BANGKA, DNID.co.id –Riuh tepuk tangan memenuhi Studio Mini Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bangka, Minggu (14/6/2026). Ratusan pasang mata tertuju pada panggung saat anak-anak tampil percaya diri menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Melalui Student Celebration Day 2026, Karya Prestasi Course bersama Taman Baca Masyarakat (TBM) Karya Prestasi menghadirkan lebih dari sekadar seremoni tahunan. Kegiatan ini menjadi panggung apresiasi, ruang ekspresi, sekaligus penegasan bahwa pendidikan harus memberi tempat bagi setiap bakat untuk tumbuh.
Acara yang memadukan lomba, pentas seni, hingga prosesi wisuda peserta didik usia dini itu digelar sebagai bentuk penghargaan atas capaian belajar selama satu tahun ajaran. Sejak pagi, peserta dari berbagai kelompok usia memenuhi lokasi kegiatan dengan semangat tinggi, didampingi orang tua yang tak henti memberikan dukungan.
Ketua Karya Prestasi Course, Karyati, menegaskan bahwa Student Celebration Day bukan sekadar agenda seremonial. Menurutnya, kegiatan tersebut dirancang untuk membangun rasa percaya diri sekaligus memotivasi anak-anak agar terus berkembang.
“Student Celebration Day adalah momen untuk mengapresiasi semangat belajar anak-anak. Kami berharap ini menjadi motivasi agar mereka terus berkarya dan berprestasi ke depannya,” ujar Karyati.
Ia menilai, capaian akademik perlu berjalan seiring dengan pengembangan karakter, kreativitas, dan keberanian tampil di ruang publik. Karena itu, anak-anak diberi kesempatan menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan masyarakat.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari Pemerintah Kabupaten Bangka. Kepala Bidang Layanan Pengembangan Perpustakaan Kabupaten Bangka, Aprilliana, memberikan apresiasi atas inisiatif yang dinilai selaras dengan upaya penguatan pendidikan berbasis literasi.
“Kegiatan seperti ini sangat mendukung pengembangan potensi anak sejak dini melalui jalur pendidikan dan literasi. Anak-anak membutuhkan ruang untuk tumbuh, berani tampil, dan menunjukkan kemampuan mereka,” katanya.
Rangkaian kegiatan berlangsung meriah. Lomba mewarnai untuk anak usia 3 sampai 7 tahun menjadi salah satu magnet utama. Di sisi lain, peserta tingkat SD dan SMP adu kemampuan dalam lomba cerdas cermat. Panggung hiburan pun tak kalah memikat melalui penampilan ceramah cilik, pencak silat, karate, tari, hingga nyanyian yang disambut antusias para hadirin.
Momen paling emosional hadir saat prosesi wisuda peserta didik jenjang usia dini tahun ajaran 2025-2026 digelar. Dengan mengenakan toga, anak-anak melangkah satu per satu menerima penghargaan atas proses belajar yang telah mereka lalui. Bagi para orang tua, momen tersebut menjadi simbol perjalanan awal pendidikan yang penuh harapan.
Perwakilan wali siswa, Isa, menyampaikan rasa terima kasih atas pendampingan yang diberikan selama proses pembelajaran.
“Kami mengapresiasi dedikasi para pengajar yang tidak hanya mengajar, tetapi juga membimbing anak-anak dengan penuh perhatian. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Bendahara TBM Karya Prestasi, Vivi Nurjanah, menegaskan komitmen lembaganya dalam mendukung program pendidikan dan literasi.
“Pendidikan bukan sekadar mengisi pikiran, tetapi juga menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya. Kami ingin terus berkontribusi melahirkan generasi yang cerdas dan berkarakter,” tegasnya.
Student Celebration Day 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan keluarga mampu menciptakan ruang tumbuh yang sehat bagi anak-anak. Di tengah tantangan dunia pendidikan, panggung sederhana di Bangka itu mengirim pesan kuat: setiap anak berhak mendapat apresiasi atas setiap langkah kecil menuju masa depan yang lebih besar.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Panggung Anak Bangka Curahkan Segudang Bakat
SELASA, 16 JUNI 2026
BANGKA, DNID.co.id -Riuh tepuk tangan memenuhi Studio Mini Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bangka, Minggu (14/6/2026). Ratusan pasang mata tertuju pada panggung saat anak-anak tampil percaya diri menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Melalui Student Celebration Day 2026, Karya Prestasi Course bersama Taman Baca Masyarakat (TBM) Karya Prestasi menghadirkan lebih dari sekadar seremoni tahunan. Kegiatan ini menjadi panggung apresiasi, ruang ekspresi, sekaligus penegasan bahwa pendidikan harus memberi tempat bagi setiap bakat untuk tumbuh.
Acara yang memadukan lomba, pentas seni, hingga prosesi wisuda peserta didik usia dini itu digelar sebagai bentuk penghargaan atas capaian belajar selama satu tahun ajaran. Sejak pagi, peserta dari berbagai kelompok usia memenuhi lokasi kegiatan dengan semangat tinggi, didampingi orang tua yang tak henti memberikan dukungan.
Ketua Karya Prestasi Course, Karyati, menegaskan bahwa Student Celebration Day bukan sekadar agenda seremonial. Menurutnya, kegiatan tersebut dirancang untuk membangun rasa percaya diri sekaligus memotivasi anak-anak agar terus berkembang.
"Student Celebration Day adalah momen untuk mengapresiasi semangat belajar anak-anak. Kami berharap ini menjadi motivasi agar mereka terus berkarya dan berprestasi ke depannya," ujar Karyati.
Ia menilai, capaian akademik perlu berjalan seiring dengan pengembangan karakter, kreativitas, dan keberanian tampil di ruang publik. Karena itu, anak-anak diberi kesempatan menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan masyarakat.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari Pemerintah Kabupaten Bangka. Kepala Bidang Layanan Pengembangan Perpustakaan Kabupaten Bangka, Aprilliana, memberikan apresiasi atas inisiatif yang dinilai selaras dengan upaya penguatan pendidikan berbasis literasi.
"Kegiatan seperti ini sangat mendukung pengembangan potensi anak sejak dini melalui jalur pendidikan dan literasi. Anak-anak membutuhkan ruang untuk tumbuh, berani tampil, dan menunjukkan kemampuan mereka," katanya.
Rangkaian kegiatan berlangsung meriah. Lomba mewarnai untuk anak usia 3 sampai 7 tahun menjadi salah satu magnet utama. Di sisi lain, peserta tingkat SD dan SMP adu kemampuan dalam lomba cerdas cermat. Panggung hiburan pun tak kalah memikat melalui penampilan ceramah cilik, pencak silat, karate, tari, hingga nyanyian yang disambut antusias para hadirin.
Momen paling emosional hadir saat prosesi wisuda peserta didik jenjang usia dini tahun ajaran 2025-2026 digelar. Dengan mengenakan toga, anak-anak melangkah satu per satu menerima penghargaan atas proses belajar yang telah mereka lalui. Bagi para orang tua, momen tersebut menjadi simbol perjalanan awal pendidikan yang penuh harapan.
Perwakilan wali siswa, Isa, menyampaikan rasa terima kasih atas pendampingan yang diberikan selama proses pembelajaran.
"Kami mengapresiasi dedikasi para pengajar yang tidak hanya mengajar, tetapi juga membimbing anak-anak dengan penuh perhatian. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan," ujarnya.
Senada dengan itu, Bendahara TBM Karya Prestasi, Vivi Nurjanah, menegaskan komitmen lembaganya dalam mendukung program pendidikan dan literasi.
"Pendidikan bukan sekadar mengisi pikiran, tetapi juga menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya. Kami ingin terus berkontribusi melahirkan generasi yang cerdas dan berkarakter," tegasnya.
Student Celebration Day 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan keluarga mampu menciptakan ruang tumbuh yang sehat bagi anak-anak. Di tengah tantangan dunia pendidikan, panggung sederhana di Bangka itu mengirim pesan kuat: setiap anak berhak mendapat apresiasi atas setiap langkah kecil menuju masa depan yang lebih besar.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.