Golkar Beltim Tancap Gas, Tujuh Kecamatan Dilantik
BELITUNG TIMUR, DNID.co.id — Partai Golkar Kabupaten Belitung Timur mulai mengencangkan mesin organisasinya menghadapi agenda politik mendatang. Tujuh pengurus kecamatan resmi dilantik DPD II Partai Golkar Belitung Timur di halaman Sekretariat DPD II Golkar Beltim, Senin (10/8/2026), sebagai langkah memperkuat struktur partai dari tingkat kabupaten hingga akar rumput.
Langkah tersebut tidak sekadar seremonial. Di balik pelantikan, Golkar memasang target politik yang cukup agresif: meningkatkan perolehan kursi DPRD Belitung Timur dari tiga kursi saat ini menjadi lima, bahkan enam kursi pada pemilu mendatang.
Ketua DPD II Partai Golkar Belitung Timur Nadiarsyah menegaskan konsolidasi organisasi akan dilanjutkan hingga tingkat desa dan kelurahan. Menurutnya, penguatan struktur menjadi bagian penting untuk mendekatkan partai dengan masyarakat sekaligus menyiapkan kekuatan menghadapi kontestasi politik.
“Harapan ke depan ini untuk DPD Belitung Timur kita makin solid untuk segera memenangkan pelaksanaan pilkada maupun legislatif dan pilpres serta DPR pusat,” kata Nadiarsyah seusai pelantikan.
Ia menyebut konsolidasi tersebut juga merupakan tindak lanjut instruksi DPP Partai Golkar. Struktur partai, kata dia, harus benar-benar hadir dan bekerja di tengah masyarakat, bukan berhenti pada kepengurusan formal.
“Kita terus melaksanakan konsolidasi. Ini juga wujud daripada keseriusan kita selaku pengurus dalam rangka untuk lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Penguatan organisasi itu mendapat perhatian langsung dari DPD I Partai Golkar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sekretaris DPD I Golkar Babel Algafry Rahman mengatakan pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut Instruksi DPP Partai Golkar Nomor 11 Tahun 2026.
Instruksi itu mengarahkan jajaran partai di daerah melaksanakan musyawarah daerah, musyawarah kecamatan, serta musyawarah kelurahan dan desa, sekaligus melakukan pelantikan kepengurusan.
“Alhamdulillah ini yang pertama kalinya DPD kabupaten yang melaksanakan pelantikan sekabupaten,” kata Algafry.
Tujuh ketua pengurus kecamatan yang dilantik yakni Zukariwanda untuk Kecamatan Manggar, Yuli Pelandi untuk Gantung, Thamrin untuk Simpang Pesak, Selvi Dwi Yanti S.Sy, M.MKmt, Harliandi untuk Damar, Herawadi untuk Kelapa Kampit, dan Edi Suryadi untuk Simpang Renggiang.
Setelah tingkat kecamatan terbentuk, pekerjaan berikutnya justru lebih berat: memastikan struktur tersebut bergerak hingga desa dan kelurahan. Di titik inilah efektivitas konsolidasi Golkar akan diuji, terutama dalam menerjemahkan struktur organisasi menjadi kekuatan elektoral.
Algafry menyebut target peningkatan kursi legislatif menjadi lima hingga enam kursi harus dikejar bersama. Saat ini Golkar memiliki tiga kursi di DPRD Belitung Timur.
“Dari tiga kursi, tadi target beliau lima kursi, bahkan bisa jadi enam kursi. Ini yang harus kita kejar,” tegasnya.
Menurut Algafry, target tersebut membutuhkan kesamaan persepsi dan gerak seluruh jajaran partai. Ia menilai penguatan struktur hingga tingkat bawah menjadi salah satu modal untuk merebut dukungan masyarakat.
“Tidak ada alasan dan kata lain kecuali kita berjuang bersama untuk merebut hati rakyat ini supaya Partai Golkar bisa dipilih oleh rakyat,” ujarnya.
Pelantikan dihadiri Wakil Bupati Belitung Timur Khairil Anwar, Ketua KPU Belitung Timur, Ketua Bawaslu Belitung Timur, anggota KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta perwakilan sejumlah partai politik. Hadir pula jajaran pengurus DPD II Golkar Beltim, sesepuh Golkar, dan AMPI.
Dengan konsolidasi yang kini bergerak ke tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan, Golkar Beltim telah menetapkan arah yang jelas. Tantangannya bukan lagi sekadar membentuk struktur, melainkan membuktikan apakah mesin organisasi tersebut mampu mengubah target lima hingga enam kursi menjadi hasil nyata di arena pemilu.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Golkar Beltim Tancap Gas, Tujuh Kecamatan Dilantik
SELASA, 11 AGUSTUS 2026
BELITUNG TIMUR, DNID.co.id — Partai Golkar Kabupaten Belitung Timur mulai mengencangkan mesin organisasinya menghadapi agenda politik mendatang. Tujuh pengurus kecamatan resmi dilantik DPD II Partai Golkar Belitung Timur di halaman Sekretariat DPD II Golkar Beltim, Senin (10/8/2026), sebagai langkah memperkuat struktur partai dari tingkat kabupaten hingga akar rumput.
Langkah tersebut tidak sekadar seremonial. Di balik pelantikan, Golkar memasang target politik yang cukup agresif: meningkatkan perolehan kursi DPRD Belitung Timur dari tiga kursi saat ini menjadi lima, bahkan enam kursi pada pemilu mendatang.
Ketua DPD II Partai Golkar Belitung Timur Nadiarsyah menegaskan konsolidasi organisasi akan dilanjutkan hingga tingkat desa dan kelurahan. Menurutnya, penguatan struktur menjadi bagian penting untuk mendekatkan partai dengan masyarakat sekaligus menyiapkan kekuatan menghadapi kontestasi politik.
“Harapan ke depan ini untuk DPD Belitung Timur kita makin solid untuk segera memenangkan pelaksanaan pilkada maupun legislatif dan pilpres serta DPR pusat,” kata Nadiarsyah seusai pelantikan.
Ia menyebut konsolidasi tersebut juga merupakan tindak lanjut instruksi DPP Partai Golkar. Struktur partai, kata dia, harus benar-benar hadir dan bekerja di tengah masyarakat, bukan berhenti pada kepengurusan formal.
“Kita terus melaksanakan konsolidasi. Ini juga wujud daripada keseriusan kita selaku pengurus dalam rangka untuk lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Penguatan organisasi itu mendapat perhatian langsung dari DPD I Partai Golkar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sekretaris DPD I Golkar Babel Algafry Rahman mengatakan pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut Instruksi DPP Partai Golkar Nomor 11 Tahun 2026.
Instruksi itu mengarahkan jajaran partai di daerah melaksanakan musyawarah daerah, musyawarah kecamatan, serta musyawarah kelurahan dan desa, sekaligus melakukan pelantikan kepengurusan.
“Alhamdulillah ini yang pertama kalinya DPD kabupaten yang melaksanakan pelantikan sekabupaten,” kata Algafry.
Tujuh ketua pengurus kecamatan yang dilantik yakni Zukariwanda untuk Kecamatan Manggar, Yuli Pelandi untuk Gantung, Thamrin untuk Simpang Pesak, Selvi Dwi Yanti S.Sy, M.MKmt, Harliandi untuk Damar, Herawadi untuk Kelapa Kampit, dan Edi Suryadi untuk Simpang Renggiang.
Setelah tingkat kecamatan terbentuk, pekerjaan berikutnya justru lebih berat: memastikan struktur tersebut bergerak hingga desa dan kelurahan. Di titik inilah efektivitas konsolidasi Golkar akan diuji, terutama dalam menerjemahkan struktur organisasi menjadi kekuatan elektoral.
Algafry menyebut target peningkatan kursi legislatif menjadi lima hingga enam kursi harus dikejar bersama. Saat ini Golkar memiliki tiga kursi di DPRD Belitung Timur.
“Dari tiga kursi, tadi target beliau lima kursi, bahkan bisa jadi enam kursi. Ini yang harus kita kejar,” tegasnya.
Menurut Algafry, target tersebut membutuhkan kesamaan persepsi dan gerak seluruh jajaran partai. Ia menilai penguatan struktur hingga tingkat bawah menjadi salah satu modal untuk merebut dukungan masyarakat.
“Tidak ada alasan dan kata lain kecuali kita berjuang bersama untuk merebut hati rakyat ini supaya Partai Golkar bisa dipilih oleh rakyat,” ujarnya.
Pelantikan dihadiri Wakil Bupati Belitung Timur Khairil Anwar, Ketua KPU Belitung Timur, Ketua Bawaslu Belitung Timur, anggota KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta perwakilan sejumlah partai politik. Hadir pula jajaran pengurus DPD II Golkar Beltim, sesepuh Golkar, dan AMPI.
Dengan konsolidasi yang kini bergerak ke tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan, Golkar Beltim telah menetapkan arah yang jelas. Tantangannya bukan lagi sekadar membentuk struktur, melainkan membuktikan apakah mesin organisasi tersebut mampu mengubah target lima hingga enam kursi menjadi hasil nyata di arena pemilu.