Ziarah ke Makam Opu Andi Djemma, Meneguhkan Ikatan Sejarah Luwu Raya
Makassar, DNID.co.id– Semangat merawat sejarah dan menghormati jasa para pendahulu kembali diteguhkan melalui ziarah ke makam Pahlawan Nasional Opu Andi Djemma di Taman Makam Pahlawan Panaikang, Makassar, Senin (22/6). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-67 Kabupaten Luwu sekaligus momentum memperkuat hubungan historis antara Pemerintah Kabupaten Luwu, Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR), dan Universitas Andi Djemma (Unanda).
Ziarah dipimpin Bupati Luwu, H. Patahudding, S.Ag, bersama Rektor Universitas Andi Djemma, Dr. Ir. Annas Boceng, M.Si, serta Ketua Badan Pengurus Wilayah KKLR Sulawesi Selatan, Ir. H. Hasbi Syamsu Ali, MM. Hadir pula sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Luwu dan tokoh masyarakat Luwu Raya, antara lain Drs. H. Baharuddin Solongi, M.Si, Dr. H. Aris Aris Pangeran, SH, M.Si, Husba Pada, SP, Drs. H. Syamsu Rizal, MM, dan Asri Tadda, SKM, MH.
Bagi masyarakat Luwu Raya, nama Opu Andi Djemma tidak sekadar tercatat dalam lembaran sejarah sebagai Pahlawan Nasional. Ia juga dikenang sebagai Datu Luwu ke-36 dan mantan Bupati Luwu yang memainkan peran penting dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan timur Indonesia. Kepemimpinan dan pengabdiannya menjadi salah satu fondasi penting bagi perjalanan pembangunan Luwu hingga saat ini.
Dalam kesempatan tersebut, para peserta ziarah menegaskan bahwa Opu Andi Djemma, Pemerintah Kabupaten Luwu, KKLR, dan Universitas Andi Djemma memiliki hubungan historis yang tidak dapat dipisahkan. Sosok Opu Andi Djemma menjadi titik temu dari berbagai ikhtiar pembangunan masyarakat Luwu, baik melalui jalur pemerintahan, pendidikan, maupun organisasi kemasyarakatan.
Keterkaitan itu tercermin pula dalam sejarah berdirinya Universitas Andi Djemma. Perguruan tinggi yang diinisiasi oleh kalangan akademisi dan tokoh-tokoh Ikatan Profesi Dosen KKLR tersebut memperoleh dukungan yang kuat dari Pemerintah Kabupaten Luwu pada masa awal pendiriannya. Dukungan tersebut menjadi salah satu faktor penting yang memungkinkan Unanda tumbuh dan berkembang menjadi institusi pendidikan tinggi yang kini menjadi kebanggaan masyarakat Luwu Raya.
Prosesi ziarah berlangsung khidmat. Setelah pembacaan doa bersama, para peserta melakukan tabur bunga di pusara Opu Andi Djemma sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdiannya kepada bangsa dan daerah. Melalui kegiatan itu, para peserta berharap nilai-nilai perjuangan, keteladanan, dan pengabdian yang diwariskan Opu Andi Djemma dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi masa kini dan mendatang.
Di tengah berbagai tantangan pembangunan daerah, semangat kolaborasi yang diwariskan Opu Andi Djemma dinilai tetap relevan. Kemajuan daerah tidak hanya bertumpu pada pemerintah, melainkan juga memerlukan kontribusi dunia pendidikan dan partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Luwu, KKLR, dan Universitas Andi Djemma dipandang sebagai bagian penting dalam membangun masa depan Luwu Raya yang lebih maju dan berdaya saing.
Usai melaksanakan ziarah di Taman Makam Pahlawan Panaikang, rombongan melanjutkan kegiatan dengan berziarah ke makam almarhum Drs. H. Andi Rompegading Opu Musa di pekuburan Arab Jalan Bungaejayya, Bontoala, Makassar. Ziarah tersebut menjadi bagian dari penghormatan kepada tokoh-tokoh yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan sejarah, pembangunan, dan kehidupan sosial masyarakat Luwu Raya.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Ziarah ke Makam Opu Andi Djemma, Meneguhkan Ikatan Sejarah Luwu Raya
SENIN, 22 JUNI 2026
Makassar, DNID.co.id-- Semangat merawat sejarah dan menghormati jasa para pendahulu kembali diteguhkan melalui ziarah ke makam Pahlawan Nasional Opu Andi Djemma di Taman Makam Pahlawan Panaikang, Makassar, Senin (22/6). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-67 Kabupaten Luwu sekaligus momentum memperkuat hubungan historis antara Pemerintah Kabupaten Luwu, Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR), dan Universitas Andi Djemma (Unanda).
Ziarah dipimpin Bupati Luwu, H. Patahudding, S.Ag, bersama Rektor Universitas Andi Djemma, Dr. Ir. Annas Boceng, M.Si, serta Ketua Badan Pengurus Wilayah KKLR Sulawesi Selatan, Ir. H. Hasbi Syamsu Ali, MM. Hadir pula sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Luwu dan tokoh masyarakat Luwu Raya, antara lain Drs. H. Baharuddin Solongi, M.Si, Dr. H. Aris Aris Pangeran, SH, M.Si, Husba Pada, SP, Drs. H. Syamsu Rizal, MM, dan Asri Tadda, SKM, MH.
Bagi masyarakat Luwu Raya, nama Opu Andi Djemma tidak sekadar tercatat dalam lembaran sejarah sebagai Pahlawan Nasional. Ia juga dikenang sebagai Datu Luwu ke-36 dan mantan Bupati Luwu yang memainkan peran penting dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan timur Indonesia. Kepemimpinan dan pengabdiannya menjadi salah satu fondasi penting bagi perjalanan pembangunan Luwu hingga saat ini.
Dalam kesempatan tersebut, para peserta ziarah menegaskan bahwa Opu Andi Djemma, Pemerintah Kabupaten Luwu, KKLR, dan Universitas Andi Djemma memiliki hubungan historis yang tidak dapat dipisahkan. Sosok Opu Andi Djemma menjadi titik temu dari berbagai ikhtiar pembangunan masyarakat Luwu, baik melalui jalur pemerintahan, pendidikan, maupun organisasi kemasyarakatan.
Keterkaitan itu tercermin pula dalam sejarah berdirinya Universitas Andi Djemma. Perguruan tinggi yang diinisiasi oleh kalangan akademisi dan tokoh-tokoh Ikatan Profesi Dosen KKLR tersebut memperoleh dukungan yang kuat dari Pemerintah Kabupaten Luwu pada masa awal pendiriannya. Dukungan tersebut menjadi salah satu faktor penting yang memungkinkan Unanda tumbuh dan berkembang menjadi institusi pendidikan tinggi yang kini menjadi kebanggaan masyarakat Luwu Raya.
Prosesi ziarah berlangsung khidmat. Setelah pembacaan doa bersama, para peserta melakukan tabur bunga di pusara Opu Andi Djemma sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdiannya kepada bangsa dan daerah. Melalui kegiatan itu, para peserta berharap nilai-nilai perjuangan, keteladanan, dan pengabdian yang diwariskan Opu Andi Djemma dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi masa kini dan mendatang.
Di tengah berbagai tantangan pembangunan daerah, semangat kolaborasi yang diwariskan Opu Andi Djemma dinilai tetap relevan. Kemajuan daerah tidak hanya bertumpu pada pemerintah, melainkan juga memerlukan kontribusi dunia pendidikan dan partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Luwu, KKLR, dan Universitas Andi Djemma dipandang sebagai bagian penting dalam membangun masa depan Luwu Raya yang lebih maju dan berdaya saing.
Usai melaksanakan ziarah di Taman Makam Pahlawan Panaikang, rombongan melanjutkan kegiatan dengan berziarah ke makam almarhum Drs. H. Andi Rompegading Opu Musa di pekuburan Arab Jalan Bungaejayya, Bontoala, Makassar. Ziarah tersebut menjadi bagian dari penghormatan kepada tokoh-tokoh yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan sejarah, pembangunan, dan kehidupan sosial masyarakat Luwu Raya.