Workshop KBC Di Mannilingi Bulo-Bulo, Kakan Kemenag: Menjadi Guru Adalah Tugas Kenabian

Jeneponto, DNID.co.id   — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Jeneponto, H. Muhammad Ahmad Jailani, menghadiri Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Pembelajaran Mendalam yang dilaksanakan di MTs dan MA Mannilingi Bulo-Bulo, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, pengawas bina, kepala madrasah, serta para guru lingkup MTs dan MA Mannilingi Bulo-Bulo.

Dalam sambutannya, Kakan Kemenag mengawali dengan menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh peserta yang hadir.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Jeneponto, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Iduladha. Mohon maaf lahir dan batin apabila selama berinteraksi terdapat hal-hal yang kurang berkenan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kehadiran Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama, pendidikan agama, dan pendidikan keagamaan, khususnya di lingkungan madrasah dan pondok pesantren.

Menurutnya, rasa syukur menjadi kunci kebahagiaan dan kemajuan dalam menjalankan tugas pengabdian.

“Bersyukur adalah tanda kebahagiaan. Ketika kita mensyukuri nikmat yang Allah berikan, maka Allah akan menambahkan nikmat-nikmat yang lain. Syukuri profesi dan tempat kerja kita, meskipun tidak menjadikan kita kaya raya, karena di dalamnya terdapat nilai pengabdian yang luar biasa,” pesannya.

Kepada para guru, ia mengingatkan bahwa profesi pendidik merupakan amanah yang sangat mulia dan memiliki nilai yang sejalan dengan tugas para nabi.

“Menjadi guru adalah tugas yang sangat mulia. Salah satu tugas kenabian adalah mengajar, mendidik, dan membina. Karena itu, syukurilah keberadaan kita sebagai tenaga pendidik dan jagalah amanah tersebut dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh peserta untuk membiasakan diri memperbanyak shalawat serta memperkuat implementasi Kurikulum Berbasis Cinta melalui penguatan nilai-nilai keagamaan dalam proses pembelajaran.

Ia menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta dibangun di atas lima nilai utama atau Panca Cinta, yakni cinta kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW, Cinta kepada diri sendiri dan sesama, cinta kepada ilmu pengetahuan, cinta kepada lingkungan, dan cinta kepada negara.

“Kurikulum Berbasis Cinta sesungguhnya adalah proses internalisasi nilai-nilai ajaran agama dalam pembelajaran di madrasah dan pondok pesantren. Ketika kita saling mencintai, maka kita tidak akan berat menerima masukan, tidak mudah tersinggung, dan selalu berorientasi pada kebaikan bersama,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan pesan Menteri Agama Republik Indonesia kepada seluruh guru dan pegawai Kementerian Agama agar terus menjaga semangat pengabdian serta mendoakan bangsa dan negara.

“Salam hormat Menteri Agama kepada seluruh guru dan pegawai Kementerian Agama se-Indonesia. Mari kita doakan pemerintah kita dan saudara-saudara kita yang sedang menghadapi berbagai ujian agar senantiasa mendapatkan pertolongan dan perlindungan Allah SWT,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ia menambahkan bahwa kemajuan madrasah yang dirasakan saat ini merupakan hasil perjuangan para pendahulu yang telah membangun dan mengembangkan lembaga pendidikan dengan penuh dedikasi.

“Madrasah yang kita nikmati hari ini tidak langsung besar. Kita adalah penikmat dari perjuangan para pendahulu. Karena itu, mari kita lanjutkan perjuangan tersebut dengan menjaga kualitas pendidikan dan memperkuat karakter peserta didik,” pungkasnya.

Melalui workshop ini, diharapkan para pendidik semakin memahami implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam sehingga mampu menghadirkan proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter, akhlak mulia, dan budaya cinta dalam kehidupan peserta didik.

​

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 3 Juni 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Kemenag Jeneponto

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak
Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab
Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri
Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading
Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026
Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah
BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:13 WITA

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:03 WITA

Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:31 WITA

Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:29 WITA

Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:51 WITA

Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:23 WITA

BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA