SEMMI NTB Soroti Kakak Kandung Gubernur NTB Jawara Seleksi Inspektur Inspektorat: Meritokrasi atau Nepotisme Terselubung?
Mataram, Dnid.co.id— Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) NTB menyoroti hasil seleksi Inspektur Inspektorat NTB yang menempatkan kakak kandung Gubernur NTB sebagai juara pertama. SEMMI mempertanyakan apakah proses seleksi benar-benar berjalan profesional sesuai prinsip meritokrasi ataukah ada praktik nepotisme terselubung yang merusak integritas publik.
“Kami mendesak agar proses seleksi ini transparan dan akuntabel. Tidak boleh ada ruang bagi kepentingan keluarga yang mengabaikan etika publik,” tegas Muhammad Rizal Ansari Ketua SEMMI NTB.
Spirit meritokrasi menuntut penilaian berdasarkan kompetensi dan kualifikasi, bukan kedekatan kekuasaan. Jika dilanggar, hal ini bisa menghancurkan kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi yang bersih dan berkeadilan.
Publik berharap adanya klarifikasi dan evaluasi menyeluruh agar prinsip profesionalitas benar-benar ditegakkan dalam pengisian jabatan strategis ini.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
SEMMI NTB Soroti Kakak Kandung Gubernur NTB Jawara Seleksi Inspektur Inspektorat: Meritokrasi atau Nepotisme Terselubung?
KAMIS, 11 SEPTEMBER 2025
Mataram, Dnid.co.id--- Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) NTB menyoroti hasil seleksi Inspektur Inspektorat NTB yang menempatkan kakak kandung Gubernur NTB sebagai juara pertama. SEMMI mempertanyakan apakah proses seleksi benar-benar berjalan profesional sesuai prinsip meritokrasi ataukah ada praktik nepotisme terselubung yang merusak integritas publik.
“Kami mendesak agar proses seleksi ini transparan dan akuntabel. Tidak boleh ada ruang bagi kepentingan keluarga yang mengabaikan etika publik,” tegas Muhammad Rizal Ansari Ketua SEMMI NTB.
Spirit meritokrasi menuntut penilaian berdasarkan kompetensi dan kualifikasi, bukan kedekatan kekuasaan. Jika dilanggar, hal ini bisa menghancurkan kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi yang bersih dan berkeadilan.
Publik berharap adanya klarifikasi dan evaluasi menyeluruh agar prinsip profesionalitas benar-benar ditegakkan dalam pengisian jabatan strategis ini.