Oknum Perwira Polda Sulsel Dipecat, Terbukti Tipu Korban hingga Rp748 Juta

Makassar Dnid.co.id — Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) Bidang Propam Polda Sulawesi Selatan resmi menjatuhkan sanksi tegas berupa pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap AKP Saharuddin. Keputusan tersebut diambil setelah yang bersangkutan terbukti melakukan tindak penipuan terhadap sejumlah korban.

Dalam sidang etik yang digelar oleh Propam, AKP Saharuddin dinyatakan melanggar kode etik profesi Polri. Meski demikian, yang bersangkutan dikabarkan mengajukan banding atas putusan tersebut karena merasa tidak puas.

Tak hanya diproses secara etik, kasus ini juga berlanjut ke ranah pidana. Usai pelaksanaan sidang kode etik, AKP Saharuddin langsung diamankan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel. Ia kini ditahan di Rumah Tahanan (Tahti) Polda Sulsel untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Akibat perbuatannya, eks Kapolsek Barombong itu disangkakan Pasal 372 Junto 378 atau terancam penjara 4 tahun.

Dalam kasus ini, AKP Saharuddin terbukti melakukan penipuan dengan total kerugian mencapai Rp748 juta. Berdasarkan hasil penyelidikan Propam, perwira yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Barombong tersebut diduga telah melakukan aksi serupa terhadap sedikitnya tiga korban.

Modus yang digunakan yakni dengan menjanjikan kelulusan dalam seleksi penerimaan anggota kepolisian. Salah satu korban, Andi Sunardi, mengaku diminta sejumlah uang dengan iming-iming dapat membantu meloloskan seorang calon bernama Amel dalam tes masuk Polri.

Namun, janji tersebut tidak pernah terealisasi. Merasa dirugikan secara finansial dalam jumlah besar, korban akhirnya melaporkan peristiwa itu kepada pihak berwenang.

“Sebagai korban, saya berharap uang saya sebesar Rp748 juta bisa dikembalikan,” ujar Andi Sunardi.

Kasus ini menjadi perhatian publik dan mencoreng citra institusi kepolisian. Diharapkan, penindakan tegas ini menjadi momentum bagi Polri untuk memperkuat pengawasan internal serta menindak setiap pelanggaran yang merusak kepercayaan masyarakat.

Saat ini, proses hukum terhadap AKP Saharuddin masih terus berjalan, baik dalam tahap banding etik maupun penyidikan pidana oleh Ditreskrimum Polda Sulsel.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 1 April 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Arif

Editor: Kingze

Penanggung Jawab: Ir.Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol
Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa
Berita ini 444 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Senin, 2 November 2026 - 08:45 WITA

Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol

Minggu, 1 November 2026 - 20:19 WITA

Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA