Respons Cepat Wabup Bone Andi Akmal Pasluddin Tinjau TPU Macanang Usai Keluhan Biaya Pemakaman

Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, bersama jajaran pemerintah daerah meninjau langsung TPU Islam Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Senin (5/1/2026), sebagai respons cepat atas keluhan warga terkait mahalnya biaya pemakaman dan keterbatasan lahan pekuburan.

Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, bersama jajaran pemerintah daerah meninjau langsung TPU Islam Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Senin (5/1/2026), sebagai respons cepat atas keluhan warga terkait mahalnya biaya pemakaman dan keterbatasan lahan pekuburan.

Keluhan warga soal mahalnya biaya pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Islam Macanang, Kabupaten Bone, langsung direspons cepat Pemerintah Kabupaten Bone. Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, turun langsung ke lokasi

Bone,Dnid.co.idDugaan mahalnya biaya pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Islam Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, menuai sorotan publik.

Sejumlah warga mengeluhkan tingginya tarif jasa pemakaman yang dinilai memberatkan, bahkan mencapai jutaan rupiah.

Isu itu mencuat setelah diberitakan oleh sejumlah media online dan memantik respons cepat Pemerintah Kabupaten Bone.

Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., turun langsung meninjau TPU Islam Macanang pada Senin (5/1/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk menyikapi pemberitaan terkait dugaan penerapan tarif pemakaman yang tidak sesuai standar, termasuk indikasi adanya praktik percaloan dalam penetapan biaya jasa penguburan.

Warga menilai tingginya biaya pemakaman tidak terlepas dari lemahnya pengawasan serta semakin terbatasnya lahan pekuburan di wilayah Kota Watampone.

Kondisi tersebut dinilai membuka ruang terjadinya penarikan biaya yang tidak jelas dan tidak transparan di lapangan.

Seorang warga mengungkapkan, biaya pemakaman di TPU Macanang, hanya untuk penentuan lokasi dan penggalian makam, berkisar antara Rp3,5 juta hingga Rp4 juta.

Angka itu dinilai memberatkan, terutama bagi keluarga duka yang berada dalam kondisi ekonomi terbatas.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Bone menegaskan bahwa tidak boleh ada komersialisasi dalam pelayanan pemakaman.

Wakil Bupati Andi Akmal menekankan bahwa seluruh layanan pemakaman, mulai dari penggalian hingga pengurukan liang lahat, tidak boleh dijadikan ajang mencari keuntungan.

“Tidak boleh ada komersialisasi dalam pelayanan pemakaman. Tanah makam ini milik pemerintah daerah dan harus dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu,” tegas Andi Akmal di sela peninjauan.

TPU Islam Macanang diketahui memiliki luas sekitar 2 hektare dan saat ini dilaporkan telah terisi penuh, sehingga tidak lagi mampu menampung kebutuhan pemakaman warga secara optimal.

Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah dalam menjamin layanan pemakaman yang layak dan terjangkau.

Selain menyoroti mahalnya biaya, Wakil Bupati juga menanggapi serius dugaan adanya calo yang bermain dalam penetapan tarif pemakaman.

Andi Akmal yang akrab di sapa AAP meminta pihak pengelola TPU bersama pemerintah kelurahan dan kecamatan untuk segera melakukan pembenahan sistem pelayanan, termasuk memastikan transparansi biaya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pengelolaan TPU harus dibenahi. Biaya harus jelas, transparan, dan sesuai aturan. Tidak boleh ada permainan yang merugikan masyarakat,” ujarnya.

Sebagai langkah jangka menengah, Pemerintah Kabupaten Bone juga berkomitmen untuk mencarikan dan menyiapkan lahan baru untuk pemakaman umum, mengingat kondisi TPU Islam Macanang yang sudah tidak memungkinkan lagi untuk menampung kebutuhan warga.

“Ke depan, pemerintah daerah akan mengupayakan penyediaan lahan baru untuk pemakaman umum agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal dan tidak menjadi beban,” kata Wakil Bupati.

Peninjauan lapangan tersebut turut dihadiri Asisten I Setda Bone, Camat Tanete Riattang Barat, Lurah Macanang, serta pihak pengelola TPU Islam Macanang.

Kehadiran lintas unsur pemerintah ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan menjadi momentum pembenahan tata kelola pemakaman agar lebih adil, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 5 Januari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ricky

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara
Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus
Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan
Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal
Berita ini 124 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 19:32 WITA

Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WITA

Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus

Kamis, 17 September 2026 - 15:50 WITA

Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan

Kamis, 17 September 2026 - 13:26 WITA

Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal

Kamis, 17 September 2026 - 11:00 WITA

Kapolres Bulukumba Lantik Kompol H. Haedar Muis sebagai Kapolsek Gantarang

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA