Terkendala Pemasaran Digital, UMKM Teh Herbal Demak Digandeng Mahasiswa KKN UIN Walisongo

DEMAK – Potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal di Desa Sukorejo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, terus didorong agar mampu bersaing di era digital. Melalui program bertajuk ‘UMKM Connect’, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN-MIT) ke-22 Posko 89 UIN Walisongo Semarang kini memfokuskan pendampingan pada pengembangan usaha teh telang dan teh kelor di desa tersebut.

Program yang diinisiasi oleh Divisi Ekonomi Kreatif ini dirancang bukan sekadar sebagai kegiatan seremonial, melainkan sebagai ruang dialog interaktif. Langkah awal pendampingan ini telah dimulai sejak Jumat (31/7/2026) pekan lalu, di mana para mahasiswa terjun langsung memetakan kondisi produksi dan mengidentifikasi kendala nyata yang dihadapi pelaku usaha.

Pemilik UMKM teh herbal, Eny Srikayati, menuturkan bahwa ide merintis usaha ini lahir usai dirinya mengikuti pelatihan dari Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerind) Kabupaten Demak pada tahun 2022. Berbekal pengetahuan tersebut, ia mulai mengolah bunga telang dan daun kelor menjadi minuman herbal yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga bernilai ekonomi.

“Awalnya hanya saya berikan kepada keluarga dan tetangga untuk dikonsumsi. Alhamdulillah, respons mereka cukup baik sehingga saya semakin termotivasi mengembangkan usaha ini agar menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Eny.

Meski produknya memiliki daya jual yang baik, Eny mengakui laju usahanya masih terganjal oleh minimnya penerapan pemasaran digital (digital marketing). Perannya yang merangkap sebagai ibu rumah tangga membuatnya kesulitan membagi waktu untuk mengelola media sosial, membangun branding, hingga memasarkan produk melalui platform e-commerce.

Menjawab tantangan tersebut, Koordinator Desa KKN-MIT Posko 89, Ahmad Rafi, menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa diharapkan mampu merumuskan solusi yang berkelanjutan. “Mahasiswa hadir bukan untuk menggurui, melainkan mendengarkan, memahami kondisi UMKM, kemudian bersama-sama mencari peluang. Harapannya, apa yang kami lakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM,” jelas Rafi.

Senada dengan hal itu, Koordinator Divisi Ekonomi Kreatif, Amilus Sholehah, memaparkan bahwa pemetaan kebutuhan sangat krusial agar program pendampingan tepat sasaran.

“Kami melihat produk teh telang dan teh kelor ini memiliki potensi yang sangat baik untuk berkembang. Ke depan, kami berkolaborasi mendukung penguatan pemasaran digital, sehingga produk lokal Desa Sukorejo bisa semakin dikenal,” pungkas Amilus.

Melalui inisiatif ‘UMKM Connect’ ini, kekayaan hayati lokal yang dikembangkan oleh warga Desa Sukorejo diharapkan dapat bertransformasi menjadi tulang punggung ekonomi desa yang tangguh dan siap merambah ekosistem pasar digital.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 5 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Shoma Fudhla

Editor: Arya Krida

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak
Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab
Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri
Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading
Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026
Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah
BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:13 WITA

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:03 WITA

Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:31 WITA

Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:29 WITA

Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:51 WITA

Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:23 WITA

BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal

Berita Terbaru