Bupati Bone dan TNI Akhiri Penantian Warga, Jembatan Bambu yang Bertahun-tahun Dipertaruhkan Kini Berganti Permanen

 

Bone, DNID.co.id – Selama bertahun-tahun, sekitar 1.183 jiwa atau 394 kepala keluarga di Lingkungan Barang, Kelurahan Maccope, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, terpaksa bertaruh nyawa setiap kali menyeberangi sungai.

Satu-satunya akses penghubung menuju Kelurahan Polewali hanyalah jembatan gantung sepanjang 35 meter dengan lebar sekitar satu meter, beralas bambu yang diikat menggunakan kawat.

Foto Jembatan Gantung di Lingkungan Barang, Kelurahan Maccope, Kecamatan Awangpone sebelum direnovasi

Jembatan sederhana itu menjadi urat nadi masyarakat. Setiap hari petani melintasinya menuju sawah dan kebun, sementara anak-anak sekolah harus melewati jembatan yang sama untuk menuju SD Inpres 5/81 Maccope.

Pada saat beberapa orang melintas bersamaan, jembatan bergoyang dan membuat warga selalu dihantui rasa khawatir.

Kondisi tersebut kini berubah. Jumat (3/7/2026), Bupati Bone Andi Asman Sulaiman bersama Danrem 141/Toddopuli Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan dan Dandim 1407/Bone Letkol Inf. Laode Muhammad Idrus meresmikan Jembatan Perintis Garuda, yang dibangun sebagai pengganti jembatan bambu yang selama ini digunakan masyarakat.

Peresmian bertema “Jembatan Perintis, Negara Hadir Untuk Rakyat, Bersama Membangun Negeri Untuk Masa Depan” itu ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita.

Turut hadir unsur Forkopimda Bone, Wakapolres Bone, Dandenpom Bone, perwakilan Brimob Bone, Danyonarmed 21/Kawali, Danyon Lasalaga, pimpinan OPD, Tripika Awangpone, serta jajaran Persit Kartika Chandra Kirana.

Foto Jembatan Gantung di Lingkungan Barang, Kelurahan Maccope, Kecamatan Awangpone setelah direnovasi

Dalam sambutannya, Bupati Bone menegaskan pembangunan jembatan tersebut lahir dari kebutuhan nyata masyarakat.

“Kita telah melihat bersama tayangan sebelum jembatan ini dibangun. Dulu hanya menggunakan bambu, sekarang telah berdiri kokoh. Ini menandakan bahwa kebutuhan masyarakat harus kita respons lebih cepat, lebih tepat, dan lebih baik,” kata Andi Asman.

Bupati Bone Andi Asman mengatakan pembangunan jembatan menjadi bukti kehadiran negara di tengah masyarakat sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto agar pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat.

Menurutnya, Jembatan Perintis Garuda bukan hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi membuka akses ekonomi masyarakat.

Aktivitas petani mengangkut hasil panen menjadi lebih mudah, perjalanan pelajar lebih aman, perdagangan lebih lancar, dan pelayanan masyarakat menjadi lebih cepat.

Bupati juga mengaku kagum karena jembatan tersebut dapat diselesaikan hanya dalam waktu sekitar dua bulan berkat kerja sama TNI dan masyarakat.

“Saya bertanya kepada Pak Dandim, berapa anggarannya? Beliau hanya tersenyum. Yang saya lihat adalah kerja keras luar biasa. Dari yang tidak ada menjadi ada,” ujarnya.

Orang nomor satu di Bone ini memberikan penghargaan kepada seluruh personel TNI dan masyarakat yang terlibat dalam pembangunan, baik melalui tenaga, pemikiran maupun dukungan material.

“Yang kita lihat hari ini adalah bukti bahwa kerja keras, kolaborasi, dan niat baik akan menghasilkan manfaat besar bagi masyarakat,” ungkapnya.

Meski telah diresmikan, Bupati mengingatkan agar jembatan dijaga bersama.

“Saya titipkan kepada Pak Lurah dan Pak Camat agar jembatan ini dipelihara. Membangun mungkin hanya dua bulan, tetapi pemeliharaannya harus bisa bertahan puluhan bahkan ratusan tahun,” pesannya.

Dia juga mengimbau masyarakat tidak menggunakan jembatan melebihi kapasitas karena konstruksi tersebut diperuntukkan bagi kendaraan roda dua.

Selain itu, Bupati meminta akses menuju jembatan segera dipaving serta dilengkapi lampu penerangan jalan agar masyarakat dapat melintas dengan aman pada malam hari.

Bagi ratusan keluarga di Maccope, Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar bangunan baru.

Jembatan itu mengakhiri masa ketika warga harus mempertaruhkan keselamatan di atas lantai bambu yang rapuh, sekaligus membuka harapan baru bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 3 Juli 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ricky

Editor: Kingzhie

Penanggung Jawab: Ir Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027
Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari
PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas
Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA
Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos
Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:40 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Rabu, 4 November 2026 - 12:52 WITA

Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027

Selasa, 3 November 2026 - 18:24 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari

Selasa, 3 November 2026 - 17:17 WITA

PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas

Selasa, 3 November 2026 - 15:55 WITA

Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA

Selasa, 3 November 2026 - 11:30 WITA

Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos

Selasa, 3 November 2026 - 08:39 WITA

Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026

Berita Terbaru