Diduga Aniaya Anak di Bawah Umur, Pria Asal Bantaeng Masuk DPO Polresta Gowa

Gowa dnid.co.id – Kepolisian ResorGowamemasukkan seorang pria asal Kabupaten Bantaeng bernama Ridu ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap anak di bawah umur.

Hal tersebut tertuang dalam surat Daftar Pencarian Orang (DPO) Nomor: DPO/55/V/RES.1.24/2026/Satreskrim yang diterbitkan di Sungguminasa pada 11 Mei 2026.

Dalam surat tersebut, Ridu disebut lahir di Palipukung pada 7 Juli 1990. Ia merupakan laki-laki berkewarganegaraan Indonesia dan tercatat bekerja sebagai petani/pekebun.

Ridu diketahui beralamat di Dusun Bunggong Barua, RT/RW 001/001, Desa Bontotanga, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng.

Perkara yang membuat Ridu masuk DPO tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/19/X/2025/SPKT/Polsek Tompobulu/Polres Gowa, tertanggal 31 Oktober 2025.

Dalam surat tersebut, Ridu dicari untuk diwawancarai/dimintai keterangan oleh penyidik terkait perkara yang sedang ditangani kepolisian.

Polisi mencantumkan ciri-ciri Ridu untuk memudahkan pencarian. Ia disebut memiliki postur tubuh besar, kulit sawo matang, rambut lurus, dan mata biasa.

Dalam kolom pasal, surat DPO mencantumkan Pasal 80 juncto Pasal 76C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Pasal tersebut berkaitan dengan kekerasan terhadap anak.

Surat DPO itu ditandatangani Plt. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Gowa, Iptu Arman, S.H., M.Si., selaku penyidik.

Dengan diterbitkannya surat tersebut, keberadaan Ridu kini menjadi bagian dari pencarian kepolisian untuk kepentingan proses hukum atas perkara yang dilaporkan.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 29 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Dito

Editor: Redaksi Sulawesi Selatan

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar
Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:28 WITA

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Selasa, 3 Nov 2026 - 08:28 WITA

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA