Ruang Tunggu hingga Area Bermain Anak Jadi Keluhan di RSUP Kemenkes Makassar

Makassar- Dnid.co.id Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kemenkes Makassar yang berlokasi di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mendapat sorotan dari keluarga pasien terkait ketersediaan fasilitas pendukung bagi pengunjung dan penunggu pasien.

Salah seorang keluarga pasien berinisial R mengeluhkan minimnya fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh keluarga pasien selama menunggu proses pelayanan maupun perawatan kerabat mereka di rumah sakit tersebut.

Menurut R, rumah sakit yang dikenal sebagai salah satu fasilitas kesehatan terbesar dan paling modern di Indonesia Timur itu seharusnya juga didukung dengan fasilitas penunjang yang memadai bagi keluarga pasien.

Ia mengaku hingga saat ini masih kesulitan menemukan ruang tunggu yang nyaman untuk digunakan saat menunggu anggota keluarganya yang sedang menjalani perawatan.

“Keluhan kami sebagai keluarga pasien adalah tidak tersedianya ruang tunggu yang memadai. Banyak keluarga pasien akhirnya menunggu di area parkir rumah sakit,” ujar R kepada media.

R menilai kondisi tersebut cukup memprihatinkan mengingat banyak keluarga pasien yang harus menghabiskan waktu berjam-jam bahkan hingga malam hari di lingkungan rumah sakit untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi anggota keluarga mereka.

Selain ruang tunggu, R juga menyoroti belum tersedianya area bermain anak yang dapat dimanfaatkan pengunjung yang datang bersama anak-anak mereka.

Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut sangat penting karena tidak sedikit keluarga pasien yang membawa anak saat berkunjung maupun menjaga anggota keluarganya yang sedang menjalani perawatan.

“Ruang bermain anak juga belum tersedia. Padahal banyak keluarga pasien datang bersama anak-anak sehingga mereka membutuhkan tempat yang aman dan nyaman,” katanya.

Keluhan lain yang disampaikan R adalah terkait belum tersedianya kawasan bebas rokok yang jelas dan representatif di lingkungan rumah sakit.

Ia berharap pihak manajemen rumah sakit dapat menghadirkan fasilitas tersebut agar kenyamanan pasien maupun pengunjung tetap terjaga selama berada di area rumah sakit.

“Selain itu kawasan bebas rokok juga belum disediakan dengan baik. Sebagai rumah sakit tentu lingkungan yang sehat dan nyaman harus menjadi perhatian,” tambahnya.

Menanggapi keluhan tersebut, salah seorang pegawai RSUP Kemenkes Makassar yang enggan disebutkan namanya mengakui bahwa rumah sakit sebenarnya telah memiliki ruang tunggu yang berada di lantai atas gedung.

Namun hingga saat ini ruang tersebut belum difungsikan secara maksimal sehingga belum dapat dimanfaatkan secara optimal oleh keluarga pasien.

“Memang ada ruang tunggu di atas, tetapi sampai sekarang belum difungsikan dengan baik,” ujarnya.

Pegawai tersebut juga membenarkan bahwa terdapat sejumlah masukan dan keluhan yang kerap disampaikan keluarga pasien terkait fasilitas penunjang di rumah sakit.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa persoalan tersebut merupakan ranah kebijakan pihak manajemen rumah sakit sehingga dirinya tidak memiliki kewenangan untuk memberikan penjelasan lebih jauh.

“Kami mengetahui ada beberapa keluhan dari keluarga pasien. Namun terkait pengelolaan dan kebijakan fasilitas itu merupakan kewenangan manajemen rumah sakit,” jelasnya.

Sebagai rumah sakit rujukan milik Kementerian Kesehatan yang dibangun untuk memperkuat layanan kesehatan di kawasan Indonesia Timur, RSUP Kemenkes Makassar diharapkan tidak hanya menghadirkan pelayanan medis yang berkualitas, tetapi juga mampu menyediakan fasilitas pendukung yang memadai bagi pasien dan keluarga mereka.

Keberadaan ruang tunggu yang nyaman, area bermain anak, serta kawasan bebas rokok dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan pelayanan kesehatan yang lebih humanis dan berorientasi pada kenyamanan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen RSUP Kemenkes Makassar belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan yang disampaikan keluarga pasien tersebut. Masyarakat berharap adanya evaluasi dan perbaikan fasilitas sehingga kenyamanan pasien maupun keluarga yang berkunjung dapat lebih terjamin.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 28 Juni 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Arif Daeng Sunu

Editor: Redaksi Sulawesi Selatan

Sumber Berita: Keluarga pasien Dan Security

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Ditbinmas Polda Sulsel Dorong Kolaborasi Polri dan Masyarakat Ciptakan Kamtibmas Kondusif di Pangkep
Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Total Harta 3 Legislator Gowa yang Bertemu Bupati Husniah Capai Rp11,27 Miliar, Ini Rinciannya
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara
46 Anggota DPRD Makassar Terseret Lebih Bayar Tunjangan Rp1,4 M, Rp339 Juta Belum Dikembalikan
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 06:54 WITA

Ditbinmas Polda Sulsel Dorong Kolaborasi Polri dan Masyarakat Ciptakan Kamtibmas Kondusif di Pangkep

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 21:40 WITA

Total Harta 3 Legislator Gowa yang Bertemu Bupati Husniah Capai Rp11,27 Miliar, Ini Rinciannya

Kamis, 17 September 2026 - 19:32 WITA

Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Kamis, 17 September 2026 - 18:50 WITA

46 Anggota DPRD Makassar Terseret Lebih Bayar Tunjangan Rp1,4 M, Rp339 Juta Belum Dikembalikan

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WITA

Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA