Reses di Salampe, Andi Heryanto Bausad Serap Aspirasi Warga, Jalan 3 Kilometer Jadi Prioritas
Andi Heryanto Bausad menyerap aspirasi warga Salampe, mulai dari jalan, fasilitas olahraga, pendidikan dan internet hingga keluhan LPG 3 Kg, antrean BBM dan BPJS.
Bone, DNID.co.id — Anggota DPRD Kabupaten Bone, Andi Heryanto Bausad, turun langsung menyerap aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses di Desa Salampe, Kecamatan Ponre, Kamis malam, 20 Agustus 2026.
Dalam reses tersebut, perbaikan jalan penghubung Desa Abumpungeng menuju Desa Salampe sepanjang sekitar 3 kilometer menjadi salah satu aspirasi utama yang disampaikan masyarakat kepada Andi Heryanto.
Kegiatan berlangsung di Desa Salampe dan dihadiri Kepala Desa Salampe, Sudirman B, bersama jajaran pemerintah desa, Ketua BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, pendidik, perempuan, pemuda serta masyarakat setempat.
Andi Heryanto mengatakan, reses menjadi ruang bagi anggota DPRD untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat sekaligus menyerap persoalan yang mereka hadapi di lapangan.
“Mari kita berdoa, semoga ke depan khususnya di Salampe ini, apa yang menjadi usulanta dapat terwujud, terutama jalan,” kata Andi Heryanto.
Selain perbaikan jalan, warga mengusulkan penerangan jalan untuk mendukung aktivitas dan keamanan masyarakat.
Warga juga meminta perbaikan atau renovasi lapangan sepak bola dan lapangan voli beserta sarana pendukungnya. Fasilitas tersebut dinilai penting untuk mengembangkan bakat dan prestasi anak muda di Desa Salampe.
Selain itu, akses jaringan internet atau pembangunan tower telekomunikasi turut menjadi aspirasi. Warga menilai jaringan komunikasi sangat dibutuhkan, termasuk untuk mendukung kegiatan pendidikan.
Sementara di sektor pendidikan, masyarakat meminta program beasiswa bagi anak berprestasi dan anak dari keluarga kurang mampu.
Menurut warga, masih ada anak yang ingin melanjutkan pendidikan tetapi terkendala biaya.
Usulan lainnya berupa pengadaan hewan ternak sapi untuk masyarakat serta pemasangan paving block di SDN 191 Salampe dan pembangunan lapangan olahraga.
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat tidak hanya menyampaikan kebutuhan pembangunan, tetapi juga mengeluhkan sejumlah persoalan pelayanan dan kebutuhan dasar.
Warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan LPG 3 kilogram. Kondisi serupa juga dirasakan dalam mendapatkan BBM akibat antrean yang panjang.
Keluhan tersebut dinilai berdampak terhadap aktivitas masyarakat di wilayah desa karena warga kesulitan mendapatkan BBM secara eceran.
Persoalan lain yang disampaikan warga berkaitan dengan kepesertaan BPJS. Sejumlah warga mengaku mengalami kendala ketika kartu BPJS tidak aktif dan harus kembali mengurus pengaktifannya.
Aspirasi dan keluhan tersebut menjadi bagian dari catatan Andi Heryanto dalam pelaksanaan reses untuk selanjutnya diperjuangkan melalui fungsi dan kewenangannya sebagai anggota DPRD.
Dalam kesempatan itu, Andi Heryanto juga menyampaikan perkembangan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bone selama pemerintahan Beramal.
Dia menyebut pembangunan jalan telah dilakukan dalam berbagai bentuk, termasuk aspal, beton dan paving, serta pembangunan sejumlah jembatan.
“Selama pemerintahan Beramal ini sudah ratusan kilometer infrastruktur jalan dikerjakan, aspal, beton, paving, termasuk pembangunan jembatan,” ujarnya.
Menurut Andi Heryanto, dukungan jaringan pemerintah daerah dengan pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat turut membuka peluang masuknya bantuan pembangunan ke Kabupaten Bone.
“Bagusnya kalau kita punya Bupati dan Wakil Bupati punya banyak jaringan. Ibaratnya, kalau kurang uang di kabupaten, beliau cari lagi ke provinsi. Kalau kurang lagi, dicari lagi ke pusat. Jadi banyak bantuan masuk ke Bone,” katanya.
Andi Heryanto berharap aspirasi masyarakat Desa Salampe tidak berhenti pada penyampaian saat reses. Ia secara khusus berharap kebutuhan perbaikan jalan penghubung Abumpungeng–Salampe dapat menjadi perhatian dalam program pembangunan berikutnya.
Anggota DPRD dari Partai Nasdem ini juga mengajak masyarakat untuk terus menyampaikan kebutuhan secara terbuka dan bersama-sama mengawal usulan yang telah disampaikan.
“Mari kita berdoa semoga ke depan khususnya di Salampe ini, apa yang menjadi usulanta dapat terwujud, terutama jalan,” tuturnya.
Kegiatan reses tersebut menjadi bagian dari agenda Andi Heryanto Bausad dalam menjalankan fungsi representasi DPRD dengan turun langsung ke masyarakat untuk menyerap kebutuhan, mencatat persoalan, dan membawa aspirasi tersebut ke tingkat pembahasan pembangunan daerah.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Reses di Salampe, Andi Heryanto Bausad Serap Aspirasi Warga, Jalan 3 Kilometer Jadi Prioritas
JUMAT, 21 AGUSTUS 2026
Andi Heryanto Bausad menyerap aspirasi warga Salampe, mulai dari jalan, fasilitas olahraga, pendidikan dan internet hingga keluhan LPG 3 Kg, antrean BBM dan BPJS.
Bone, DNID.co.id — Anggota DPRD Kabupaten Bone, Andi Heryanto Bausad, turun langsung menyerap aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses di Desa Salampe, Kecamatan Ponre, Kamis malam, 20 Agustus 2026.
Dalam reses tersebut, perbaikan jalan penghubung Desa Abumpungeng menuju Desa Salampe sepanjang sekitar 3 kilometer menjadi salah satu aspirasi utama yang disampaikan masyarakat kepada Andi Heryanto.
Kegiatan berlangsung di Desa Salampe dan dihadiri Kepala Desa Salampe, Sudirman B, bersama jajaran pemerintah desa, Ketua BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, pendidik, perempuan, pemuda serta masyarakat setempat.
Andi Heryanto mengatakan, reses menjadi ruang bagi anggota DPRD untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat sekaligus menyerap persoalan yang mereka hadapi di lapangan.
“Mari kita berdoa, semoga ke depan khususnya di Salampe ini, apa yang menjadi usulanta dapat terwujud, terutama jalan,” kata Andi Heryanto.
Selain perbaikan jalan, warga mengusulkan penerangan jalan untuk mendukung aktivitas dan keamanan masyarakat.
Warga juga meminta perbaikan atau renovasi lapangan sepak bola dan lapangan voli beserta sarana pendukungnya. Fasilitas tersebut dinilai penting untuk mengembangkan bakat dan prestasi anak muda di Desa Salampe.
Selain itu, akses jaringan internet atau pembangunan tower telekomunikasi turut menjadi aspirasi. Warga menilai jaringan komunikasi sangat dibutuhkan, termasuk untuk mendukung kegiatan pendidikan.
Sementara di sektor pendidikan, masyarakat meminta program beasiswa bagi anak berprestasi dan anak dari keluarga kurang mampu.
Menurut warga, masih ada anak yang ingin melanjutkan pendidikan tetapi terkendala biaya.
Usulan lainnya berupa pengadaan hewan ternak sapi untuk masyarakat serta pemasangan paving block di SDN 191 Salampe dan pembangunan lapangan olahraga.
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat tidak hanya menyampaikan kebutuhan pembangunan, tetapi juga mengeluhkan sejumlah persoalan pelayanan dan kebutuhan dasar.
Warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan LPG 3 kilogram. Kondisi serupa juga dirasakan dalam mendapatkan BBM akibat antrean yang panjang.
Keluhan tersebut dinilai berdampak terhadap aktivitas masyarakat di wilayah desa karena warga kesulitan mendapatkan BBM secara eceran.
Persoalan lain yang disampaikan warga berkaitan dengan kepesertaan BPJS. Sejumlah warga mengaku mengalami kendala ketika kartu BPJS tidak aktif dan harus kembali mengurus pengaktifannya.
Aspirasi dan keluhan tersebut menjadi bagian dari catatan Andi Heryanto dalam pelaksanaan reses untuk selanjutnya diperjuangkan melalui fungsi dan kewenangannya sebagai anggota DPRD.
Dalam kesempatan itu, Andi Heryanto juga menyampaikan perkembangan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bone selama pemerintahan Beramal.
Dia menyebut pembangunan jalan telah dilakukan dalam berbagai bentuk, termasuk aspal, beton dan paving, serta pembangunan sejumlah jembatan.
“Selama pemerintahan Beramal ini sudah ratusan kilometer infrastruktur jalan dikerjakan, aspal, beton, paving, termasuk pembangunan jembatan,” ujarnya.
Menurut Andi Heryanto, dukungan jaringan pemerintah daerah dengan pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat turut membuka peluang masuknya bantuan pembangunan ke Kabupaten Bone.
“Bagusnya kalau kita punya Bupati dan Wakil Bupati punya banyak jaringan. Ibaratnya, kalau kurang uang di kabupaten, beliau cari lagi ke provinsi. Kalau kurang lagi, dicari lagi ke pusat. Jadi banyak bantuan masuk ke Bone,” katanya.
Andi Heryanto berharap aspirasi masyarakat Desa Salampe tidak berhenti pada penyampaian saat reses. Ia secara khusus berharap kebutuhan perbaikan jalan penghubung Abumpungeng–Salampe dapat menjadi perhatian dalam program pembangunan berikutnya.
Anggota DPRD dari Partai Nasdem ini juga mengajak masyarakat untuk terus menyampaikan kebutuhan secara terbuka dan bersama-sama mengawal usulan yang telah disampaikan.
“Mari kita berdoa semoga ke depan khususnya di Salampe ini, apa yang menjadi usulanta dapat terwujud, terutama jalan,” tuturnya.
Kegiatan reses tersebut menjadi bagian dari agenda Andi Heryanto Bausad dalam menjalankan fungsi representasi DPRD dengan turun langsung ke masyarakat untuk menyerap kebutuhan, mencatat persoalan, dan membawa aspirasi tersebut ke tingkat pembahasan pembangunan daerah.