Maulid Nabi di SDN 01 Lemahireng, KKN UIN Walisongo Jadi Juri Tiga Lomba
Mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 25 bersama siswa dan tenaga pendidik SDN 01 Lemahireng berfoto bersama usai rangkaian lomba peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Desa Lemahireng, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Senin (24/8/2026).
BAWEN, SEMARANG — SD Negeri 01 Lemahireng, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, menggelar sejumlah perlombaan keagamaan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Senin (24/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 25 turut dilibatkan sebagai dewan juri.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara pihak sekolah dan mahasiswa KKN yang tengah melaksanakan pengabdian di Desa Lemahireng. Selain membantu proses penilaian, keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat memberikan motivasi kepada siswa untuk mengembangkan bakat sekaligus meningkatkan kepercayaan diri.
Tiga cabang perlombaan digelar dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi, yakni puisi Islami, adzan, dan fashion show. Para siswa mengikuti perlombaan dengan menampilkan kemampuan dan kreativitas masing-masing di hadapan dewan juri dan guru.
Pada lomba puisi Islami, siswa membawakan karya bertema keagamaan. Sementara dalam lomba adzan, peserta menunjukkan kemampuan melantunkan azan dengan baik dan percaya diri. Adapun lomba fashion show memberikan kesempatan kepada siswa untuk tampil di depan umum dengan mengenakan busana bernuansa Islami.
Kepala SDN 01 Lemahireng, Tiyas, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Posko 25 dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa tidak hanya membantu pelaksanaan lomba, tetapi juga memberikan motivasi kepada siswa.
“Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan adik-adik mahasiswa KKN Walisongo Posko 25. Kehadiran mereka bukan hanya memeriahkan acara, tetapi juga memberi motivasi tersendiri bagi anak-anak untuk tampil lebih percaya diri. Semoga melalui lomba ini, kecintaan siswa kepada Nabi Muhammad SAW semakin tertanam sejak dini,” ujar Tiyas.
Menurut Tiyas, perlombaan dalam momentum Maulid Nabi menjadi sarana bagi sekolah untuk mengenalkan nilai-nilai keagamaan kepada siswa melalui kegiatan yang edukatif dan menyenangkan.
Mahasiswa Dorong Potensi Siswa
Koordinator Bidang Pendidikan dan Keagamaan KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 25, Hasbi, mengatakan keterlibatan mahasiswa sebagai dewan juri merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan keagamaan.
“Ini menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk lebih dekat dengan dunia pendidikan di Lemahireng. Melalui lomba puisi Islami, adzan, dan fashion show ini, kami melihat langsung potensi dan bakat anak-anak di sini,” kata Hasbi.
Ia berharap kerja sama antara mahasiswa KKN dan pihak sekolah dapat terus terjalin meskipun masa pengabdian mahasiswa di Desa Lemahireng telah berakhir.
Selain menjadi ajang unjuk bakat siswa, rangkaian perlombaan tersebut juga mempererat silaturahmi antara mahasiswa KKN, pihak sekolah, guru, dan siswa. Setelah seluruh perlombaan dan proses penilaian selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama peserta, dewan juri, dan tenaga pendidik.
Keterlibatan KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 25 dalam peringatan Maulid Nabi di SDN 01 Lemahireng menjadi salah satu bentuk sinergi mahasiswa dan sekolah dalam mendukung pendidikan karakter, pengembangan potensi siswa, serta penguatan nilai-nilai keagamaan sejak dini.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Maulid Nabi di SDN 01 Lemahireng, KKN UIN Walisongo Jadi Juri Tiga Lomba
SELASA, 25 AGUSTUS 2026
BAWEN, SEMARANG — SD Negeri 01 Lemahireng, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, menggelar sejumlah perlombaan keagamaan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Senin (24/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 25 turut dilibatkan sebagai dewan juri.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara pihak sekolah dan mahasiswa KKN yang tengah melaksanakan pengabdian di Desa Lemahireng. Selain membantu proses penilaian, keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat memberikan motivasi kepada siswa untuk mengembangkan bakat sekaligus meningkatkan kepercayaan diri.
Tiga cabang perlombaan digelar dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi, yakni puisi Islami, adzan, dan fashion show. Para siswa mengikuti perlombaan dengan menampilkan kemampuan dan kreativitas masing-masing di hadapan dewan juri dan guru.
Pada lomba puisi Islami, siswa membawakan karya bertema keagamaan. Sementara dalam lomba adzan, peserta menunjukkan kemampuan melantunkan azan dengan baik dan percaya diri. Adapun lomba fashion show memberikan kesempatan kepada siswa untuk tampil di depan umum dengan mengenakan busana bernuansa Islami.
Kepala SDN 01 Lemahireng, Tiyas, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Posko 25 dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa tidak hanya membantu pelaksanaan lomba, tetapi juga memberikan motivasi kepada siswa.
“Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan adik-adik mahasiswa KKN Walisongo Posko 25. Kehadiran mereka bukan hanya memeriahkan acara, tetapi juga memberi motivasi tersendiri bagi anak-anak untuk tampil lebih percaya diri. Semoga melalui lomba ini, kecintaan siswa kepada Nabi Muhammad SAW semakin tertanam sejak dini,” ujar Tiyas.
Menurut Tiyas, perlombaan dalam momentum Maulid Nabi menjadi sarana bagi sekolah untuk mengenalkan nilai-nilai keagamaan kepada siswa melalui kegiatan yang edukatif dan menyenangkan.
Mahasiswa Dorong Potensi Siswa
Koordinator Bidang Pendidikan dan Keagamaan KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 25, Hasbi, mengatakan keterlibatan mahasiswa sebagai dewan juri merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan keagamaan.
“Ini menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk lebih dekat dengan dunia pendidikan di Lemahireng. Melalui lomba puisi Islami, adzan, dan fashion show ini, kami melihat langsung potensi dan bakat anak-anak di sini,” kata Hasbi.
Ia berharap kerja sama antara mahasiswa KKN dan pihak sekolah dapat terus terjalin meskipun masa pengabdian mahasiswa di Desa Lemahireng telah berakhir.
Selain menjadi ajang unjuk bakat siswa, rangkaian perlombaan tersebut juga mempererat silaturahmi antara mahasiswa KKN, pihak sekolah, guru, dan siswa. Setelah seluruh perlombaan dan proses penilaian selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama peserta, dewan juri, dan tenaga pendidik.
Keterlibatan KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 25 dalam peringatan Maulid Nabi di SDN 01 Lemahireng menjadi salah satu bentuk sinergi mahasiswa dan sekolah dalam mendukung pendidikan karakter, pengembangan potensi siswa, serta penguatan nilai-nilai keagamaan sejak dini.