Jelang Iduladha 2026, Wabup Bone Hadiri Rapat Penting Bahas Lonjakan Harga Pangan

 

Harga cabai, daging sapi hingga minyak goreng mulai jadi perhatian, TPID Sulsel minta daerah bergerak cepat jaga stabilitas pasar.

 

Makassar, DNID.co,id Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 2026 menjadi perhatian serius dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (7/5/2026).

Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin turut menghadiri rapat strategis yang digelar Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tersebut.

Dalam forum itu, TPID Sulsel menyoroti kenaikan harga cabai merah, gula pasir, daging sapi, dan minyak goreng pada Minggu I Mei 2026.

Sementara harga telur ayam ras, daging ayam ras, bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit mengalami penurunan. Harga beras disebut relatif stabil.

Menanggapi kondisi tersebut, Andi Akmal Pasluddin menegaskan Pemerintah Kabupaten Bone siap memperkuat pengawasan harga dan menjaga distribusi bahan pokok agar tidak terjadi gejolak di masyarakat menjelang Idul Adha.

“Pemerintah Kabupaten Bone terus berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan, khususnya menjelang Hari Raya Iduladha. Kami juga akan memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder agar distribusi dan pasokan tetap lancar,” ujar Andi Akmal Pasluddin.

Andi Akmal menambahkan, koordinasi lintas sektor menjadi langkah penting untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengantisipasi lonjakan harga pangan.

“Ketersediaan stok dan distribusi harus dipastikan aman agar masyarakat tidak terbebani lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda memaparkan kondisi inflasi Sulawesi Selatan periode April 2026.

Sulsel tercatat mengalami deflasi sebesar 0,03 persen secara bulanan atau month to month (mtm), lebih rendah dibanding Maret 2026 yang mencapai 0,59 persen.

Secara tahunan, inflasi Sulsel berada di angka 2,50 persen year on year (yoy), sedangkan inflasi tahun kalender mencapai 1,17 persen year to date (ytd).

Dalam data TPID Sulsel, Kota Palopo menjadi daerah dengan inflasi tertinggi sebesar 0,47 persen.

Sementara Kabupaten Wajo mengalami deflasi terdalam sebesar 0,52 persen.

Selain itu, kelompok makanan, minuman, dan tembakau tercatat mengalami deflasi sebesar 0,06 persen.

Namun komoditas seperti tomat, cabai rawit, ikan layang, ikan bandeng, dan telur ayam ras masih menjadi penyumbang inflasi di sejumlah daerah.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi dalam sambutannya meminta seluruh pemerintah daerah memperkuat koordinasi pengendalian inflasi dan melakukan langkah antisipatif menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

“Pengendalian inflasi bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh kabupaten/kota agar ketersediaan pasokan dan distribusi pangan tetap terjaga dengan baik,” tegasnya.

Fatmawati juga meminta TPID kabupaten/kota rutin memantau perkembangan harga serta segera melakukan intervensi apabila terjadi lonjakan harga di pasar.

Dalam HLM tersebut, TPID Sulsel turut menyoroti penguatan sistem neraca pangan melalui aplikasi SIGAP SULTAN yang terintegrasi dengan data harga dan stok pangan.

Sistem itu juga dilengkapi fitur Early Warning System (EWS) untuk mendeteksi potensi gejolak harga lebih dini.

Selain itu, seluruh kabupaten/kota didorong menyusun peta jalan pengendalian inflasi 2025–2027 serta menyampaikan laporan TPID secara berkala guna memperkuat efektivitas pengendalian inflasi daerah.

Kegiatan itu dihadiri unsur Forkopimda, kepala daerah dan wakil kepala daerah se-Sulawesi Selatan, OJK, instansi vertikal, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 7 Mei 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ricky

Editor: Kingzhie

Penanggung Jawab: Ir Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara
Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus
Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan
Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 19:55 WITA

Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WITA

Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus

Kamis, 17 September 2026 - 15:50 WITA

Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan

Kamis, 17 September 2026 - 13:26 WITA

Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal

Kamis, 17 September 2026 - 11:00 WITA

Kapolres Bulukumba Lantik Kompol H. Haedar Muis sebagai Kapolsek Gantarang

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA