KKN UIN Walisongo Kenalkan Ecoprint, Anak-anak di Tuntang Sulap Daun Menjadi Karya Seni

SEMARANG – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang Posko 39 mengajak anak-anak yang tergabung dalam komunitas Teman Belajar di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mengikuti pelatihan ecoprint sebagai upaya menumbuhkan kreativitas sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan yang digelar pada Rabu (12/8/2026) tersebut memanfaatkan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar, seperti daun dan bunga, untuk menghasilkan karya seni pada media totebag.

Ecoprint merupakan teknik mencetak motif pada kain dengan memanfaatkan bentuk dan warna alami dari berbagai jenis tumbuhan. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN berupaya mengenalkan metode pembelajaran kreatif yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan potensi lingkungan sekitar.

Dalam pelaksanaannya, peserta diberi kebebasan untuk memilih dan menyusun daun serta bunga di atas totebag putih sesuai dengan imajinasi masing-masing. Setelah itu, bahan-bahan alami tersebut ditumbuk secara perlahan menggunakan batu hingga warna dan motifnya berpindah ke permukaan kain.

Mahasiswa KKN turut mendampingi anak-anak selama proses berlangsung, mulai dari pemilihan bahan hingga tahap akhir pembuatan motif.

Suasana kegiatan berlangsung meriah. Anak-anak tampak antusias memilih berbagai jenis daun dan bunga, kemudian menyusunnya menjadi pola yang unik sebelum mengubahnya menjadi motif ecoprint.

Ketua Komunitas Teman Belajar, Ika, menilai kegiatan tersebut menjadi salah satu metode pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak.

“Kegiatan ecoprint ini seru banget buat pembelajaran anak-anak. Mereka terlihat sangat antusias dan excited banget mengikuti kegiatan ini,” ujarnya.

Antusiasme serupa juga disampaikan Davin, salah seorang peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ecoprint memberikan pengalaman baru sekaligus mengajarkan cara memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di alam.

“Seru banget kegiatan ecoprint ini. Jadi belajar buat lebih kreatif, terus jadi tahu cara memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitar dari alam,” kata Davin.

Melalui kegiatan tersebut, Tim KKN UIN Walisongo menunjukkan bahwa proses belajar tidak selalu harus menggunakan alat dan bahan yang rumit. Pemanfaatan sumber daya alam di sekitar dapat menjadi sarana edukasi yang efektif untuk mengembangkan kreativitas anak.

Selain menghasilkan karya seni, kegiatan ecoprint juga menjadi media pembelajaran yang mendorong anak-anak untuk lebih mengenal, menghargai, dan menjaga lingkungan sejak usia dini.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 13 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Khailila Haiba Nurya Iman

Editor: Arya Krida

Sumber Berita: Tim KKN UIN Walisongo Posko 39 Desa Tlompakan

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak
Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab
Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri
Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading
Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026
Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah
BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:13 WITA

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:03 WITA

Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:31 WITA

Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:29 WITA

Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:51 WITA

Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:23 WITA

BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal

Berita Terbaru