Pengusaha Kopi di Gowa Tagih Rp25 Juta, Oknum Polisi Polda Sulsel Diduga Belum Kembalikan Dana

DNID.co.id, Gowa – Seorang pengusaha kopi asal Kabupaten Gowa, H. Harim Haerlangga, mengaku kecewa setelah uang hasil penjualan kopi sebesar Rp25 juta yang disebut masuk ke rekening seorang oknum anggota polisi hingga kini belum dikembalikan. Senin 7 September 2026

Oknum polisi tersebut disebut bernama Haidir, berpangkat Bripka dan bertugas di Polda Sulawesi Selatan.

Menurut keterangan H. Harim, uang tersebut berasal dari pembayaran pelanggan kopinya, H. Neneng. Dana senilai Rp25 juta disebut telah ditransfer ke rekening atas nama Haidir pada 8 Januari 2026.

Namun, H. Harim mengklaim uang tersebut hingga kini belum diserahkan kepadanya sebagai pihak yang berhak menerima hasil penjualan kopi.

“Uang hasil jual kopi dari pelanggan saya masuk ke rekening Pak Haidir. Tetapi sampai sekarang belum diberikan kepada saya. Alasannya uang tersebut sudah terpakai,” ungkap H. Harim.

Ia mengaku telah berulang kali meminta pengembalian uang tersebut. Menurutnya, Haidir beberapa kali berjanji akan mengembalikan dana Rp25 juta, namun hingga kini janji tersebut belum terealisasi.

“Dia terus berjanji akan mengembalikan uang saya, tetapi sampai saat ini belum ada yang dikembalikan,” katanya.

H. Harim juga menyebut persoalan tersebut telah diketahui oleh pihak Paminal. Menurut pengakuannya, pihak Paminal telah mengetahui adanya janji pengembalian uang oleh Haidir.

Namun, H. Harim mengaku hingga saat ini belum memperoleh kejelasan mengenai penyelesaian maupun tindak lanjut atas persoalan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, Haidir maupun pihak Propam Polda Sulsel belum memberikan keterangan terkait tudingan yang disampaikan H. Harim Haerlangga.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 7 September 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Umar

Editor: Redaksi Sulawesi Selatan

Sumber Berita: Wawancara Korban

Penanggung Jawab: Ir.Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran
Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan
Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi
46 Anggota DPRD Makassar Terseret Lebih Bayar Tunjangan Rp1,4 M, Rp339 Juta Belum Dikembalikan
Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT
Terekam dan Tertangkap, Pria Diduga Asusila di Tempat Umum Diamankan Polisi
Dana BPJS Nakes Diduga Mengendap di RSUD Syekh Yusuf, Kejari Gowa Turun Telusuri Jejaknya
PNS Laporkan Dugaan Pengeroyokan ke Polda Sulsel, Sebut Aiptu Susanto dan Sejumlah Anggota Terlibat
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 23:06 WITA

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 September 2026 - 22:31 WITA

Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan

Kamis, 17 September 2026 - 18:51 WITA

Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi

Kamis, 17 September 2026 - 18:50 WITA

46 Anggota DPRD Makassar Terseret Lebih Bayar Tunjangan Rp1,4 M, Rp339 Juta Belum Dikembalikan

Kamis, 17 September 2026 - 18:30 WITA

Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT

Kamis, 17 September 2026 - 16:55 WITA

Terekam dan Tertangkap, Pria Diduga Asusila di Tempat Umum Diamankan Polisi

Kamis, 17 September 2026 - 16:42 WITA

Dana BPJS Nakes Diduga Mengendap di RSUD Syekh Yusuf, Kejari Gowa Turun Telusuri Jejaknya

Kamis, 17 September 2026 - 16:34 WITA

PNS Laporkan Dugaan Pengeroyokan ke Polda Sulsel, Sebut Aiptu Susanto dan Sejumlah Anggota Terlibat

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA