Minta Kejelasan Program Perkebunan Kelapa Sawit di Bonehau, Warga Desa Salutiwo Gelar Aksi Unjuk Rasa
Warga Desa Salutiwo saat menggelar aksi di Basecamp Koperasi Dimensi Mandiri Tani
Mamuju, DNID.co.id – Warga Desa Salutiwo, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, meminta agar kegiatan perkebunan kepala Sawit yang dikelola Koperasi Dimensi Mandiri Tani dihentikan sebelum memberikan penjelasan kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan saat puluhan warga Desa Salutiwo, menggelar aksi unjuk rasa (Unras) langsung di lokasi perkebunan. Selasa (6/6/2023).
Dalam tuntutannya, salah satu peserta aksi Andi Anjasmara, mengatakan terkait mekanisme program perkebunan kelapa sawit yang dikelola Koperasi Dimensi Mandiri Tani, sejak memulai aktivitas hingga saat ini, masyarakat belum menerima penjelasan resmi.
Untuk itu, pihaknya meminta pengelola perkebunan Sawit, dalam hal ini Koperasi segera menghentikan kegiatannya dan meninggalkan Salutiwo, jika tidak memberikan kejelasan.
“Kami minta mereka untuk tinggalkan Salutiwo. Angkat kaki ! sebelum memperjelas ke masyarakat tentang mekanisme program,” ujar Andy.
Namun lanjutnya, selama aksi berlangsung pihak Koperasi hanya diam tanpa sepatah kata pun yang disampaikan kepada peserta aksi.
“Kami menggelar aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar, jika masih melihat ada aktivitas di sekitar lokasi,” tandasnya.
Hingga massa aksi meninggalkan lokasi, pihak manajemen Koperasi Dimensi Mandiri Tani sebagai pengelola masih enggan menanggapi tuntutan warga.
Untuk diketahui, aksi unjuk rasa sejumlah warga Salutiwo itu dikawal ketat aparat Kepolisian dari Polsek Kalumpang. Aksi damai berjalan tertib.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Minta Kejelasan Program Perkebunan Kelapa Sawit di Bonehau, Warga Desa Salutiwo Gelar Aksi Unjuk Rasa
SELASA, 6 JUNI 2023
Mamuju, DNID.co.id - Warga Desa Salutiwo, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, meminta agar kegiatan perkebunan kepala Sawit yang dikelola Koperasi Dimensi Mandiri Tani dihentikan sebelum memberikan penjelasan kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan saat puluhan warga Desa Salutiwo, menggelar aksi unjuk rasa (Unras) langsung di lokasi perkebunan. Selasa (6/6/2023).
Dalam tuntutannya, salah satu peserta aksi Andi Anjasmara, mengatakan terkait mekanisme program perkebunan kelapa sawit yang dikelola Koperasi Dimensi Mandiri Tani, sejak memulai aktivitas hingga saat ini, masyarakat belum menerima penjelasan resmi.
Untuk itu, pihaknya meminta pengelola perkebunan Sawit, dalam hal ini Koperasi segera menghentikan kegiatannya dan meninggalkan Salutiwo, jika tidak memberikan kejelasan.
"Kami minta mereka untuk tinggalkan Salutiwo. Angkat kaki ! sebelum memperjelas ke masyarakat tentang mekanisme program," ujar Andy.
Namun lanjutnya, selama aksi berlangsung pihak Koperasi hanya diam tanpa sepatah kata pun yang disampaikan kepada peserta aksi.
"Kami menggelar aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar, jika masih melihat ada aktivitas di sekitar lokasi," tandasnya.
Hingga massa aksi meninggalkan lokasi, pihak manajemen Koperasi Dimensi Mandiri Tani sebagai pengelola masih enggan menanggapi tuntutan warga.
Untuk diketahui, aksi unjuk rasa sejumlah warga Salutiwo itu dikawal ketat aparat Kepolisian dari Polsek Kalumpang. Aksi damai berjalan tertib.