46 Sapi Kurban Pemkab Bone Disebar ke Warga, Bupati Warning Panitia
Bupati Bone Warning Panitia Kurban Agar Pembagian Daging Dilakukan Adil, Ditimbang dan Tepat Sasaran, Jangan Sampai yang Berkurban Malah Ambil Bagian Lebih Banyak
Bone, DNID.co.id — Pemerintah Kabupaten Bone mulai mendistribusikan sebanyak 46 ekor sapi kurban untuk masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Selasa (26/5/2026).
Hewan kurban tersebut diprioritaskan untuk cleaning service, pondok pesantren, tukang becak hingga masyarakat kurang mampu di sejumlah wilayah pelosok Kabupaten Bone.
Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menegaskan pembagian daging kurban harus tepat sasaran dan tidak boleh dimanfaatkan oleh oknum panitia.
“Pada saat dan sesudah disembelih minimal harus ada orang yang dipercaya panitia untuk memastikan dipotong, ditimbang lalu dibagi rata dan tepat sasaran kepada yang wajib menerima supaya berkahnya baik,” kata Andi Asman Sulaiman saat pelepasan hewan kurban di depan Rumah Jabatan Bupati Bone.
Bupati bahkan memberi peringatan keras agar tidak ada pihak yang mengambil keuntungan pribadi dari pembagian daging kurban.
“Jangan sampai ada yang berkurban malah dia ji yang ambil pahanya dua,” tegasnya.
Sebanyak 46 ekor sapi kurban tersebut berasal dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkab Bone dan mulai didistribusikan ke berbagai wilayah di Kabupaten Bone.
“Ada 46 ekor sapi yang kita distribusikan. Tahap pertama dimulai dari cleaning service, pesantren-pesantren hingga masyarakat di wilayah Tellu Limpoe dan Bontocani,” ujarnya.
Menurut Bupati Bone, seluruh sapi kurban telah melalui pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan dan petugas terkait untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat, layak potong, dan aman dikonsumsi masyarakat.
“Kami memastikan seluruh sapi kurban dalam kondisi sehat, layak potong, dan aman dikonsumsi. Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara ketat agar masyarakat merasa tenang,” katanya.
Pemkab Bone juga menurunkan pengawalan khusus untuk memastikan hewan kurban benar-benar sampai kepada penerima manfaat hingga proses penyembelihan selesai dilakukan.
“Kami menugaskan satuan pendamping dari Satpol PP dan pihak kecamatan untuk mengawal sampai dipastikan sapi dipotong dan didistribusikan kepada seluruh keluarga masyarakat yang menjadi penerima manfaat pada kurban tahun ini,” jelasnya.
Selain sapi kurban dari OPD Pemkab Bone, tahun ini Kabupaten Bone juga menerima bantuan sapi kurban Presiden RI dengan bobot mencapai 1 ton 50 kilogram.
Sapi bantuan Presiden tersebut menjadi salah satu hewan kurban terbesar di Kabupaten Bone tahun ini dan menarik perhatian masyarakat karena ukurannya yang besar.
Bupati Bone berharap momentum Iduladha tahun ini semakin memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Iduladha bukan sekadar ibadah kurban, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas dan kebersamaan antar sesama. Kita ingin masyarakat bahagia dan bisa merasakan daging kurban,” tutupnya.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
46 Sapi Kurban Pemkab Bone Disebar ke Warga, Bupati Warning Panitia
SELASA, 26 MEI 2026
Bupati Bone Warning Panitia Kurban Agar Pembagian Daging Dilakukan Adil, Ditimbang dan Tepat Sasaran, Jangan Sampai yang Berkurban Malah Ambil Bagian Lebih Banyak
Bone, DNID.co.id — Pemerintah Kabupaten Bone mulai mendistribusikan sebanyak 46 ekor sapi kurban untuk masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Selasa (26/5/2026).
Hewan kurban tersebut diprioritaskan untuk cleaning service, pondok pesantren, tukang becak hingga masyarakat kurang mampu di sejumlah wilayah pelosok Kabupaten Bone.
Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menegaskan pembagian daging kurban harus tepat sasaran dan tidak boleh dimanfaatkan oleh oknum panitia.
“Pada saat dan sesudah disembelih minimal harus ada orang yang dipercaya panitia untuk memastikan dipotong, ditimbang lalu dibagi rata dan tepat sasaran kepada yang wajib menerima supaya berkahnya baik,” kata Andi Asman Sulaiman saat pelepasan hewan kurban di depan Rumah Jabatan Bupati Bone.
Bupati bahkan memberi peringatan keras agar tidak ada pihak yang mengambil keuntungan pribadi dari pembagian daging kurban.
“Jangan sampai ada yang berkurban malah dia ji yang ambil pahanya dua,” tegasnya.
Sebanyak 46 ekor sapi kurban tersebut berasal dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkab Bone dan mulai didistribusikan ke berbagai wilayah di Kabupaten Bone.
“Ada 46 ekor sapi yang kita distribusikan. Tahap pertama dimulai dari cleaning service, pesantren-pesantren hingga masyarakat di wilayah Tellu Limpoe dan Bontocani,” ujarnya.
Menurut Bupati Bone, seluruh sapi kurban telah melalui pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan dan petugas terkait untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat, layak potong, dan aman dikonsumsi masyarakat.
“Kami memastikan seluruh sapi kurban dalam kondisi sehat, layak potong, dan aman dikonsumsi. Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara ketat agar masyarakat merasa tenang,” katanya.
Pemkab Bone juga menurunkan pengawalan khusus untuk memastikan hewan kurban benar-benar sampai kepada penerima manfaat hingga proses penyembelihan selesai dilakukan.
“Kami menugaskan satuan pendamping dari Satpol PP dan pihak kecamatan untuk mengawal sampai dipastikan sapi dipotong dan didistribusikan kepada seluruh keluarga masyarakat yang menjadi penerima manfaat pada kurban tahun ini,” jelasnya.
Selain sapi kurban dari OPD Pemkab Bone, tahun ini Kabupaten Bone juga menerima bantuan sapi kurban Presiden RI dengan bobot mencapai 1 ton 50 kilogram.
Sapi bantuan Presiden tersebut menjadi salah satu hewan kurban terbesar di Kabupaten Bone tahun ini dan menarik perhatian masyarakat karena ukurannya yang besar.
Bupati Bone berharap momentum Iduladha tahun ini semakin memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Iduladha bukan sekadar ibadah kurban, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas dan kebersamaan antar sesama. Kita ingin masyarakat bahagia dan bisa merasakan daging kurban,” tutupnya.