Alat Pertanian Bantuan Pemerintah Ditemukan di Luar Wilayah Penerima, Muncul Dugaan Penyalahgunaan

Bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) jenis Jounder yang diperuntukkan bagi kelompok tani di Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, ditemukan berada di Kecamatan Cina. Temuan ini menimbulkan dugaan kuat adanya penyalahgunaan bantuan pemerintah.

Bone, Dnid.co.id — Senin (3/11/2025). Bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) jenis Jounder yang semestinya diperuntukkan bagi kelompok tani di Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, kini menjadi sorotan publik. Pasalnya, alat tersebut justru ditemukan di Desa Lompu, Kecamatan Cina wilayah yang bukan penerima resmi bantuan tersebut.

Penelusuran awak media pada beberapa waktu lalu menemukan Jounder itu berada di Dusun Bulu Tinco, Desa Lompu.

Keberadaan alat itu memunculkan tanda tanya besar. Bagaimana bantuan pemerintah bisa berpindah lokasi tanpa keterangan resmi.

Kepala Desa Lompu, Abdul Rahim, mengaku tidak mengetahui adanya penyaluran Alsintan di wilayahnya.

“Sampai hari ini belum ada kelompok tani di Lompu yang menerima bantuan Alsintan. Memang ada proposal masuk, tapi belum ada kepastian atau realisasi,” jelasnya.

Seorang warga setempat membenarkan keberadaan alat tersebut.

“Memang ada alat pertanian masuk di Lompu, tapi bukan milik kelompok tani sini. Yang urus masuknya itu Pak Sucipto dari pertanian,” ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, H. Sucipto Langsang, SP, Kepala Penyuluh Pertanian Kabupaten Bone dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP), membenarkan bahwa alat itu milik kelompok tani dari Barebbo.

“Ada memang sopir traktor roda empat yang tinggal di sana, tapi alatnya milik kelompok dari Barebbo,” ujar Sucipto, Jumat (31/10/2025).

“Kebetulan alatnya belum dipakai di Barebbo, jadi sementara digunakan di tempat lain dulu,” tambahnya.

Namun, pernyataan ini justru memunculkan pertanyaan baru. Apakah secara aturan diperbolehkan bantuan pemerintah digunakan di luar wilayah penerimanya hanya karena alasan teknis seperti domisili operator.

Berdasarkan Petunjuk Teknis (Juknis) Penyaluran Bantuan Alsintan, bantuan semacam ini diberikan kepada kelompok tani atau Gapoktan yang telah diverifikasi dan tercantum dalam SK penerima. Alat wajib disimpan dan digunakan di wilayah kerja kelompok penerima.

Pemindahan atau penggunaan di luar lokasi tanpa izin resmi Dinas TPHP termasuk pelanggaran, yang berpotensi menimbulkan:

Penarikan kembali bantuan oleh dinas,

Evaluasi terhadap kelompok penerima,

Hingga sanksi administratif bagi pihak yang melanggar.

Selain itu, alasan bahwa sopir berdomisili di Kecamatan Cina tidak dapat dijadikan dasar hukum. Operator hanyalah pelaksana teknis, bukan penerima hak. Penyimpanan Alsintan di luar wilayah resmi justru berisiko menghambat akses petani penerima di Barebbo dan menimbulkan kecemburuan sosial antar kelompok tani.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas TPHP Kabupaten Bone terkait:

1. Nama kelompok tani penerima Alsintan di Barebbo, 

2. Ada atau tidaknya izin tertulis pemindahan alat ke Kecamatan Cina,

3. Serta kapan alat itu akan dikembalikan sesuai peruntukannya.

Publik berharap Dinas Pertanian Kabupaten Bone segera memberikan klarifikasi dan melakukan evaluasi agar bantuan Alsintan benar-benar tepat sasaran, transparan, dan tidak menimbulkan polemik di lapangan.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 3 November 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ricky

Sumber Berita: Investigasi lansung dan wawancara dengan narasumber

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari
PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas
Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA
Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos
Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026
KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation
4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk
Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba
Berita ini 213 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:24 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari

Selasa, 3 November 2026 - 17:17 WITA

PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas

Selasa, 3 November 2026 - 11:30 WITA

Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos

Selasa, 3 November 2026 - 08:39 WITA

Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026

Selasa, 3 November 2026 - 01:33 WITA

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 November 2026 - 00:52 WITA

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Senin, 2 November 2026 - 19:14 WITA

Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Berita Terbaru