Tindak Tegas di Hari Bhayangkara, Polres Jeneponto Musnahkan 969 Gram Sabu

Jeneponto,DNID.co.id – Kepolisian Resor Polres Jeneponto memusnahkan barang bukti narkotika jenis Sabu seberat 969 Gram pada Rabu (1/7/2026).

Pemusnahan barang haram senilai miliaran rupiah ini merupakan bentuk komitmen tegas kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkoba di wilayah hukum Butta Turatea.

Kasat Narkoba, Iptu Syahrir menyatakan, seluruh barang bukti yang dihancurkan hari ini merupakan hasil pengungkapan kasus besar oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jeneponto belum lama ini.

“Pemusnahan ini adalah wujud transparansi Polres Jeneponto kepada masyarakat, sekaligus penegasan bahwa kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi jaringan pengedar narkoba di daerah ini,” tegas Iptu Syahrir.

Proses pemusnahan berlangsung secara terbuka di ruang Aula Lantai 2 Mapolres Jeneponto. Sebelum dihancurkan, sebagian barang bukti yang dijadikan sampel dilarutkan untuk memastikan keaslian kandungan metamfetamin pada kristal bening tersebut.

Usai dipastikan asli, bungkusan sabu berukuran besar itu langsung dimasukkan ke dalam mesin blender yang telah diisi air dan dicampur dengan cairan pembersih lantai. Setelah hancur dan larut sepenuhnya, cairan tersebut kemudian dibuang ke saluran pembuangan khusus yang aman agar tidak dapat disalahgunakan lagi.

Aksi pemusnahan ini disaksikan langsung oleh jajaran Forkopimda Jeneponto, di antaranya Kapolres Jeneponto AKBP Haryo Basuki, Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, Dandim 1425 Letkol Inf. Abdul Mutalib Tallasa, Kajari Jeneponto Ahmad Heru Prasetyo serta Sekda Jeneponto Aspa Mudji.

Dalam pemusnahan ini, Iptu Syahrir menjelaskan bahwa tidak semua barang bukti sabu dimusnahkan secara keseluruhan, karena sebagian harus disisihkan untuk keperluan persidangan di pengadilan.

“Jadi sesuai aturan bahwa, barang bukti satu kilo sabu itu, harus disisihkan untuk proses penyidikan dan lanjut dalam proses penuntutan, Jadi barang bukti tersebut disisihkam sebagian dan sebagiannya lagi yang berukuran besar kami musnahkan sebanyak 969 gram sementara yang disisihkan 31 gram,” ujarnya.

Mengenai asal-usul barang haram tersebut, Iptu Syahrir mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, sabu ini diselundupkan dari ibu kota Makassar untuk dibawa ke kabupaten tetangga Bantaeng.

Saat ini, polisi juga tengah memburu satu pelaku lain yang masih buron dan telah dimasukkan ke dalam daftar pencarian.

“Jadi pelaku berinisial RS saat ini masih dalam proses pencarian yang sampai saat ini belum diketahui keberadaannya sehingga kami dari polres Jeneponto menerbitkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO),” imbuh Kasat Narkoba.

Dengan digagalkannya peredaran sabu seberat hampir 1 kilogram ini, pihak kepolisian mengklaim telah berhasil menyelamatkan sedikitnya 5.000 hingga 10.000 jiwa generasi muda di Sulawesi Selatan dari bahaya ketergantungan narkotika.

Sementara itu, para tersangka yang telah diamankan saat ini tengah menjalani proses hukum lebih lanjut. Berkas perkara mereka akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan untuk proses persidangan.

Para pelaku terancam dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup.

Polres Jeneponto juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap proaktif dan tidak takut melaporkan ke pihak berwajib jika melihat adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba di lingkungan mereka.

 

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 1 Juli 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi Muh. Akbar Razak

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Polres Jeneponto

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol
Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Senin, 2 November 2026 - 08:45 WITA

Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol

Minggu, 1 November 2026 - 20:19 WITA

Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA