Pembunuh Sopir Angkot di Bulukumba Divonis 10 Tahun Penjara, JPU Pertimbangkan Ajukan Banding

Bulukumba,DNID, co.id, – Sukmawati (42) terdakwa pembunuh Sarman (41), yang merupakan sopir angkot pada November 2025 lalu, divonis 10 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bulukumba, Sulawesi Selatan. Sidang putusan tersebut dilakukan secara online, Selasa (2/6/2026).

“Terdakwa Sukmawati terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan pembunuhan, dijatuhkan Vonis 10 Tahun Penjara dikurangi masa tahanan,” kata Ketua Majelis Hakim Saifullah Anwar.

Vonis yang dijatuhi oleh majelis hakim tersebut terbilang ringan jika dibandingkan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) 13 tahun penjara.

“Hal memberatkan perbuatan terdakwa membuat korban meninggal dunia. Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa mengakui perbuatannya, bersikap sopan dalam persidangan dan terdakwa mengaku tidak akan mengulangi perbuatannya,” jelasnya.

Berdasarkan fakta persidangan, kasus penganiayaan dan pembunuhan Sarman terjadi di Desa Bonto Matene, Kecamatan Rilau Ale, Bulukumba.

Saat ditemukan, terdapat sejumlah luka fisik ditubuh korban yang diduga akibat hantaman benda tumpul.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Nur Ibnu Hajar mengaku tidak terburu-buru dalam mengambil sikap pasca pembacaan putusan tersebut.

“Kami punya mekanisme tersendiri terhadap sikap yang kami berikan terhadap putusan majelis hakim,” ujarnya kepada DNID.co.id.

Menurut dia, JPU dan kuasa hukum terdakwa memiliki waktu selama tujuh hari apabila ingin menempuh banding atau menerima putusan itu.

“Pihak terdakwa dan penuntut umum kami sama-sama punya waktu 7 hari untuk pikir-pikir menentukan sikap, apakah menerima putusan atau banding,” tandasnya.

​

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 3 Juni 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi Muh. Akbar Razak

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Wawancara

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol
Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Senin, 2 November 2026 - 08:45 WITA

Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol

Minggu, 1 November 2026 - 20:19 WITA

Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA