menyiapkan sejumlah uang.

“Saat itu saya dijanjikan ponakan bisa langsung berangkat tanpa tes, dengan syarat menyerahkan uang Rp735 juta,” jelasnya.

Karena percaya dengan janji tersebut, Andi mengaku menyerahkan uang secara bertahap. Pertama sebesar Rp500 juta, kemudian Rp235 juta. Selain itu, ia juga diminta membayar biaya tambahan untuk pembelian baju dinas kepolisian sebesar Rp7 juta dan tiket perjalanan ke Ciputat senilai Rp6,7 juta.

Ia menyebut, awalnya proses pendaftaran dilakukan di Polrestabes Makassar. Namun setelah mengetahui bahwa ponakannya tidak lulus seleksi dan rencana keberangkatan tidak jelas, ia memutuskan membatalkan semuanya.

Merasa dirugikan hingga ratusan juta rupiah, Andi akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polda Sulsel dan berharap aparat penegak hukum segera menuntaskan perkara tersebut.

“Saya hanya berharap kasus ini segera diproses secara serius agar ada kepastian hukum,” harapnya.

Sekedar diketahui kejadian penipuan yang dilakukan oleh AKP Sahar terjadi 5 Mei 2025. Kemudian korban melapor ke Polda Sulsel pada Oktober 2025. Setelah proses pemeriksaan, oknum tersebut ditetapkan sebagai tersangka pada 24 Desember 2025. Sempat di tahan d Paminal Polda Sulsel, namun sayang oknum tersebut masih berkeliaran tanpa ada kepastian hukum yang jelas hingga saat ini.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 17 Maret 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Arif

Editor: Kingze

Sumber Berita: Paman Korban

Penanggung Jawab: Ir.Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol
Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa
Berita ini 157 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Senin, 2 November 2026 - 08:45 WITA

Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol

Minggu, 1 November 2026 - 20:19 WITA

Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA