KKN UIN Walisongo Posko 157 Gelar MAPSI, Dorong Siswa SDN Gebanganom Berprestasi dan Berakhlak
Kendal — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN-MIT) UIN Walisongo Semarang Posko 157 turut mendorong pengembangan potensi siswa melalui kegiatan Musabaqah dan Seni Pendidikan Agama Islam (MAPSI) di SDN Gebanganom, Kabupaten Kendal, Kamis (21/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan di bidang keagamaan, seni, serta pengetahuan Pendidikan Agama Islam (PAI). Selain mengejar prestasi, MAPSI juga diarahkan untuk menumbuhkan keberanian, kepercayaan diri, sportivitas, dan sikap saling menghargai.
Dalam pelaksanaannya, MAPSI mempertandingkan lima cabang lomba, yakni Cerdas Cermat PAI, menyanyi, adzan, praktik salat, dan Hifdzil Qur’an. Ragam perlombaan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk menunjukkan kemampuan sesuai minat dan potensi masing-masing.
Antusiasme siswa terlihat sejak rangkaian perlombaan dimulai. Para peserta berusaha memberikan penampilan terbaik setelah melakukan persiapan di masing-masing cabang. Dukungan dari guru, teman-teman, serta mahasiswa KKN turut membuat suasana perlombaan berlangsung meriah dan kondusif.
Cabang Cerdas Cermat PAI menguji pemahaman siswa terhadap materi Pendidikan Agama Islam. Sementara lomba menyanyi menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat sekaligus melatih keberanian tampil di depan umum.
Adapun lomba adzan, praktik salat, dan Hifdzil Qur’an menjadi sarana bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan keagamaan yang telah dipelajari dan dilatih. Melalui berbagai cabang tersebut, siswa tidak hanya berkompetisi, tetapi juga memperoleh pengalaman untuk mempersiapkan diri, tampil percaya diri, serta menerima hasil dari usaha yang telah dilakukan.
Mahasiswa KKN-MIT UIN Walisongo Semarang Posko 157 turut terlibat dalam persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Mereka membantu menyiapkan perlombaan sekaligus mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung.
Keterlibatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan warga sekolah dan mengenali beragam potensi yang dimiliki para siswa.
Pihak sekolah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan MAPSI sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib dan menyenangkan. Antusiasme peserta juga menjadi salah satu faktor yang membuat kegiatan berjalan semarak.
Penyerahan piala pemenang
Melalui MAPSI, KKN-MIT UIN Walisongo Semarang Posko 157 berharap siswa SDN Gebanganom dapat terus mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimiliki. Prestasi maupun pengalaman selama mengikuti perlombaan diharapkan menjadi motivasi bagi siswa untuk terus belajar dan berlatih.
Lebih dari sekadar ajang perlombaan, MAPSI diharapkan mampu menanamkan nilai keberanian, percaya diri, sportivitas, pantang menyerah, dan menghargai orang lain. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari sehingga turut membentuk generasi yang berprestasi, percaya diri, dan berakhlak mulia.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
KKN UIN Walisongo Posko 157 Gelar MAPSI, Dorong Siswa SDN Gebanganom Berprestasi dan Berakhlak
JUMAT, 21 AGUSTUS 2026
Kendal — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN-MIT) UIN Walisongo Semarang Posko 157 turut mendorong pengembangan potensi siswa melalui kegiatan Musabaqah dan Seni Pendidikan Agama Islam (MAPSI) di SDN Gebanganom, Kabupaten Kendal, Kamis (21/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan di bidang keagamaan, seni, serta pengetahuan Pendidikan Agama Islam (PAI). Selain mengejar prestasi, MAPSI juga diarahkan untuk menumbuhkan keberanian, kepercayaan diri, sportivitas, dan sikap saling menghargai.
Dalam pelaksanaannya, MAPSI mempertandingkan lima cabang lomba, yakni Cerdas Cermat PAI, menyanyi, adzan, praktik salat, dan Hifdzil Qur’an. Ragam perlombaan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk menunjukkan kemampuan sesuai minat dan potensi masing-masing.
Antusiasme siswa terlihat sejak rangkaian perlombaan dimulai. Para peserta berusaha memberikan penampilan terbaik setelah melakukan persiapan di masing-masing cabang. Dukungan dari guru, teman-teman, serta mahasiswa KKN turut membuat suasana perlombaan berlangsung meriah dan kondusif.
Cabang Cerdas Cermat PAI menguji pemahaman siswa terhadap materi Pendidikan Agama Islam. Sementara lomba menyanyi menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat sekaligus melatih keberanian tampil di depan umum.
Adapun lomba adzan, praktik salat, dan Hifdzil Qur’an menjadi sarana bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan keagamaan yang telah dipelajari dan dilatih. Melalui berbagai cabang tersebut, siswa tidak hanya berkompetisi, tetapi juga memperoleh pengalaman untuk mempersiapkan diri, tampil percaya diri, serta menerima hasil dari usaha yang telah dilakukan.
Mahasiswa KKN-MIT UIN Walisongo Semarang Posko 157 turut terlibat dalam persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Mereka membantu menyiapkan perlombaan sekaligus mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung.
Keterlibatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan warga sekolah dan mengenali beragam potensi yang dimiliki para siswa.
Pihak sekolah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan MAPSI sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib dan menyenangkan. Antusiasme peserta juga menjadi salah satu faktor yang membuat kegiatan berjalan semarak.
Melalui MAPSI, KKN-MIT UIN Walisongo Semarang Posko 157 berharap siswa SDN Gebanganom dapat terus mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimiliki. Prestasi maupun pengalaman selama mengikuti perlombaan diharapkan menjadi motivasi bagi siswa untuk terus belajar dan berlatih.
Lebih dari sekadar ajang perlombaan, MAPSI diharapkan mampu menanamkan nilai keberanian, percaya diri, sportivitas, pantang menyerah, dan menghargai orang lain. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari sehingga turut membentuk generasi yang berprestasi, percaya diri, dan berakhlak mulia.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.