Aktivis Desak Kapolres Bulukumba Dicopot karena Gagal Mitigasi Ancaman Keamanan.
DNID.Sulsel, Bulukumba – Aktivis Asal Bulukumba, Mansur, mendesak Kapolres Bulukumba untuk dicopot dari jabatannya karena dinilai gagal melakukan mitigasi ancaman keamanan di wilayah hukumnya. Desakan ini muncul setelah terjadinya insiden ledakan yang diduga bom ikan di rumah warga di Dusun Talohea, Desa Lolisang, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Selasa malam , (1/07/2025).
Atas Kejadian tersebut,menyebabkan kerusakan rumah warga dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.Tidak hanya itu,kabarnya merenggut nyawa menewaskan seorang perempuan berinisial JS (43), yang merupakan pemilik rumah.
dari penyelidikan polisi,
Kapolres Bulukumba, AKBP Restu Wijayanto, mengatakan bahwa ledakan tersebut diduga disebabkan oleh bom ikan yang dirakit oleh pemilik rumah untuk tujuan komersil. Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim Subdit Penjinak Bom (Jibom) Gegana Polda Sulsel.
Menyikapi insiden yang diduga bom ikan tersebut, aktivis Asal Bulukumba, Mansur meminta Kapolres Bulukumba untuk bertanggung jawab atas kegagalan mitigasi ancaman keamanan di wilayah hukumnya.Mansur menilai bahwa Kapolres Bulukumba tidak mampu menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di daerah tersebut.
Selain Desakan Kapolres Bulukumba Dicopot, Mansur juga
meminta evaluasi kinerja Kapolres Bulukumba dan jajarannya untuk mengetahui penyebab kegagalan mitigasi ancaman keamanan di daerah tersebut.
Desakan tersebut muncul karena berbagai alasan, Mansur menilai
bahwa Kapolres Bulukumba gagal mencegah insiden ledakan yang diduga bom ikan di rumah warga di daerah tersebut,selain itu juga kurangnya keamanan sehingga memungkinkan terjadinya insiden yang di duga bom ikan.
” Saya minta Kapolres Bulukumba untuk bertanggung jawab atas kegagalan mitigasi ancaman keamanan di wilayah hukumnya dan Kapolres Bulukumba dicopot dari jabatannya.selain itu, pihak kepolisian dapat meningkatkan keamanan dan keselamatan masyarakat di daerah tersebut, agar tidak menimbulkan kekhawatiran di tengah Masyarakat,”tutup Eks Kabid PTKP HMI Cabang Makassar.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Aktivis Desak Kapolres Bulukumba Dicopot karena Gagal Mitigasi Ancaman Keamanan.
RABU, 2 JULI 2025
DNID.Sulsel, Bulukumba - Aktivis Asal Bulukumba, Mansur, mendesak Kapolres Bulukumba untuk dicopot dari jabatannya karena dinilai gagal melakukan mitigasi ancaman keamanan di wilayah hukumnya. Desakan ini muncul setelah terjadinya insiden ledakan yang diduga bom ikan di rumah warga di Dusun Talohea, Desa Lolisang, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Selasa malam , (1/07/2025).
Atas Kejadian tersebut,menyebabkan kerusakan rumah warga dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.Tidak hanya itu,kabarnya merenggut nyawa menewaskan seorang perempuan berinisial JS (43), yang merupakan pemilik rumah.
dari penyelidikan polisi,
Kapolres Bulukumba, AKBP Restu Wijayanto, mengatakan bahwa ledakan tersebut diduga disebabkan oleh bom ikan yang dirakit oleh pemilik rumah untuk tujuan komersil. Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim Subdit Penjinak Bom (Jibom) Gegana Polda Sulsel.
Menyikapi insiden yang diduga bom ikan tersebut, aktivis Asal Bulukumba, Mansur meminta Kapolres Bulukumba untuk bertanggung jawab atas kegagalan mitigasi ancaman keamanan di wilayah hukumnya.Mansur menilai bahwa Kapolres Bulukumba tidak mampu menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di daerah tersebut.
Selain Desakan Kapolres Bulukumba Dicopot, Mansur juga
meminta evaluasi kinerja Kapolres Bulukumba dan jajarannya untuk mengetahui penyebab kegagalan mitigasi ancaman keamanan di daerah tersebut.
Desakan tersebut muncul karena berbagai alasan, Mansur menilai
bahwa Kapolres Bulukumba gagal mencegah insiden ledakan yang diduga bom ikan di rumah warga di daerah tersebut,selain itu juga kurangnya keamanan sehingga memungkinkan terjadinya insiden yang di duga bom ikan.
" Saya minta Kapolres Bulukumba untuk bertanggung jawab atas kegagalan mitigasi ancaman keamanan di wilayah hukumnya dan Kapolres Bulukumba dicopot dari jabatannya.selain itu, pihak kepolisian dapat meningkatkan keamanan dan keselamatan masyarakat di daerah tersebut, agar tidak menimbulkan kekhawatiran di tengah Masyarakat,"tutup Eks Kabid PTKP HMI Cabang Makassar.