Cermin Muda Indonesia Samarinda Ajak Pemuda Jadi Pelopor Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
DNID.co.id, Samarinda – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda. Karena itu, pemuda di Kota Samarinda didorong untuk membangun budaya peduli lingkungan melalui pengelolaan sampah yang dimulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat luas.
Ketua Umum Koordinator Cabang Cermin Muda Indonesia Kota Samarinda, Tristan, menegaskan bahwa pengelolaan sampah bukan semata menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan kewajiban bersama demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.
Menurutnya, perubahan pola pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah tangga dengan membiasakan memilah, memilih, dan memisahkan sampah organik serta nonorganik sebelum dibuang.
Tristan menjelaskan, sampah organik seperti sisa makanan, daun, dan limbah dapur dapat dimanfaatkan menjadi kompos. Sementara itu, sampah nonorganik seperti plastik, botol, kertas, logam, dan kaca dapat didaur ulang atau disalurkan melalui bank sampah sehingga mampu mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Ia juga mengingatkan bahwa pengelolaan sampah telah diatur dalam Peraturan Daerah Kota Samarinda Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah. Regulasi tersebut mewajibkan masyarakat berpartisipasi dalam upaya pengurangan dan penanganan sampah serta melarang pembuangan sampah sembarangan, termasuk ke saluran drainase, sungai, maupun fasilitas umum.
“Kita pemuda dan masyarakat harus taat kepada Peraturan tersebut, supaya lingkungan terjaga dan terawat,” ujar Tristan.
Selain itu, Tristan meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda untuk terus memperkuat sistem pengelolaan sampah melalui penyediaan tempat sampah terpilah, pengembangan bank sampah, peningkatan fasilitas pengolahan sampah, serta edukasi yang berkelanjutan kepada masyarakat.
“Mari mulai dari rumah. Pilah sampah organik dan nonorganik, kurangi penggunaan plastik sekali pakai, manfaatkan kembali barang yang masih bernilai, dan jadilah bagian dari gerakan bersama untuk mewujudkan Samarinda yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tambah Tristan.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Cermin Muda Indonesia Samarinda Ajak Pemuda Jadi Pelopor Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
SELASA, 4 AGUSTUS 2026
DNID.co.id, Samarinda – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda. Karena itu, pemuda di Kota Samarinda didorong untuk membangun budaya peduli lingkungan melalui pengelolaan sampah yang dimulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat luas.
Ketua Umum Koordinator Cabang Cermin Muda Indonesia Kota Samarinda, Tristan, menegaskan bahwa pengelolaan sampah bukan semata menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan kewajiban bersama demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.
Menurutnya, perubahan pola pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah tangga dengan membiasakan memilah, memilih, dan memisahkan sampah organik serta nonorganik sebelum dibuang.
Tristan menjelaskan, sampah organik seperti sisa makanan, daun, dan limbah dapur dapat dimanfaatkan menjadi kompos. Sementara itu, sampah nonorganik seperti plastik, botol, kertas, logam, dan kaca dapat didaur ulang atau disalurkan melalui bank sampah sehingga mampu mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Ia juga mengingatkan bahwa pengelolaan sampah telah diatur dalam Peraturan Daerah Kota Samarinda Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah. Regulasi tersebut mewajibkan masyarakat berpartisipasi dalam upaya pengurangan dan penanganan sampah serta melarang pembuangan sampah sembarangan, termasuk ke saluran drainase, sungai, maupun fasilitas umum.
"Kita pemuda dan masyarakat harus taat kepada Peraturan tersebut, supaya lingkungan terjaga dan terawat," ujar Tristan.
Selain itu, Tristan meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda untuk terus memperkuat sistem pengelolaan sampah melalui penyediaan tempat sampah terpilah, pengembangan bank sampah, peningkatan fasilitas pengolahan sampah, serta edukasi yang berkelanjutan kepada masyarakat.
"Mari mulai dari rumah. Pilah sampah organik dan nonorganik, kurangi penggunaan plastik sekali pakai, manfaatkan kembali barang yang masih bernilai, dan jadilah bagian dari gerakan bersama untuk mewujudkan Samarinda yang bersih, sehat, dan berkelanjutan," tambah Tristan.