Sempat Viral di Bantaeng, Kasus Tangki Solar PT Ronald Jaya Energi Dihentikan, Ini Alasan Kanit Tipidter

Mobil tangki yang diduga mengangkut BBM jenis solar ilegal. (Foto:Ist).

Mobil tangki yang diduga mengangkut BBM jenis solar ilegal. (Foto:Ist).

Bantaeng, DNID.co.id – Polres Bantaeng, Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), menerbitkan surat perintah penghentian Penyidikan (SP3) kasus mobil tangki yang diduga mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar Ilegal.

Mobil tangki yang berkapasitas 5.000 liter tersebut diketahui milik PT Ronald Jaya Energi.

Kendaraan itu diamankan pada 9 Juni 2025 lalu saat melakukan aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Mattoanging, Desa Bonto Jai, Kecamatan Bissappu, Bantaeng. Polisi turut menyita ribuan liter solar dalam operasi tersebut.

Namun setelah diduga dua bulan mandek, polisi akhirnya menghentikan penyidikan kasus tersebut pada Januari 2026 lalu. Hasil gelar perkara menyimpulkan tidak ditemukan adanya unsur pidana.

“Sudah SP-3 itu bulan Januari cuma lupa tanggal berapa,” kata Kanit Tipidter Polres Bantaeng, Ipda Arsan kepada DNID.co.id, belum lama ini.

Arsan menegaskan kasus ini dihentikan usai pihaknya melakukan gelar perkara sebanyak tiga kali.

“Tiga kali, dua kali di Polres, 1 kali di Polda,” jelasnya.

Selain itu pihaknya juga telah memeriksa dua ahli dari pihak Pertamina untuk uji sampel dan pihak Migas.

“Bukan merupakan peristiwa pidana, ini keterangan ahli yang bicara ya,” jelasnya.

Ia menambahkan kendaraan tersebut telah dikembalikan kepada pihak terkait usai kasusnya dihentikan.

“Sudah dikembalikan sama pemiliknya, tidak bisa tinggal lama-lama disitu (Polres-red),” tandasnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 18 Februari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi Muh Akbar Razak

Editor: Daeng Sunu

Sumber Berita: Wawancara Narasumber

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation
4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk
Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Pengacara dan Legislator Makassar Bahas Usulan Kontes Ayam Lotteng Bangkok Tanpa Judi Sebagai Warisan Budaya
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Berita ini 191 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 01:33 WITA

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 November 2026 - 00:52 WITA

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:25 WITA

Pengacara dan Legislator Makassar Bahas Usulan Kontes Ayam Lotteng Bangkok Tanpa Judi Sebagai Warisan Budaya

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 14:29 WITA

Bupati Gowa Dorong Kampung Zakat Bontomanai Dikembangkan Jadi Program Unggulan

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA