Modus Oknum AKP Sahar Gelapkan Rp748 Juta Masuk Tes Polisi, Korban Didatangi Propam Polda Sulsel

Makassar DNID.co.id — Kasus dugaan penipuan dengan kerugian mencapai Rp748 juta yang melibatkan seorang oknum anggota polisi di lingkungan Polda Sulawesi Selatan hingga kini belum ada kepastian.

Korban, Andi S, membeberkan sejumlah fakta terbaru yang dinilai memperjelas rangkaian peristiwa sekaligus mempertanyakan penanganan kasus oleh pihak berwenang.

Andi S mengungkapkan bahwa pada November 2025 lalu, dirinya sempat didatangi oleh sejumlah anggota Propam Polda Sulsel. Kedatangan tersebut, menurutnya, terkait dengan upaya pengembalian dana yang telah ia serahkan kepada terduga pelaku berinisial AKP Sahar.

“Waktu itu saya sempat menanyakan kepada pelaku, apa jaminannya agar uang saya bisa kembali. Tidak lama kemudian, anggota Propam datang membawa sertifikat tanah dan BPKB motor sebagai jaminan,” ungkap Andi.

Namun, ia menilai nilai jaminan tersebut tidak sebanding dengan kerugian yang dialaminya. “Kalau dihitung, nilai jaminannya hanya sekitar Rp60 juta, sementara kerugian saya mencapai Rp748 juta. Saya ingin uang saya kembali, bukan sekadar jaminan,” tegasnya.

Andi juga menyebut bahwa kehadiran anggota Propam tersebut diduga atas permintaan langsung dari AKP Sahar, yang saat itu disebut-sebut terlibat dalam praktik meloloskan peserta seleksi kepolisian.

Lebih lanjut, Andi mengaku kecewa terhadap penanganan kasus yang hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan. Ia menyebut laporan yang telah berjalan selama kurang lebih tujuh bulan itu belum memberikan kepastian hukum.

“Saya berharap kepada Paminal dan Krimsus, kalau memang tidak bisa mengembalikan dana saya, maka proses saja sesuai hukum yang berlaku. Saya sebagai korban sangat dirugikan dan terus terang kecewa dengan Polda Sulsel,” ujarnya.

Ia juga menyoroti minimnya komunikasi dari pihak penyidik terkait perkembangan perkara, termasuk informasi mengenai sidang yang diklaim telah berjalan.

“Saya tidak pernah mendapat kabar soal sidang. Padahal sebagai korban, seharusnya saya dilibatkan atau setidaknya diberi informasi,” tambahnya.

Diketahui, kasus ini bermula saat keponakan Andi mengikuti seleksi penerimaan anggota kepolisian di Polrestabes Makassar. Namun, dalam prosesnya, keponakan tersebut dinyatakan gugur pada tahap tes kesehatan.

Setelah itu, Akp sahar diduga menawarkan bantuan untuk meloloskan peserta tersebut dengan syarat sejumlah uang. Karena telah memiliki hubungan baik sebelumnya, korban pun mempercayai tawaran tersebut.

“Saya menyerahkan uang dua kali, secara langsung dan juga melalui transfer,” pungkas Andi.

Setelah di konfirmasi melalui Whatsap Komisaris Besar Polisi (KBP) Zulham Kabid Propam Polda Sulsel: Belum Sidang, Singkatnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 21 Maret 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Arif

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Paman Korban

Penanggung Jawab: Ir.Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Ditbinmas Polda Sulsel Dorong Kolaborasi Polri dan Masyarakat Ciptakan Kamtibmas Kondusif di Pangkep
Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran
Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan
Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi
46 Anggota DPRD Makassar Terseret Lebih Bayar Tunjangan Rp1,4 M, Rp339 Juta Belum Dikembalikan
Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT
Terekam dan Tertangkap, Pria Diduga Asusila di Tempat Umum Diamankan Polisi
Dana BPJS Nakes Diduga Mengendap di RSUD Syekh Yusuf, Kejari Gowa Turun Telusuri Jejaknya
Berita ini 515 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 06:54 WITA

Ditbinmas Polda Sulsel Dorong Kolaborasi Polri dan Masyarakat Ciptakan Kamtibmas Kondusif di Pangkep

Kamis, 17 September 2026 - 23:06 WITA

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 September 2026 - 22:31 WITA

Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan

Kamis, 17 September 2026 - 18:51 WITA

Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi

Kamis, 17 September 2026 - 18:50 WITA

46 Anggota DPRD Makassar Terseret Lebih Bayar Tunjangan Rp1,4 M, Rp339 Juta Belum Dikembalikan

Kamis, 17 September 2026 - 18:30 WITA

Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT

Kamis, 17 September 2026 - 16:55 WITA

Terekam dan Tertangkap, Pria Diduga Asusila di Tempat Umum Diamankan Polisi

Kamis, 17 September 2026 - 16:42 WITA

Dana BPJS Nakes Diduga Mengendap di RSUD Syekh Yusuf, Kejari Gowa Turun Telusuri Jejaknya

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA