Bahaya Minyak Jelantah, Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Cara Daur Ulang Jadi Lilin Aroma Terapi

Maros,DNID.co.id Membuang Minyak Jelantah sembarangan dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, penyumbatan saluran air serta gangguan kesehatan. Penggunaan minyak jelantah berulang kali juga berbahaya karena mengandung senyawa yang dapat memicu berbagai penyakit.

Berangkat dari  persoalan tersebut, mahasiwa KKN Unhas Gelombang 115 di Kelurahan Bontoa, Kecamatan Bontoa, gagas program yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar mampu mengelola limbah rumah tangga secara bijak, bernilai guna dan bernilai ekonomi.

“Dalam kasus minyak jelantah yang kerap dibuang sembarangan, kami memperagakan cara mengolah limbah rumah tangga ini menjadi aroma lilin terapi,” kata mahasiswi pertanian Unhas, Nurah Nawrah Abugar.

Nurah memperagakan langsung proses pembuatan aroma lilin terapi. Tahapan dimulai dari proses penyaringan minyak untuk menghilangkan sisa-sisa kotoran, kemudian dilanjutkan dengan pemanasan dan pencampuran bahan tambahan, hingga tahap pencetakan lilin.

Menariknya, wadah yang digunakan merupakan barang bekas seperti kaleng susu dan batok kelapa sehingga pemanfaatan tidak hanya dari minyak jelantah saja melainkan dari wadah lilinnya juga.

Praktik pembuatan aroma terapi ini diikuti antusias oleh warga yang hadir. Beberapa di antaranya bahkan turut mencoba langsung proses pencetakan lilin dan mengajukan pertanyaan seputar teknik pembuatan.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 22 Januari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Kingzhie

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara
Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus
Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan
Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 19:32 WITA

Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WITA

Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus

Kamis, 17 September 2026 - 15:50 WITA

Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan

Kamis, 17 September 2026 - 13:26 WITA

Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal

Kamis, 17 September 2026 - 11:00 WITA

Kapolres Bulukumba Lantik Kompol H. Haedar Muis sebagai Kapolsek Gantarang

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA