Ziarah Raja Bone Jadi Momentum, Bupati Perintahkan Renovasi Situs Manurunge

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, bersama jajaran dan tokoh daerah mengikuti ziarah di situs sejarah dalam rangka Hari Jadi Bone ke-696, Rabu (1/4/2026), sekaligus menegaskan komitmen percepatan renovasi kawasan bersejarah.

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, bersama jajaran dan tokoh daerah mengikuti ziarah di situs sejarah dalam rangka Hari Jadi Bone ke-696, Rabu (1/4/2026), sekaligus menegaskan komitmen percepatan renovasi kawasan bersejarah.

Dari Manurunge hingga makam raja, peringatan Hari Jadi Bone diwarnai instruksi tegas pelestarian sejarah dan pesan kuat Camat Andi Iqbal soal jati diri daerah

Bone, DNID.co.id — Rangkaian peringatan Hari Jadi Bone ke-696 diawali dengan ziarah ke sejumlah situs sejarah dan makam raja, Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, dan diikuti jajaran pemerintah daerah.

Ziarah dimulai di Situs Manurunge ri Matajang, Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang, yang diyakini sebagai titik awal berdirinya Kerajaan Bone.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Bone menegaskan pentingnya langkah konkret pelestarian situs sejarah, bukan sekadar kegiatan simbolik tahunan.

“Ini adalah peninggalan Raja Bone pertama. Dari sinilah awal terbentuknya Kerajaan Bone. Saya minta segera dilakukan renovasi,” tegas Andi Asman Sulaiman di lokasi.

Bupati Bone ini meminta Dinas Kebudayaan Kabupaten Bone segera menindaklanjuti perbaikan kawasan situs agar lebih representatif dan memiliki nilai edukasi bagi masyarakat.

Ziarah kemudian dilanjutkan ke Kompleks Makam Raja Bone di Lalebata, sekitar Masjid Tua Al-Mujahidin, Jalan Sungai Citarum.

Di lokasi ini dimakamkan sejumlah raja Bone, di antaranya La Mappasessu To Appatunru (Raja Bone ke-24), La Mappaseling (ke-25), La Parenrengi (ke-27), Singkeru Rukka (ke-29), Fatima Banri (ke-30), serta La Temmu Page Arung Labuaja.

Rombongan juga mengunjungi makam raja di Kalokkoe, Kelurahan Bukaka, yakni La Maddaremmeng (Raja Bone ke-13) dan We Bataritoja Sultanah Zainab Zulkiyahtuddin (Raja Bone ke-17 dan ke-21).

Selanjutnya, ziarah dilakukan ke Kompleks Makam Petta Ponggowae di Desa Matuju, Kecamatan Awangpone. Di lokasi tersebut dimakamkan La Pabenteng Petta Lawa (Raja Bone ke-33) serta Panglima Perang Bone, Abdul Hamid Baso Pagilingi.

Lokasi terakhir, Makam yang diziarahi yakniMakam La Patau Matanna Tikka Matinroe Ri Nagauleng Raja Bone 16 di Desa Nagauleng, Kecamatan Cenrana.

Camat Tanete Riattang, Andi Muhammad Iqbal Walinono, menegaskan kegiatan ziarah harus dimaknai lebih dari sekadar rutinitas seremoni.

“Ziarah ini bukan hanya agenda tahunan, tetapi bentuk penghormatan nyata terhadap sejarah Bone. Ini juga menjadi pengingat bagi generasi sekarang agar tidak kehilangan jati diri,” ujar Andi Iqbal Walinono.

Andi Iqbal menambahkan, pelestarian situs sejarah membutuhkan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat.

“Kami di kecamatan siap mendukung penuh langkah pemerintah daerah, termasuk jika ada program penataan dan revitalisasi situs. Ini aset daerah yang tidak ternilai,” tegasnya.

Peringatan Hari Jadi Bone ke-696 tahun ini diisi dengan berbagai agenda budaya dan sejarah. Namun, instruksi renovasi situs Manurunge menjadi sorotan utama karena dinilai sebagai langkah konkret menjaga warisan leluhur sekaligus membuka potensi wisata sejarah di Kabupaten Bone.

Ziarah ini sekaligus menjadi pesan bahwa pembangunan daerah tidak bisa dilepaskan dari upaya merawat akar sejarahnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 1 Maret 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ricky

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Investigasi dan temuan lapangan

Penanggung Jawab: Ir Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Bendahara Umum Badko HMI Sulsel Tegas Tolak Pembangunan Barak Yonif TP, Soroti Ancaman Konflik Agraria dan Supremasi Sipil
Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa
Judi Sabung Ayam di Tamalate Makassar Diduga Dilindungi Oknum Polisi
Diduga Ada Pungutan Iuran Sampah Melalui Rekening Pribadi Lurah Butung di Kota Makassar
Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto
Elektabilitas Prabowo Merosot dari 34,9% ke 9,8% dalam Setahun, MBG-KDMP Jadi Salah Satu Faktor
Ketua Demokrat Maros Dukung Appi Jadi Calon Tunggal Ketua Demokrat Sulsel
Berita ini 188 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Senin, 2 November 2026 - 18:51 WITA

Bendahara Umum Badko HMI Sulsel Tegas Tolak Pembangunan Barak Yonif TP, Soroti Ancaman Konflik Agraria dan Supremasi Sipil

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:58 WITA

Judi Sabung Ayam di Tamalate Makassar Diduga Dilindungi Oknum Polisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:37 WITA

Diduga Ada Pungutan Iuran Sampah Melalui Rekening Pribadi Lurah Butung di Kota Makassar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:43 WITA

Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:20 WITA

Elektabilitas Prabowo Merosot dari 34,9% ke 9,8% dalam Setahun, MBG-KDMP Jadi Salah Satu Faktor

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:27 WITA

Ketua Demokrat Maros Dukung Appi Jadi Calon Tunggal Ketua Demokrat Sulsel

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Selasa, 3 Nov 2026 - 08:28 WITA