Setahun Tanpa Kepastian, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan di Polres Bantaeng Disorot

Bantaeng, DNID.co.id – Kasus dugaan pemalsuan tanda tangan dalam proses balik nama sertipikat tanah hingga kini belum menunjukkan perkembangan di Polres Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Padahal, kasus tersebut bergulir sejak tahun 2025 dan praktik pemalsuan itu diduga dilakukan oknum Notaris, Darmawati.

Aksan Albar selaku korban, menilai kasusnya jalan di tempat. Ia menduga, penyidik tidak profesional menangani perkaranya.

“Ada apa, kenapa kasus saya tidak ada perkembangan? Atau polisi tidak serius?,” ungkap Aksan kepada DNID.co.id, Jumat (27/2/2026).

“Sudah sering saya tanyakan sama penyidiknya, tapi dia bilang masih berproses,” sambungnya.

Aksan juga menyebut, salinan dokumen yang diduga dipalsukan oleh Darmawati sudah diserahkan ke polisi untuk kepentingan penyelidikan.

“Sudah lama berkas itu saya setor, tapi saya selalu dijanji. Katanya berkas itu akan di bawa ke Polda Sulsel tapi sampai sekarang tidak,” bebernya.

Terpisah, Kanit Tindak Pidana Umum (Tipidum) Polres Bantaeng, Ipda Achmad Akur Kurnia menyampaikan akan mencari tahu perkembangan kasus tersebut ke penyidik.

“Nanti saya tanyakan Pak Ilham (penyidik) yang tangani perkaranya,” ungkapnya.

Ia berdalih, Aksan tidak pernah memberikan dokumen yang dipalsukan kepada penyidik.

“Terakhir yang saya ingat penyidiknya minta barang yang dipalsukan, tapi belum dibawa sama korbannya,” tuturnya.

Menurut dia, dokumen tersebut nantinya akan dibawa ke Laboratorium forensik (Labfor). Namun, saat ditanya jika dokumen tersebut sudah lama diberikan korban, Achmad malah irit bicara.

Diketahui, dugaan pemalsuan tanda tangan dalam proses balik nama sertipikat tanah tersebut terbongkar setelah Aksan mendapati namanya tercantum pada dokumen yang disebut-sebut tak pernah ia tanda tangani.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 28 Februari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi Muh Akbar Razak

Editor: Muh Agung Putra Pratama

Sumber Berita: Wawancara Narasumber

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 14:11 WITA

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WITA

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA