Bone, DNID.co.id – Dugaan penyalahgunaan distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar kembali mencuat di Kabupaten Bone.
Kali ini, perhatian mengarah pada sebuah truk bak kayu berwarna hijau dengan kombinasi merah yang diduga rutin mengangkut solar subsidi dalam jumlah besar menuju Kabupaten Wajo.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kendaraan tersebut kerap melintas pada malam hari di ruas jalan poros Bone–Wajo.
Aktivitas itu disebut berlangsung berulang sehingga memunculkan dugaan adanya distribusi BBM subsidi ke luar daerah.
Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku beberapa kali melihat truk tersebut melintas dengan muatan yang diduga berisi solar subsidi.
“Truk itu biasa lewat malam hari. Katanya menuju Kabupaten Wajo. Barang yang dibawa diduga solar subsidi,” ujar warga tersebut, Pada Kamis (2/7/2026) malam.
Menurutnya, dugaan sementara mengarah pada asal muatan yang disebut berasal dari wilayah Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone. Meski demikian, ia mengakui informasi tersebut masih perlu dibuktikan oleh aparat yang berwenang.
“Dari Kecamatan Palakka itu barang biasa lewat pada malam hari menuju Kabupaten Wajo,” katanya.
Jika dugaan tersebut benar, maka distribusi solar subsidi ke luar daerah berpotensi menyalahi ketentuan peruntukan BBM bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat dan sektor yang berhak menerima sesuai aturan pemerintah.
Aktivitas pengangkutan pada malam hari juga menjadi perhatian warga karena dinilai perlu mendapat pengawasan lebih ketat untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam tata niaga BBM subsidi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait mengenai dugaan pengangkutan solar subsidi tersebut, termasuk mengenai asal-usul muatan, legalitas pengangkutan, maupun tujuan akhir distribusinya.
Karena itu, seluruh informasi dalam pemberitaan ini masih berupa dugaan yang bersumber dari keterangan warga dan belum dapat dipastikan kebenarannya.
Sehingga diperlukan penyelidikan, pendalaman, serta verifikasi lebih lanjut oleh aparat penegak hukum dan instansi berwenang.
Redaksi akan terus melakukan Investigasi dan berupaya meminta konfirmasi kepada pihak-pihak terkait agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap berimbang, akurat, dan sesuai dengan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Truk Misterius Diduga Angkut Solar Subsidi dari Bone ke Wajo, Warga Sebut Rutin Melintas Tengah Malam
SABTU, 4 JULI 2026
Kesaksian warga mengarah ke dugaan distribusi solar subsidi lintas kabupaten. Aparat diminta menelusuri asal muatan dan tujuan pengiriman.
Bone, DNID.co.id – Dugaan penyalahgunaan distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar kembali mencuat di Kabupaten Bone.
Kali ini, perhatian mengarah pada sebuah truk bak kayu berwarna hijau dengan kombinasi merah yang diduga rutin mengangkut solar subsidi dalam jumlah besar menuju Kabupaten Wajo.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kendaraan tersebut kerap melintas pada malam hari di ruas jalan poros Bone–Wajo.
Aktivitas itu disebut berlangsung berulang sehingga memunculkan dugaan adanya distribusi BBM subsidi ke luar daerah.
Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku beberapa kali melihat truk tersebut melintas dengan muatan yang diduga berisi solar subsidi.
"Truk itu biasa lewat malam hari. Katanya menuju Kabupaten Wajo. Barang yang dibawa diduga solar subsidi," ujar warga tersebut, Pada Kamis (2/7/2026) malam.
Menurutnya, dugaan sementara mengarah pada asal muatan yang disebut berasal dari wilayah Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone. Meski demikian, ia mengakui informasi tersebut masih perlu dibuktikan oleh aparat yang berwenang.
"Dari Kecamatan Palakka itu barang biasa lewat pada malam hari menuju Kabupaten Wajo," katanya.
Jika dugaan tersebut benar, maka distribusi solar subsidi ke luar daerah berpotensi menyalahi ketentuan peruntukan BBM bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat dan sektor yang berhak menerima sesuai aturan pemerintah.
Aktivitas pengangkutan pada malam hari juga menjadi perhatian warga karena dinilai perlu mendapat pengawasan lebih ketat untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam tata niaga BBM subsidi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait mengenai dugaan pengangkutan solar subsidi tersebut, termasuk mengenai asal-usul muatan, legalitas pengangkutan, maupun tujuan akhir distribusinya.
Karena itu, seluruh informasi dalam pemberitaan ini masih berupa dugaan yang bersumber dari keterangan warga dan belum dapat dipastikan kebenarannya.
Sehingga diperlukan penyelidikan, pendalaman, serta verifikasi lebih lanjut oleh aparat penegak hukum dan instansi berwenang.
Redaksi akan terus melakukan investigasi dan berupaya meminta konfirmasi kepada pihak-pihak terkait agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap berimbang, akurat, dan sesuai dengan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.