Bupati Andi Asman: Dari 462 Siswa MTSN 1 Bone Ini Bisa Lahir Menteri dan Pemimpin Masa Depan

 

Saat menghadiri penamatan MTSN 1 Bone, Bupati Andi Asman juga mengingatkan orang tua agar lebih waspada terhadap ancaman narkoba yang mengintai generasi muda.

 

Bone, DNID.co.id Bupati Bone Andi Asman Sulaiman mengingatkan para orang tua agar tidak lengah mengawasi anak-anak mereka di tengah ancaman penyalahgunaan narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan.

Pesan itu disampaikan saat menghadiri penamatan 462 siswa kelas IX MTSN 1 Bone Angkatan SERENITE 26 Tahun Ajaran 2025/2026 di Aula Masjid Al Markaz Al Ma’arif, Jalan Ahmad Yani, Watampone, Minggu (7/6/2026).

Di hadapan ratusan siswa, orang tua, guru dan tamu undangan, Andi Asman menegaskan bahwa pendidikan anak tidak cukup hanya diserahkan kepada sekolah. Menurutnya, peran keluarga sangat menentukan masa depan generasi muda Bone.

“Saya tidak ingin putra-putri kita terkontaminasi narkoba. Saat ini kita sedang menghadapi ancaman narkoba yang cukup serius. Ibu-ibu harus terus memantau anak-anaknya, jangan sampai lengah,” tegas Andi Asman.

Bupati Bone juga mengajak para orang tua untuk terus mendampingi dan membimbing anak-anak mereka setelah menamatkan pendidikan di tingkat madrasah tsanawiyah.

Orang Nomor satu di Bone ini menilai keberhasilan seorang anak tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh lingkungan keluarga yang mampu memberikan pengawasan dan pembinaan yang baik.

Dalam sambutannya, Andi Asman memberikan apresiasi kepada MTSN 1 Bone yang selama ini dikenal sebagai salah satu madrasah unggulan di Kabupaten Bone.

Menurutnya, kualitas sekolah tersebut terlihat dari banyaknya alumni yang berhasil menempati posisi penting di berbagai bidang, termasuk di lingkungan Kementerian Agama.

“Orang tua mempercayakan anaknya ke MTSN 1 Bone karena sekolah ini memiliki nilai dan kualitas. Banyak alumninya yang berhasil, termasuk pejabat di Kementerian Agama Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan bahwa setiap anak memiliki peluang yang sama untuk meraih kesuksesan. Karena itu, ia mengingatkan agar tidak ada perlakuan berbeda terhadap anak-anak baik di lingkungan keluarga maupun dunia pendidikan.

“Semua anak harus hebat. Jangan hanya yang dekat dengan siapa-siapa yang mendapat perhatian. Jangan sampai terjadi ketimpangan. Semua anak berhak menjadi hebat dan memiliki kesempatan yang sama untuk sukses,” katanya.

Menurut Andi Asman, dari ratusan siswa yang mengikuti penamatan tersebut bukan tidak mungkin akan lahir pemimpin-pemimpin besar di masa depan.

“Kemungkinan besar di antara anak-anak yang hadir hari ini ada yang akan menjadi bupati, menteri, atau pemimpin di masa depan. Karena itu pendidikan harus terus dilanjutkan, bukan hanya di sekolah tetapi juga di rumah dan di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Bone itu mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Ketua Komite MTSN 1 Bone, Muh. Tahir Arfah, mengaku bangga karena baru kali ini acara penamatan sekolah dihadiri langsung oleh Bupati Bone.

“Sudah tiga periode saya menjadi ketua komite dan baru kali ini penamatan dihadiri langsung oleh bupati. Ini menjadi kebanggaan bagi kami dan keluarga besar MTSN 1 Bone,” ungkapnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana yang dinilainya berhasil menyukseskan kegiatan hingga menghadirkan Bupati Bone dalam acara tersebut.

Sementara itu, Kepala MTSN 1 Bone, H. Ambo Asse, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya kegiatan penamatan yang diikuti 462 siswa kelas IX.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana yang telah mempersiapkan kegiatan luar biasa ini. Mudah-mudahan 462 siswa yang hari ini ditamatkan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bone, Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan, para tamu undangan, orang tua siswa, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan kepada MTSN 1 Bone.

Di hadapan para wali murid, Ambo Asse mewakili seluruh guru turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama tiga tahun proses pendidikan terdapat ucapan maupun tindakan yang kurang berkenan.

“Kami mewakili seluruh guru memohon maaf jika selama proses pembelajaran ada hal yang kurang berkenan. Semua yang kami lakukan semata-mata untuk mendidik dan membimbing anak-anak menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Penamatan Angkatan SERENITE 26 Tahun Ajaran 2025/2026 mengusung tema “Serenity Generation: Cahaya Iman, Mengukir Masa Depan Gemilang”.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Bone Hj. Maryam Andi Asman Sulaiman, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Edy Saputra Syam, jajaran Kementerian Agama, para guru, orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya.

Acara berlangsung meriah dengan berbagai penampilan dan kreativitas siswa-siswi MTSN 1 Bone yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan.

Suasana semakin semarak ketika Bupati Bone memberikan sejumlah pertanyaan kepada siswa dan orang tua yang hadir. Peserta yang berhasil menjawab dengan benar langsung mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp1 juta per orang dari Bupati sebagai bentuk motivasi dan penghargaan atas semangat belajar mereka.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 7 Juni 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ricky

Editor: Kingzhie

Penanggung Jawab: Ir Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara
Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi
Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 22:31 WITA

Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan

Kamis, 17 September 2026 - 19:55 WITA

Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:32 WITA

Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Kamis, 17 September 2026 - 18:51 WITA

Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi

Kamis, 17 September 2026 - 18:30 WITA

Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA