Pelanggan Keluhkan Air PDAM Makassar Keruh dan Berbau, Minta Pengawasan Ditingkatkan

Makassar,Dnid.co.id Sejumlah pelanggan PDAM di Kota Makassar kembali mengeluhkan kondisi air yang mengalir ke rumah mereka karena dinilai keruh dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena dianggap tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk mandi maupun konsumsi rumah tangga.

Salah satu pelanggan, warga kel.lembo kec tallo. Pak Umar, mengaku kecewa dengan kualitas air yang diterimanya. Menurutnya, persoalan air keruh dan berbau seharusnya menjadi perhatian serius pihak pengelola PDAM agar pelanggan dapat menikmati layanan air bersih yang layak.

“Air yang kami terima sekarang keruh dan berbau. Kondisi seperti ini tentu tidak layak untuk digunakan, baik untuk mandi maupun kebutuhan lainnya. Ini harus menjadi perhatian pengawas PDAM,” ujarnya, Sabtu (13/6/2026).

Ia menambahkan, pelanggan selama ini tetap memenuhi kewajiban membayar iuran air setiap bulan tepat waktu.

Karena itu, pihak PDAM diharapkan dapat memberikan pelayanan yang sebanding dengan kewajiban yang telah dipenuhi pelanggan.

Dok: Istimewa

“Kami sebagai pelanggan sangat kecewa dengan kondisi ini. Selama ini kami tertib membayar tagihan setiap bulan, sehingga kami berharap kualitas layanan juga diperhatikan,” katanya.

Pek Umar berharap PDAM Kota Makassar segera melakukan evaluasi dan meningkatkan pengawasan terhadap kualitas distribusi air bersih kepada masyarakat.

“Jangan hanya menikmati pembayaran iuran pelanggan, tetapi juga harus meningkatkan pengawasan agar air yang diterima masyarakat benar-benar bersih dan layak digunakan,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PDAM Kota Makassar terkait keluhan pelanggan tersebut.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 13 Juni 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Arif Daeng Sunu

Editor: Redaksi Sulawesi Selatan

Sumber Berita: Pak Umar

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara
Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi
Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT
Berita ini 167 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 22:31 WITA

Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan

Kamis, 17 September 2026 - 19:55 WITA

Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Kamis, 17 September 2026 - 18:51 WITA

Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi

Kamis, 17 September 2026 - 18:30 WITA

Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WITA

Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA