Wartawan Gadungan Diduga Beraksi di Jeneponto, Nama Detik.com dan LSM Ikut Dicatut
JENEPONTO DNID.CO.ID – Dugaan pemerasan dengan mencatut nama media kembali terjadi di Kabupaten Jeneponto. Seorang pria bernama Ruslan diduga mengaku sebagai wartawan Detik.com dan beraksi bersama seorang oknum yang mengatasnamakan Ketua LSM GEMPA Jeneponto untuk meminta sejumlah uang kepada aparat kepolisian.
Kapolsek Kelara, AKP Muh. Kasyim, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini masih mendalami nomor telepon yang diduga digunakan oleh terduga pelaku untuk menghubungi dan meminta uang kepada dirinya.
“Berdasarkan bukti percakapan yang kami miliki, pelaku menghubungi melalui WhatsApp, mengaku sebagai wartawan Detik.com, menyebut nama pimpinan media, bahkan sempat mengirimkan nomor rekening untuk dilakukan transfer dana,” ujar AKP Muh. Kasyim.
Menurutnya, tindakan serupa bukan hanya dialami dirinya. Sejumlah personel kepolisian lainnya, termasuk di wilayah Polsek Panakkukang, Makassar, juga pernah menerima pesan dari orang yang sama.
Modusnya dengan memperkenalkan diri sebagai wartawan, kemudian meminta bantuan uang dan mengirim nomor rekening pribadi.
Setelah dilakukan konfirmasi kepada manajemen Detik.com, diketahui bahwa tidak terdapat wartawan atas nama Ruslan yang bekerja di media tersebut.
“Ini sangat merugikan nama baik media. Oknum tersebut diduga menjual nama besar Detik.com untuk mendapatkan keuntungan pribadi.
Berharap aparat penegak hukum dapat segera mengusut dan menangkap pelaku yang diduga sebagai wartawan gadungan tersebut,” tegasnya.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat maupun instansi pemerintah agar lebih berhati-hati terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan media atau lembaga tertentu untuk meminta sejumlah uang dengan berbagai alasan.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Wartawan Gadungan Diduga Beraksi di Jeneponto, Nama Detik.com dan LSM Ikut Dicatut
KAMIS, 18 JUNI 2026
JENEPONTO DNID.CO.ID – Dugaan pemerasan dengan mencatut nama media kembali terjadi di Kabupaten Jeneponto. Seorang pria bernama Ruslan diduga mengaku sebagai wartawan Detik.com dan beraksi bersama seorang oknum yang mengatasnamakan Ketua LSM GEMPA Jeneponto untuk meminta sejumlah uang kepada aparat kepolisian.
Kapolsek Kelara, AKP Muh. Kasyim, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini masih mendalami nomor telepon yang diduga digunakan oleh terduga pelaku untuk menghubungi dan meminta uang kepada dirinya.
"Berdasarkan bukti percakapan yang kami miliki, pelaku menghubungi melalui WhatsApp, mengaku sebagai wartawan Detik.com, menyebut nama pimpinan media, bahkan sempat mengirimkan nomor rekening untuk dilakukan transfer dana," ujar AKP Muh. Kasyim.
Menurutnya, tindakan serupa bukan hanya dialami dirinya. Sejumlah personel kepolisian lainnya, termasuk di wilayah Polsek Panakkukang, Makassar, juga pernah menerima pesan dari orang yang sama.
Modusnya dengan memperkenalkan diri sebagai wartawan, kemudian meminta bantuan uang dan mengirim nomor rekening pribadi.
Setelah dilakukan konfirmasi kepada manajemen Detik.com, diketahui bahwa tidak terdapat wartawan atas nama Ruslan yang bekerja di media tersebut.
"Ini sangat merugikan nama baik media. Oknum tersebut diduga menjual nama besar Detik.com untuk mendapatkan keuntungan pribadi.
Berharap aparat penegak hukum dapat segera mengusut dan menangkap pelaku yang diduga sebagai wartawan gadungan tersebut," tegasnya.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat maupun instansi pemerintah agar lebih berhati-hati terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan media atau lembaga tertentu untuk meminta sejumlah uang dengan berbagai alasan.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.