KKN UIN Walisongo Posko 25 Turut Meriahkan Malam Tirakatan HUT RI ke-81 di Lemahireng
Mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 25 bersama warga RT 04/RW 01 Desa Lemahireng usai mengikuti Malam Tirakatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Minggu (16/8/2026) malam.
SEMARANG — Warga RT 04/RW 01 Desa Lemahireng, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, menggelar malam tirakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (16/8/2026) malam. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 25 turut ambil bagian dalam memeriahkan sekaligus mendukung kelancaran acara bersama masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung selepas salat Isya hingga sekitar pukul 23.00 WIB tersebut diisi dengan doa bersama, refleksi kemerdekaan, serta berbagai penampilan hiburan. Mahasiswa KKN Posko 25 ikut berbaur dengan warga dan terlibat dalam rangkaian kegiatan hingga acara berakhir.
Kehadiran mahasiswa KKN menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat selama pelaksanaan program KKN di Desa Lemahireng. Selain mengikuti kegiatan, mahasiswa juga turut membantu menyukseskan acara dan mengambil bagian dalam persembahan hiburan.
Ketua RW 01 Desa Lemahireng, Kasmuri, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa turut menambah semangat kebersamaan dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI.
“Kami sangat senang mahasiswa KKN bisa ikut bersama warga dalam malam tirakatan ini. Kehadiran mereka menambah semangat dan kebersamaan, sehingga acara bisa berlangsung dengan baik,” ujar Kasmuri.
Menurut Jumardi, malam tirakatan tidak hanya menjadi momentum untuk mendoakan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi warga untuk berkumpul dan mempererat hubungan sosial.
Ketua RT 04, Trosnadi, juga menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme warga dan keterlibatan mahasiswa KKN selama kegiatan berlangsung.
“Masyarakat sangat antusias mengikuti acara sampai selesai. Mahasiswa KKN juga ikut membantu dan mengikuti rangkaian kegiatan bersama warga. Bapak-bapak, ibu-ibu, anak-anak, dan mahasiswa bisa berkumpul dalam satu acara,” kata Tusnadi.
Setelah doa bersama dan refleksi kemerdekaan, suasana kegiatan berlanjut dengan berbagai hiburan. Penampilan flashmob dance, kreativitas anak-anak, pertunjukan bapak-bapak dan ibu-ibu, hingga penampilan mahasiswa KKN Posko 25 membuat suasana malam semakin semarak.
Mahasiswa KKN Posko 25 tidak hanya hadir sebagai tamu dalam kegiatan tersebut. Mereka turut mengambil bagian dalam penampilan hiburan dan membantu mendukung jalannya acara bersama warga.
Koordinator Desa (Kordes) KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 25, Dzaki Bakhtiar, mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan masyarakat menjadi bagian dari proses membangun hubungan yang lebih dekat dengan warga Desa Lemahireng.
“Kami senang bisa ikut terlibat dan memeriahkan malam tirakatan bersama warga. Bagi kami, kegiatan seperti ini menjadi kesempatan untuk berbaur, membantu, dan ikut menyukseskan kegiatan masyarakat selama KKN,” ungkap Dzaki.
Ia menambahkan, keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk belajar mengenai kebersamaan dan gotong royong secara langsung di tengah masyarakat.
Rangkaian malam tirakatan berlangsung hingga sekitar pukul 23.00 WIB dan ditutup dengan penampilan mahasiswa KKN Posko 25. Keterlibatan mahasiswa bersama warga membuat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di RT 04/RW 01 Desa Lemahireng berlangsung dalam suasana kebersamaan, mulai dari doa bersama hingga hiburan.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
KKN UIN Walisongo Posko 25 Turut Meriahkan Malam Tirakatan HUT RI ke-81 di Lemahireng
SENIN, 17 AGUSTUS 2026
SEMARANG — Warga RT 04/RW 01 Desa Lemahireng, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, menggelar malam tirakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (16/8/2026) malam. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 25 turut ambil bagian dalam memeriahkan sekaligus mendukung kelancaran acara bersama masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung selepas salat Isya hingga sekitar pukul 23.00 WIB tersebut diisi dengan doa bersama, refleksi kemerdekaan, serta berbagai penampilan hiburan. Mahasiswa KKN Posko 25 ikut berbaur dengan warga dan terlibat dalam rangkaian kegiatan hingga acara berakhir.
Kehadiran mahasiswa KKN menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat selama pelaksanaan program KKN di Desa Lemahireng. Selain mengikuti kegiatan, mahasiswa juga turut membantu menyukseskan acara dan mengambil bagian dalam persembahan hiburan.
Ketua RW 01 Desa Lemahireng, Kasmuri, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa turut menambah semangat kebersamaan dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI.
“Kami sangat senang mahasiswa KKN bisa ikut bersama warga dalam malam tirakatan ini. Kehadiran mereka menambah semangat dan kebersamaan, sehingga acara bisa berlangsung dengan baik,” ujar Kasmuri.
Menurut Jumardi, malam tirakatan tidak hanya menjadi momentum untuk mendoakan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi warga untuk berkumpul dan mempererat hubungan sosial.
Ketua RT 04, Trosnadi, juga menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme warga dan keterlibatan mahasiswa KKN selama kegiatan berlangsung.
“Masyarakat sangat antusias mengikuti acara sampai selesai. Mahasiswa KKN juga ikut membantu dan mengikuti rangkaian kegiatan bersama warga. Bapak-bapak, ibu-ibu, anak-anak, dan mahasiswa bisa berkumpul dalam satu acara,” kata Tusnadi.
Setelah doa bersama dan refleksi kemerdekaan, suasana kegiatan berlanjut dengan berbagai hiburan. Penampilan flashmob dance, kreativitas anak-anak, pertunjukan bapak-bapak dan ibu-ibu, hingga penampilan mahasiswa KKN Posko 25 membuat suasana malam semakin semarak.
Mahasiswa KKN Posko 25 tidak hanya hadir sebagai tamu dalam kegiatan tersebut. Mereka turut mengambil bagian dalam penampilan hiburan dan membantu mendukung jalannya acara bersama warga.
Koordinator Desa (Kordes) KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 25, Dzaki Bakhtiar, mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan masyarakat menjadi bagian dari proses membangun hubungan yang lebih dekat dengan warga Desa Lemahireng.
“Kami senang bisa ikut terlibat dan memeriahkan malam tirakatan bersama warga. Bagi kami, kegiatan seperti ini menjadi kesempatan untuk berbaur, membantu, dan ikut menyukseskan kegiatan masyarakat selama KKN,” ungkap Dzaki.
Ia menambahkan, keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk belajar mengenai kebersamaan dan gotong royong secara langsung di tengah masyarakat.
Rangkaian malam tirakatan berlangsung hingga sekitar pukul 23.00 WIB dan ditutup dengan penampilan mahasiswa KKN Posko 25. Keterlibatan mahasiswa bersama warga membuat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di RT 04/RW 01 Desa Lemahireng berlangsung dalam suasana kebersamaan, mulai dari doa bersama hingga hiburan.